Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 31 Oktober 2013

2,8 Miliar Tahun Lagi, Matahari Akan "Telan" Bumi



KOMPAS.com — Studi teranyar mengungkap bahwa akhir kehidupan di Bumi akan datang sekitar 2,8 miliar tahun dari sekarang.

Saat ini, kondisi suhu berada pada tingkat yang nyaman dan mendukung bagi kehidupan di Bumi. Namun, ini tidak akan berlangsung selamanya. Matahari semakin menua dan lama-kelamaan makin memanas.

Dalam kurun waktu sekitar lima miliar tahun, Matahari akan menguras bahan bakar nuklirnya dan membengkak menjadi "raksasa merah"—sebuah bintang besar, tua, dan menyilaukan—dan mungkin akan menelan planet kita. Jauh sebelum mencapai tahap "raksasa merah", semua bentuk kehidupan di muka Bumi akan hangus.

Lalu, kapankah kehidupan di Bumi akan benar-benar sirna? Tim peneliti yang dipimpin oleh Jack O'Malley James, pakar astrobiologi dari University of St Andrews di Skotlandia, berupaya mencari jawabannya.

Mereka menggunakan parameter seperti suhu, kelimpahan air, dan makanan untuk memeriksa kesehatan masa depan biosfer Bumi. Dengan data itu, mereka dapat memetakan bagaimana awal berakhirnya seluruh kehidupan. Tim ini juga menganalisis apakah keberadaan penanda biologis mungkin terlihat, seperti peradaban asing (alien) yang sedang mencari kehidupan. Studi ini akan diterbitkan dalam International Journal of Astrobiology.

Tanaman musnah lebih dulu

Dengan melakukan ramalan cuaca jangka panjang, tim menyatakan bahwa ketika temperatur di Bumi perlahan-lahan mulai meningkat, lebih banyak uap air yang akan terbentuk. Kondisi ini mengakibatkan pelepasan karbon dioksida secara terus-menerus dari atmosfer.

Tanaman mengandalkan karbon dioksida untuk menghasilkan energi melalui proses fotosintesis sehingga hilangnya karbon dioksida secara berkelanjutan akan menjadi berita buruk bagi dedaunan. Studi ini menjadi petunjuk pertama kematian kehidupan di Bumi, yang diperkirakan terjadi dalam kurun waktu 500 juta tahun mendatang. Ketika itu, spesies tanaman terus berkurang dan akhirnya benar-benar hilang karena terjadi penurunan drastis tingkat karbon dioksida secara global. Hewan-hewan yang mengandalkan tumbuhan sebagai sumber makanannya kemungkinan akan saling memangsa.

"Ketika jumlah tanaman mengalami penurunan, hewan pun akan semakin langka secara simultan dalam kurun waktu miliaran tahun," kata O'Malley James.

Hanya mikroba yang masih bertahan

Sekitar 2,8 miliar tahun dari sekarang, hanya komunitas mikroba yang akan tertinggal untuk mewarisi Bumi. Akan tetapi, kondisi Bumi terus memanas tanpa henti, lautan akan menguap, memicu efek rumah kaca, yang akan mengakibatkan pemanasan planet secara cepat dan berkelanjutan. Pasokan air juga menjadi sangat langka.

"Hanya mikroba yang tangguh yang akan mampu mengatasi hal ini, bahkan sampai mereka tidak bisa lagi bertahan ketika suhu melewati ambang di mana DNA mereka bisa rusak, yaitu sekitar 140 derajat celsius," tambah O'Malley James.

Menelisik potensi kehidupan

Tim berharap temuan ini dapat membantu upaya pencarian kehidupan di luar Bumi, dengan memperluas jumlah tanda-tanda potensi kehidupan yang harus dicari untuk menganalisis atmosfer suatu planet secara lebih rinci. "Mengetahui tanda-tanda kehidupan lain dapat membantu kita dalam mendeteksi kehidupan pada sebuah planet yang mungkin sebelumnya tidak diperhitungkan," kata O'Malley James.

Melihat sisi positif

Studi ini menggambarkan masa depan yang suram bagi planet kita. Namun, O'Malley James dan rekannya berpikir bahwa teori mereka soal rentang waktu kehidupan tergolong konservatif. Masih banyak yang belum diketahui untuk memprediksi apa yang akan terjadi dalam kehidupan di bawah tekanan seperti itu. "Sangat sulit untuk memprediksi apakah evolusi kehidupan dapat mengatasi perubahan lingkungan yang ekstrem pada masa depan," katanya.

Namun, studi ini jelas menunjukkan bahwa kehidupan di Bumi, secara alamiah, cenderung mengalami perubahan. Jika masa lalu bisa dijadikan indikasi, kita dapat mengambil hikmah: Meskipun gejolak lingkungan pernah muncul secara besar-besaran, seperti kepunahan massal, satu hal yang harus kita syukuri adalah hidup belum pernah sepenuhnya padam sejak awal kemunculannya. (Andrew Fazekas/National Geographic Indonesia)

Sumber : 
http://sains.kompas.com/read/2013/10/31/2150147/2.8.Miliar.Tahun.Lagi.Matahari.Akan.Telan.Bumi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Image :
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/23/1216050HD-184738780x390.jpg 

Jumat, 25 Oktober 2013

Dua Syarat Amal



dakwatuna.com – Amal yang kita lakukan akan diterima Allah jika memenuhi dua rukun. Pertama, amal itu harus didasari oleh keikhlasan dan niat yang murni: hanya mengharap keridhaan Allah swt. Kedua, amal perbuatan yang kita lakukan itu harus sesuai dengan sunnah Nabi saw.

Syarat pertama menyangkut masalah batin. Niat ikhlas artinya saat melakukan amal perbuatan, batin kita harus benar-benar bersih. Rasulullah saw. bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat, sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.” (Bukhari dan Muslim). Berdasarkan hadits itu, maka diterima atau tidaknya suatu amal perbuatan yang kita lakukan oleh Allah swt. sangat bergantung pada niat kita.

Sedangkan syarat yang kedua, harus sesuai dengan syariat Islam. Syarat ini menyangkut segi lahiriah. Nabi saw. berkata, “Man ‘amala ‘amalan laisa ‘alaihi amrunaa fahuwa raddun, barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak pernah kami diperintahkan, maka perbuatan itu ditolak.” (Muslim).
Tentang dua syarat tersebut, Allah swt. menerangkannya di sejumlah ayat dalam Alquran. Di antaranya dua ayat ini. “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh….” (Luqman: 22). “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan….” (An-Nisa: 125)

Yang dimaksud dengan “menyerahkan diri kepada Allah” di dua ayat di atas adalah mengikhlaskan niat dan amal perbuatan hanya karena Allah semata. Sedangkan yang yang dimaksud dengan “mengerjakan kebaikan” di dalam ayat itu ialah mengerjakan kebaikan dengan serius dan sesuai dengan sunnah Rasulullah saw.

Fudhail bin Iyadh pernah memberi komentar tentang ayat 2 surat Al-Mulk, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala, supaya Allah menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” Menurutnya, maksud “yang lebih baik amalnya” adalah amal yang didasari keikhlasan dan sesuai dengan sunnah Nabi saw.

Seseorang bertanya kepadanya, “Apa yang dimaksud dengan amal yang ikhlas dan benar itu?” Fudhail menjawab, “Sesungguhnya amal yang dilandasi keikhlasan tetapi tidak benar, tidak diterima oleh Allah swt. Sebaliknya, amal yang benar tetapi tidak dilandasi keikhlasan juga tidak diterima oleh Allah swt. Amal perbuatan itu baru bisa diterima Allah jika didasari keikhlasan dan dilaksanakan dengan benar. Yang dimaksud ‘ikhlas’ adalah amal perbuatan yang dikerjakan semata-mata karena Allah, dan yang dimaksud ‘benar’ adalah amal perbuatan itu sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw.” Setelah itu Fudhail bin Iyad membacakan surat Al-Kahfi ayat 110, “Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaknya ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”

Jadi, niat yang ikhlas saja belum menjamin amal kita diterima oleh Allah swt., jika dilakukan tidak sesuai dengan apa yang digariskan syariat. Begitu juga dengan perbuatan mulia, tidak diterima jika dilakukan dengan tujuan tidak mencari keridhaan Allah swt.

gampang sedekah

1. Pertebal keimananmu.

Cara untuk mempertebal keimanan, adalah ikutilah kegiatan menuntut ilmu agama secara rutin dengan seorang pembimbing yang benar-benar bisa menunjukan kepada jalan Allah. Artinya, kita memiliki guru dalam menapak mempelajari ilmu agama. Guru yang mengerti dan mengamalkan. Sebab, tanpa bimbingan seorang guru, maka kecenderungan yang ada adalah kita akan pilih-pilih dalam mengamalkan ajaran agama. Dipilih yang paling mudah, tanpa mengukur kemampuan. Lalu aktif mendengarkan ceramah di televisi atau radio, serta rajin-rajin membaca buku-buku agama.

2. Bertemanlah dengan orang-orang yang senang berbuat baik.

Jika kita berteman dengan orang yang baik, yang mudah terketuk hatinya melihat penderitaan orang lain, menyayangi orang-orang miskin, sering mengingat kehidupan akherat, dan rajin mempersiapkan bekal untuk kehidupan akherat yang kekal abadi, maka lambat laun akan terpengaruh untuk melakukan seperti teman kita itu.

Sebaliknya, hindari berteman akrab dengan orang-orang yang tidak memperhatikan aturan agama. Hal ini bisa menyeret ke dalam kehidupan yang banyak diliputi oleh main-main, hura-hura, senang-senang tanpa kenal waktu. Otomatis hati akan menjadi keras, dan tidak ada kemauan untuk membantu orang lain. Sebab yang ada dalam pikirannya, hanyalah memuaskan nafsu belaka. Jika hal ini terjadi, bisa saja kita terjerumus menjadi orang yang hobby shooping, clubbing dan hiking, bahkan smooking, serta tidak pernah bersyukur dengan pemberian. Selalu merasa kurang dan kurang.

3. Sering-seringlah memperhatikan keadaan sekitar.

Untuk urusan dunia, janganlah melihat kepada orang-orang kaya, tetapi melihatlah kepada orang-orang yang lebih miskin dari kita, agar kita bersyukur dengan pemberian Allah.

Seringnya berjalan-jalan dan mengamati sekitar, maka akan membuka mata lebar-lebar bahwa ternyata di sekeliling kita masih banyak orang-orang yang kesulitan. Hal itu akan melunakkan hati, merasa trenyuh, dan tergerak untuk membantu sebisanya.

4. Jauhi panjang angan-angan.

Rasulullah SAW bersabda, “Ketika datang waktu pagi, janganlah kau (lakukan kebaikan) rnenunggu sore, dan jika sore datang, maka janganlah kau berkhayal hiagga pagi, manfaatkanlah hidup ini sebelum mati, dan kesehatanmu sebelum sakit, karena kau belum tahu siapa kamu kelak di akhirat.” (HR Mujahid dari Ibnu Umar ra)

Akibatnya rugi 4 perkara, sebagaimana yang dikemukakan Imam Al Ghazali, pertama malas beribadah, kedua-pikiran kacau tentang harta, ketiga-rakus terhadap harta, dan keempat-keras hati.

Orang yang panjang angan-angan, sulit sekali untuk diajak berbicara soal akherat. Hatinya yang keras, tidak gampang terketuk dengan penderitaan saudara-saudaranya, sebab yang dipikirkannya adalah memperkaya diri sendiri. Untuk itu, hindarilah panjang angan-angan karena  menjauhkan kita dari bersedekah.

Rabu, 23 Oktober 2013

Laporan Keuangan Bulan September 2013

PENERIMAAN 
Penerimaan Rutin 
 Saldo agustus  2013   Rp      33,720,676
Pemasukan September
1  zakat    Rp      37,903,000
2  Infaq    Rp      13,127,200
3  Infaq yatim   Rp      19,100,700
4  Infaq beasiswa dhuafa   Rp        1,550,000
5  SAFA   Rp        1,115,000
6  Beasiswa anak tahfid   Rp        2,150,000
7  Infaq wakaf Al qur'an   Rp                       -
8  Dana Subhat   Rp                       -
9  Tabungan Qurban    Rp      51,380,000
10  Wakaf rumah tahfid   Rp      16,843,000
11  Infaq majalah   Rp            683,500
12  Infaq panti    Rp        2,000,000
13  sedekah makan santri    Rp            500,000
Total Penerimaan rutin   Rp    146,352,400
Total pemasukan   Rp    180,073,076




PENGELUARAN 
1  Fakir - miskin 
 a.   Santunan dhuafa    Rp        4,590,000
 b.   Santunan abang becak    Rp                       -
2  Fisabillilah   Rp        5,000,000
3  Ibnu sabil   Rp                       -
4  Ghorimin   Rp                       -
5  Mualaf   Rp                       -
6  layanan dakwah   Rp        4,824,500
7  Layanan muzakki   Rp                       -
8  Pendampingan mustahik   Rp                       -
9  Sosialisai ZIS   Rp        7,200,000
10  Majalah Oase   Rp        5,250,000
11  Al qur'an    Rp                       -
12  Program Yatim 
 a.   Beasiswa yatim   Rp        1,210,000
 b.   Pengembngan yatim   Rp            200,000
 c.   operasional program yatim   Rp                       -
13  Program Dakwah 
 a.   Majelis taklim   Rp        2,500,000
 b.   kafalah da'i   Rp        2,425,000
 c.   kegiatan dakwah   Rp        2,459,100
14  Program Pintar 
 a.   Beasiswa anak dhuafa   Rp        3,920,000
 b.   santunan pendidikan dhuafa   Rp        6,653,000
 c.   pengembangan bakat dan potensi   Rp            530,000
 d.   Pondok tahfidhul qur'an   Rp      13,849,500
 e.   Operasional rumah tahfid   Rp        8,164,000
15  Program Emas 
 a.   Pelatihan ketrampilan   Rp            490,000
16  Program Sehati 
 a.   Penyuluhan kesehatan    Rp                       -
 b.   santunan kesehatan   Rp        1,300,000
 c.   Khitan gratis   Rp                       -
17  Program Kemanusiaan 
 a.   Baksos " subsidi sembako"   Rp      18,000,000
18  Amil    Rp        6,025,000
19  Operasional Kantor  
 a.   Administrasi    Rp              57,600
 b.   Pemeliharaan kantor   Rp            295,500
 c.   Perlengkapan    Rp        2,960,000
 d.   Telepon air,listrik    Rp            617,900
 e.   Kebersihan kantor    Rp            550,000
 f.   Surat Kabar   Rp            125,000
20  Wakaf   Rp      16,954,100
21  operasional qurban   Rp            920,750
22  Renovasi rumah tahfid   Rp        1,130,000
23  Rakorcab madiun   Rp                       -
24  up grading pegawai LMI    Rp        3,929,500
25  Operasional Q-Center   Rp        1,988,600
26  Penyaluran Aqiqoh   Rp                         
Total penggunaan dana   Rp    124,119,050
Saldo September 2013  Rp      55,954,026

LAPORAN PROGRAM KELANA QURBAN



TIDAK HARUS DI KOTA,,,, DI DESA PUN JUGA BISA,,,,

Kondisi ekonomi  masyarakat indonesia yang memang masih kurang merata membawa terjadinya banyak kesenjangan  sosial. Masyarakat  kota yang terbiasa dengan kehidupan yang mewah dan serba ada yang terkadang tidak memperhatikan saudara mereka yang mungkin masih dalam keadaan kekurangan. Perlu  bagi kita untuk sering menengok ke belakang pada orang-orang yang kurang mampu. Rasa syukur yang besar jika sekarang kita dalam keadaan yang serba cukup. Dalam moment yang indah pada saat Idul Adha seperti sekarang ini banyak orang  kaya yang berlomba untuk berQurban. Mulai dari Qurban kambing, sapi kolektif dan sapi perorangan. Tetapi terkadang penyaluran daging Qurban di kota masih kurang tepat sasaran, karena hanya di sekitar daerahnya saja. Sampai-sampai per keluarga bisa dapat bagian daging Qurban yang banyak. Sebenarnya berQurban tidak harus di kota saja. BerQurban di desa-desa miskin yang terpencil justru akan lebih membawa manfaat dan tepat sasaran tentunya. Karena mungkin mereka hanya makan daging Qurban dengan perasaan yang senang, ya hanya waktu Idul Adha saja. Hal tersebut lah yang mendasari LMI Madiun untuk segera bergerak menyentuh saudara yang di desa agar bisa juga merasakan daging Qurban.

SASARAN PROGRAM KELANA QURBAN LMI Madiun

LMI Madiun pada tahun ini menyalurkan hewan Qurban perolehan dari  donatur ke berbagai pelosok desa. Utamanya di desa miskin yang tertinggal. Memerlukan keuletan dan  kesabaran yang extra untuk bisa  memaksimalkan seleksi prioritas penerima Qurban, tetapi kami LMI memiliki acuan sasaran program ini, diantaranya:
-    masyarakat miskin yang hidup di lingkungan padat penduduk
-    masyarakat yang berada di daerah terpencil dan terisolir
-    masyarakat yang kekurangan gizi
-    anak – anak yatim

PEROLEHAN HEWAN QURBAN LMI Madiun

Alhamdulillah,,, penghimpunan hewan qurban yang dilakukan LMI melalui:
-    Transfer ke rekening Bank/ATM,
-    Layanan Jemput Qurban,
-    Pembayaran langsung ke kantor LMI, dan
-    Tabungan Qurban

Semuanya membuahkan hasil yang bisa dibilang memuaskan. Dari hasil rekapan kesemuanya, di dapat data sebagai berikut:
-    12 ekor Sapi                                
-    126 ekor Kambing
Sapi dan kambing semuanya disalurkan ke tempat yang memang membutuhkan dan insyaallah tepat sasaran.



PELAKSANAAN QURBAN

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban oleh LMI  dilaksanakan 4 hari.
-    Penyembelihan bersama warga kurang mampu yang dilaksanakan di
§ Ds. Pupus, Ngebel, Ponorogo pada hari pertama Idul Adha setelah  Sholat Id. Pelaksanaan disana berjalan dengan lancar dan semua crew LMI disambut baik. Semua warga merasa sangat terbantu dengan adanya Progam Kelana Qurban LMI Madiun. Masyarakat yang tidak biasa dengan daging gratis dan sekarang bisa menikmati dengan gratisss adalah suatu kebanggaan tersendiri.
§ Tidak hanya di Pupus saja, penyembelihan juga dilaksanakan di Sampung, Jambon dan Jetis.  
-    Penyembelihan hewan Qurban di Kantor LMI dilaksanakan pada hari ke-2 Idul Adha, Rabu 16 Oktober 2013. Tepatnya pukul 08.00 – 11.30 WIB. Kantor LMI menyembelih 4 ekor Kambing dan di bagikan khusus kepada anak-anak yatim binaan LMI. Mereka semua datang dengan gembira memenuhi undangan LMI untuk mengambil daging Qurban yang telah disediakan.
-    Penyembelihan selanjutnya di masing-masing daerah penyaluran yang tidak bisa semuanya kami sampaikan karena banyaknya daerah penyaluran dan jadwal penyembelihan yang berbeda-beda.

DAERAH SEBARAN HEWAN QURBAN
v KOTA MADIUN
-       Kec.Manguharjo
-       Kec. Taman
-       Kec. Kartoharjo

v KABUPATEN MADIUN
-       Kec. Gemarang
-       Kec. Wungu

v KABUPATEN PONOROGO
-       Kec. Sampung
-       Kec. Jambon
-       Kec. Jetis

v KABUPATEN NGAWI

v KABUPATEN MAGETAN

LAPORAN KEGIATAN BULAN OKTOBER 2013


PROGRAM DAKWAH

Kegiatan Majelis Ta’lim
Majelis taklim binaan LMI Madiun tersebar di kota Madiun dan Caruban, Keistimewaan bulan Dzulhijah atau lebaran haji di manfaatkan oleh jama’ah majelis ta’lim untuk menggelar ta’lim dan kajian-kajian di lingkungan mereka. Kajian rutin dilaksanakan dua pekan sekali, ada juga yang sebulan sekali. Ibu-ibu majelis taklim sangat antusias dengan materi yang diberikan oleh pemateri. Ibu-ibu semangat meminta materi yang diberikan agar bisa diamalkan di rumah bersama keluarga. Pada kesempatan yang lalu kami dari LMI berkesempatan untuk bersilaturrahim dan  mengikuti majelis taklim yang ada di Jl. Trengguli untuk bersama-sama mencari ilmu. Semua jamaah sangat senang dan kami disambut dengan baik. Semoga tali silaturrahim antara LMI dan Majelis-majelis Taklim binaan tetap terjaga dengan baik sehingga semua tujuan dapat diraih secara sempurna.

Kajian Tafsir
Dalam Al Qur’an dinyatakan bahwa orang yang tidak beriman adalah mereka yang tidak mengenali atau tidak menaruh kepedulian akan ayat atau tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah di alam semesta ciptaan-Nya. Penjelasan itulah yang selama ini menarik jamaah Kajian Tafsir yang dilaksanakan tiap 2 pekan sekali di masjid Baiturrahman Jl.Semangka. Ulasan yang diberikan pemateri sangat memberikan pencerahan bagi ibu-ibu jama’ah kajian tafsir. Tanggapan baik ataupun pertanyaan banyak disampaikan  ibu-ibu . Semakin banyak bisa memberi tanggapan dan pertanyaan, itu membuktikan bahwa jamaah sangat memperhatikan dan mengikuti jalannya kajian dengan baik.

BBQ (Belajar Baca Al Qur’an)
Kurang lebih ada 12 TPAD (Taman Pendidikan Al Qur’an) yang menjadi binaan LMI Madiun.  Selama ini LMI memberikan binaan  dan memberikan fasilitas serta kafalah agar semua TPAD berjalan dengan baik sesuai tujuan, dan agar keberadaan nya memberi manfaat bagi masyarakat. Selain itu, BBQ di jalan Salak Barat Gang VII juga telah menyediakan jasa bimbingan bagi siapa saja yang berkeinginan untuk belajar Al Qur’an serta menghafalkannya secara intensif, baik berkelompok atau privat. Ada ustadz dan ustadzah yang sudah hafidz dan hafidzah yang siap membimbing.

Rumah Tahfidz
Lantunan Al qur’an yang begitu indah terdengar merdu di telinga. Celotehan anak-anak saat menghafal qur’an membuat hati tenang dan memberikan motivasi dalam diri untuk turut serta membaca dan menghafalnya. LMI sekarang memiliki dua buah Rumah Tahfidz yaitu rumah tahfidz untuk putra yang terletak di Jl. Salak Barat dan rumah tahfidz putri yang terletak di Jl. Flores. Disanalah anak-anak menghafal Al-Qur’an denggan semangat walaupun kegiatan mereka di sekolah juga banyak. Kemarin tanggal 7 sampai dengan tanggal 11 anak-anak tahfidz melaksanakan ujian tengah semester di sekolahnya, tetapi ujian tersebut sama sekali tidak mempengaruhi jatah hafalan. Mereka tetap harus setoran tiap hari minimal setengah halaman walaupun pada saat ujian.


Kafalah Guru dan Da’i
          Program kafalah guru dan da’i adalah program rutin bulanan LMI Madiun. Kafalah ini diberikan kepada guru atau ustadz yang gajinya masih dibawah UMR Madiun. Pada bulan Oktober, LMI memberikan bantuan kafalah kepada beberapa ustadz dan ustadzah mushola Al Lu’aimi Kresek, Pengajar Tahfidz Ponorogo dan TPA Robbani Banjarsari. Semoga dengan bantuan ini dapat memberikan semangat untuk terus berjuang mencerdaskan dan memperbaiki akhlak generasi penerus bangsa.


PROGRAM PINTAR

Beasiswa Yatim dan Dhuafa Kota Madiun
Beasiswa diberikan setiap 1 bulan sekali bersamaan dengan jadwal pembinaan anak asuh LMI. Jadwal tidak diberitahukan sebelumnya hal ini dilakukan agar anak-anak asuh binaan LMI semangat untuk datang mencari ilmu bukan hanya mengharapkan uang yang diberikan. Harapan ke depannya mereka bisa lebih rajin untuk mengikuti pembinaan serta meningkatkan prestasi dan akhlaknya.

Beasiswa daerah Kebonsari
Masih banyak daerah yang mendapat saluran beasiswa dari LMI, antara lain 18 anak yatim di daerah Kebonsari. Anak-anak juga diberikan pembinaan seperti di Madiun dengan pembinanya adalah pengurus yang bertanggung jawab di masing-masing wilayah.

Program Bina Karakter
Program pembinaan anak asuh dilaksanakan setiap sepekan sekali. Untuk anak-anak SD setiap hari Kamis dan Sabtu belajar membaca Iqro. Usia SMP dan SMU di hari Selasa dan Sabtu membaca Al Qur’an dan tajwidnya. Pada hari Ahad juga dijadwalkan pembinaan dengan materi umum tentang akhlak seorang muslim. Pembinaan ini bertujuan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berakhlakkan Al Qur’an.
“Alhamdulillah,,,,,anak-anak asuh LMI mendapatkan Pelatihan Toko Online Gratiss dari Telkom Madiun selama beberapa pertemuan” ucapan terima kasih dari anak-anak asuh untuk Telkom.

Beasiswa Penghafal Al Qur’an
LMI tidak hanya fokus pada rumah tahfidz akan tetapi juga memperhatikan santri penghafal Al Qur’an di daerah lain antara lain Wafa’ Maziyya, Habibah, Devi dan Nia dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada mereka, mereka bermukim di Rumah Al Qur’an An Nadwah Jakarta Timur untuk merampungkan hafalan mereka. Beasiswa diberikan setiap bulan kepada mereka. Semoga dengan adanya generasi penerus penghafal Alqur’an, menjadikan semakin abadi dan kuatnya keberadaan agama Islam yang nantinya akan membawa kepada kejayaan Islam yang hakiki.


PROGRAM EMAS

Ketrampilan Menjahit
Tidak  hanya ibu-ibu yang berminat untuk berlatih menjahit. Pelajar SMA/SMK pun juga banyak yang berminat. Karena memang pelatihan ini bisa dibilang menjanjikan. Menjanjikan keberuntungan tentunya.
Peserta baru lagi....kelas baru lagi. Sudah dibuka ni kelas baru untuk teman yang sudah lulus SMA atau yang sederajat. Segera gabung saja jika kamu ingin jadi orang yang sukses. Orang yang sukses itu orang yang terampil.........................
Pasti bermanfaat bagi teman-teman.
Hubungi LMI Madiun ya jika berkenan gabung!!!!


PROGRAM SEHATI

Santunan Kesehatan
Kesehatan sangat mahal harganya, karena itu LMI membantu meringankan beban mustahik yang diberi ujian sakit dengan santunan kesehatan. Pada tanggal 6 Oktober kami mengantarkan Mbah Sumirah istri mbah Marto Wiyono yang menderita katarak. Dari awal periksa sampai dengan selesai operasi dan check up pasca operasi, kami terus mendampingi Mbah Sumirah. Alhamdulillah,,,,sekarang Mbah Sumirah sudah bisa melihat dengan jelas seperti semula.









Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com