Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 25 Juni 2014

Amal Yang Tidak Bertentangan Dengan Keikhlasan




Beberapa amal perbuatan yang tidak bertentangan dengan keikhlasan:

Bersikap ikhlas tidak selalu bermakna pasif. Ikhlas adalah amalan hati, sehingga ikhlas tidaknya seseorang terletak dalam hatinya itu sendiri. Karena, hanya Allah dan dia sendiri yang bisa mengetahuinya. Berikut ini beberapa contoh perbuatan yang bisa jadi seringkali dianggap sebagai ketidakikhlasan padahal sebetulnya tidak demikian. Semua tergantung pada niatnya.

1.Berpenampilan baik.
Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,”Tidak masuk surga seseorang yang didalam hatinya ada sebesar atom sifat sombong. Lalu seorang laki-laki berkata,”Sesungguhnya seseorang senang bila pakaiannya baik dan sandalnya baik.” Maka Rasulullah bersabda,”Sombong adalah mengingkari kebenaran dan merendahkan (menghina) orang lain.” (HR Muslim, Abu Daud dan Ibnu Majah) Oleh karena itu, jangan sampai kita tergesa-gesa menuduh seseorang yang berpenampilan atau berpakaian yang baik dan bagus sebagai tidak ikhlas. Bahkan, Rasulullah justru menganjurkan kita untuk berpenampilan dan berpakaian yang baik dan bagus, karena sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai yang indah.

2.Bergembira apabila dapat melaksanakan ketaatan dan bersedih apabila berbuat maksiat.
Rasulullah shalallahu ’alaihi wasallam bersabda,”Barang siapa bergembira karena kebaikannya dan bersedih karena keburukannya, maka ia adalah seorang mukmin.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

3.Memperlihatkan amal baik kepada orang lain dengan niat agar dicontoh.
Rasulullah shalallahu ’alaihi wasallam bersabda,”Barangsiapa berbuat kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala kebaikannya itu dan pahala orang yang mengerjakan kebaikan itu sesudahnya tanpa mengurangi pahala orang itu sedikitpun.” (HR Muslim, Tirmidzi dan Ahmad)

4.Meminta amanah atau jabatan, ketika tidak ada yang berkapasitas.
Contohnya adalah kisah Nabi Yusuf ’alaihissalam ketika beliau minta dijadikan penanggung jawab keuangan negara, sebagaimana firman Allah: ”Yusuf berkata,’Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir). Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.“ (QS 12:55)



Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com