Kamis, 31 Oktober 2013
2,8 Miliar Tahun Lagi, Matahari Akan "Telan" Bumi
KOMPAS.com — Studi teranyar mengungkap bahwa akhir kehidupan di Bumi akan datang sekitar 2,8 miliar tahun dari sekarang.
Saat ini, kondisi suhu berada pada tingkat yang nyaman dan mendukung bagi kehidupan di Bumi. Namun, ini tidak akan berlangsung selamanya. Matahari semakin menua dan lama-kelamaan makin memanas.
Dalam kurun waktu sekitar lima miliar tahun, Matahari akan menguras bahan bakar nuklirnya dan membengkak menjadi "raksasa merah"—sebuah bintang besar, tua, dan menyilaukan—dan mungkin akan menelan planet kita. Jauh sebelum mencapai tahap "raksasa merah", semua bentuk kehidupan di muka Bumi akan hangus.
Lalu, kapankah kehidupan di Bumi akan benar-benar sirna? Tim peneliti yang dipimpin oleh Jack O'Malley James, pakar astrobiologi dari University of St Andrews di Skotlandia, berupaya mencari jawabannya.
Mereka menggunakan parameter seperti suhu, kelimpahan air, dan makanan untuk memeriksa kesehatan masa depan biosfer Bumi. Dengan data itu, mereka dapat memetakan bagaimana awal berakhirnya seluruh kehidupan. Tim ini juga menganalisis apakah keberadaan penanda biologis mungkin terlihat, seperti peradaban asing (alien) yang sedang mencari kehidupan. Studi ini akan diterbitkan dalam International Journal of Astrobiology.
Tanaman musnah lebih dulu
Dengan melakukan ramalan cuaca jangka panjang, tim menyatakan bahwa ketika temperatur di Bumi perlahan-lahan mulai meningkat, lebih banyak uap air yang akan terbentuk. Kondisi ini mengakibatkan pelepasan karbon dioksida secara terus-menerus dari atmosfer.
Tanaman mengandalkan karbon dioksida untuk menghasilkan energi melalui proses fotosintesis sehingga hilangnya karbon dioksida secara berkelanjutan akan menjadi berita buruk bagi dedaunan. Studi ini menjadi petunjuk pertama kematian kehidupan di Bumi, yang diperkirakan terjadi dalam kurun waktu 500 juta tahun mendatang. Ketika itu, spesies tanaman terus berkurang dan akhirnya benar-benar hilang karena terjadi penurunan drastis tingkat karbon dioksida secara global. Hewan-hewan yang mengandalkan tumbuhan sebagai sumber makanannya kemungkinan akan saling memangsa.
"Ketika jumlah tanaman mengalami penurunan, hewan pun akan semakin langka secara simultan dalam kurun waktu miliaran tahun," kata O'Malley James.
Hanya mikroba yang masih bertahan
Sekitar 2,8 miliar tahun dari sekarang, hanya komunitas mikroba yang akan tertinggal untuk mewarisi Bumi. Akan tetapi, kondisi Bumi terus memanas tanpa henti, lautan akan menguap, memicu efek rumah kaca, yang akan mengakibatkan pemanasan planet secara cepat dan berkelanjutan. Pasokan air juga menjadi sangat langka.
"Hanya mikroba yang tangguh yang akan mampu mengatasi hal ini, bahkan sampai mereka tidak bisa lagi bertahan ketika suhu melewati ambang di mana DNA mereka bisa rusak, yaitu sekitar 140 derajat celsius," tambah O'Malley James.
Menelisik potensi kehidupan
Tim berharap temuan ini dapat membantu upaya pencarian kehidupan di luar Bumi, dengan memperluas jumlah tanda-tanda potensi kehidupan yang harus dicari untuk menganalisis atmosfer suatu planet secara lebih rinci. "Mengetahui tanda-tanda kehidupan lain dapat membantu kita dalam mendeteksi kehidupan pada sebuah planet yang mungkin sebelumnya tidak diperhitungkan," kata O'Malley James.
Melihat sisi positif
Studi ini menggambarkan masa depan yang suram bagi planet kita. Namun, O'Malley James dan rekannya berpikir bahwa teori mereka soal rentang waktu kehidupan tergolong konservatif. Masih banyak yang belum diketahui untuk memprediksi apa yang akan terjadi dalam kehidupan di bawah tekanan seperti itu. "Sangat sulit untuk memprediksi apakah evolusi kehidupan dapat mengatasi perubahan lingkungan yang ekstrem pada masa depan," katanya.
Namun, studi ini jelas menunjukkan bahwa kehidupan di Bumi, secara alamiah, cenderung mengalami perubahan. Jika masa lalu bisa dijadikan indikasi, kita dapat mengambil hikmah: Meskipun gejolak lingkungan pernah muncul secara besar-besaran, seperti kepunahan massal, satu hal yang harus kita syukuri adalah hidup belum pernah sepenuhnya padam sejak awal kemunculannya. (Andrew Fazekas/National Geographic Indonesia)
Sumber :
http://sains.kompas.com/read/2013/10/31/2150147/2.8.Miliar.Tahun.Lagi.Matahari.Akan.Telan.Bumi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp
Image :
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/23/1216050HD-184738780x390.jpg
Jumat, 25 Oktober 2013
Dua Syarat Amal
dakwatuna.com – Amal yang kita lakukan akan diterima Allah jika memenuhi dua rukun. Pertama, amal itu harus didasari oleh keikhlasan dan niat yang murni: hanya mengharap keridhaan Allah swt. Kedua, amal perbuatan yang kita lakukan itu harus sesuai dengan sunnah Nabi saw.
Syarat pertama menyangkut
masalah batin. Niat ikhlas artinya saat melakukan amal perbuatan, batin
kita harus benar-benar bersih. Rasulullah saw. bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat,
sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.” (Bukhari dan
Muslim). Berdasarkan hadits itu, maka diterima atau tidaknya suatu amal
perbuatan yang kita lakukan oleh Allah swt. sangat bergantung pada niat
kita.
Sedangkan syarat yang kedua, harus sesuai dengan syariat Islam. Syarat ini menyangkut segi lahiriah. Nabi saw. berkata, “Man ‘amala ‘amalan laisa ‘alaihi amrunaa fahuwa raddun, barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak pernah kami diperintahkan, maka perbuatan itu ditolak.” (Muslim).
Tentang
dua syarat tersebut, Allah swt. menerangkannya di sejumlah ayat dalam
Alquran. Di antaranya dua ayat ini. “Dan barangsiapa yang menyerahkan
dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka
sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh….” (Luqman:
22). “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas
menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan….”
(An-Nisa: 125)
Yang dimaksud dengan “menyerahkan diri kepada
Allah” di dua ayat di atas adalah mengikhlaskan niat dan amal perbuatan
hanya karena Allah semata. Sedangkan yang yang dimaksud dengan
“mengerjakan kebaikan” di dalam ayat itu ialah mengerjakan kebaikan
dengan serius dan sesuai dengan sunnah Rasulullah saw.
Fudhail bin Iyadh pernah memberi komentar tentang ayat 2 surat Al-Mulk, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala,
supaya Allah menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik
amalnya.” Menurutnya, maksud “yang lebih baik amalnya” adalah amal yang
didasari keikhlasan dan sesuai dengan sunnah Nabi saw.
Seseorang
bertanya kepadanya, “Apa yang dimaksud dengan amal yang ikhlas dan benar
itu?” Fudhail menjawab, “Sesungguhnya amal yang dilandasi keikhlasan
tetapi tidak benar, tidak diterima oleh Allah swt. Sebaliknya, amal yang
benar tetapi tidak dilandasi keikhlasan juga tidak diterima oleh Allah
swt. Amal perbuatan itu baru bisa diterima Allah jika didasari
keikhlasan dan dilaksanakan dengan benar. Yang dimaksud ‘ikhlas’ adalah
amal perbuatan yang dikerjakan semata-mata karena Allah, dan yang
dimaksud ‘benar’ adalah amal perbuatan itu sesuai dengan tuntunan
Rasulullah saw.” Setelah itu Fudhail bin Iyad membacakan surat Al-Kahfi
ayat 110, “Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya,
maka hendaknya ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia
mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
Jadi,
niat yang ikhlas saja belum menjamin amal kita diterima oleh Allah
swt., jika dilakukan tidak sesuai dengan apa yang digariskan syariat.
Begitu juga dengan perbuatan mulia, tidak diterima jika dilakukan dengan
tujuan tidak mencari keridhaan Allah swt.
gampang sedekah
1. Pertebal keimananmu.
Cara untuk mempertebal keimanan, adalah ikutilah kegiatan menuntut ilmu agama secara rutin dengan seorang pembimbing yang benar-benar bisa menunjukan kepada jalan Allah. Artinya, kita memiliki guru dalam menapak mempelajari ilmu agama. Guru yang mengerti dan mengamalkan. Sebab, tanpa bimbingan seorang guru, maka kecenderungan yang ada adalah kita akan pilih-pilih dalam mengamalkan ajaran agama. Dipilih yang paling mudah, tanpa mengukur kemampuan. Lalu aktif mendengarkan ceramah di televisi atau radio, serta rajin-rajin membaca buku-buku agama.
2. Bertemanlah dengan orang-orang yang senang berbuat baik.
Jika kita berteman dengan orang yang baik, yang mudah terketuk hatinya melihat penderitaan orang lain, menyayangi orang-orang miskin, sering mengingat kehidupan akherat, dan rajin mempersiapkan bekal untuk kehidupan akherat yang kekal abadi, maka lambat laun akan terpengaruh untuk melakukan seperti teman kita itu.
Sebaliknya, hindari berteman akrab dengan orang-orang yang tidak memperhatikan aturan agama. Hal ini bisa menyeret ke dalam kehidupan yang banyak diliputi oleh main-main, hura-hura, senang-senang tanpa kenal waktu. Otomatis hati akan menjadi keras, dan tidak ada kemauan untuk membantu orang lain. Sebab yang ada dalam pikirannya, hanyalah memuaskan nafsu belaka. Jika hal ini terjadi, bisa saja kita terjerumus menjadi orang yang hobby shooping, clubbing dan hiking, bahkan smooking, serta tidak pernah bersyukur dengan pemberian. Selalu merasa kurang dan kurang.
3. Sering-seringlah memperhatikan keadaan sekitar.
Untuk urusan dunia, janganlah melihat kepada orang-orang kaya, tetapi melihatlah kepada orang-orang yang lebih miskin dari kita, agar kita bersyukur dengan pemberian Allah.
Seringnya berjalan-jalan dan mengamati sekitar, maka akan membuka mata lebar-lebar bahwa ternyata di sekeliling kita masih banyak orang-orang yang kesulitan. Hal itu akan melunakkan hati, merasa trenyuh, dan tergerak untuk membantu sebisanya.
4. Jauhi panjang angan-angan.
Rasulullah SAW bersabda, “Ketika datang waktu pagi, janganlah kau (lakukan kebaikan) rnenunggu sore, dan jika sore datang, maka janganlah kau berkhayal hiagga pagi, manfaatkanlah hidup ini sebelum mati, dan kesehatanmu sebelum sakit, karena kau belum tahu siapa kamu kelak di akhirat.” (HR Mujahid dari Ibnu Umar ra)
Akibatnya rugi 4 perkara, sebagaimana yang dikemukakan Imam Al Ghazali, pertama malas beribadah, kedua-pikiran kacau tentang harta, ketiga-rakus terhadap harta, dan keempat-keras hati.
Orang yang panjang angan-angan, sulit sekali untuk diajak berbicara soal akherat. Hatinya yang keras, tidak gampang terketuk dengan penderitaan saudara-saudaranya, sebab yang dipikirkannya adalah memperkaya diri sendiri. Untuk itu, hindarilah panjang angan-angan karena menjauhkan kita dari bersedekah.
Cara untuk mempertebal keimanan, adalah ikutilah kegiatan menuntut ilmu agama secara rutin dengan seorang pembimbing yang benar-benar bisa menunjukan kepada jalan Allah. Artinya, kita memiliki guru dalam menapak mempelajari ilmu agama. Guru yang mengerti dan mengamalkan. Sebab, tanpa bimbingan seorang guru, maka kecenderungan yang ada adalah kita akan pilih-pilih dalam mengamalkan ajaran agama. Dipilih yang paling mudah, tanpa mengukur kemampuan. Lalu aktif mendengarkan ceramah di televisi atau radio, serta rajin-rajin membaca buku-buku agama.
2. Bertemanlah dengan orang-orang yang senang berbuat baik.
Jika kita berteman dengan orang yang baik, yang mudah terketuk hatinya melihat penderitaan orang lain, menyayangi orang-orang miskin, sering mengingat kehidupan akherat, dan rajin mempersiapkan bekal untuk kehidupan akherat yang kekal abadi, maka lambat laun akan terpengaruh untuk melakukan seperti teman kita itu.
Sebaliknya, hindari berteman akrab dengan orang-orang yang tidak memperhatikan aturan agama. Hal ini bisa menyeret ke dalam kehidupan yang banyak diliputi oleh main-main, hura-hura, senang-senang tanpa kenal waktu. Otomatis hati akan menjadi keras, dan tidak ada kemauan untuk membantu orang lain. Sebab yang ada dalam pikirannya, hanyalah memuaskan nafsu belaka. Jika hal ini terjadi, bisa saja kita terjerumus menjadi orang yang hobby shooping, clubbing dan hiking, bahkan smooking, serta tidak pernah bersyukur dengan pemberian. Selalu merasa kurang dan kurang.
3. Sering-seringlah memperhatikan keadaan sekitar.
Untuk urusan dunia, janganlah melihat kepada orang-orang kaya, tetapi melihatlah kepada orang-orang yang lebih miskin dari kita, agar kita bersyukur dengan pemberian Allah.
Seringnya berjalan-jalan dan mengamati sekitar, maka akan membuka mata lebar-lebar bahwa ternyata di sekeliling kita masih banyak orang-orang yang kesulitan. Hal itu akan melunakkan hati, merasa trenyuh, dan tergerak untuk membantu sebisanya.
4. Jauhi panjang angan-angan.
Rasulullah SAW bersabda, “Ketika datang waktu pagi, janganlah kau (lakukan kebaikan) rnenunggu sore, dan jika sore datang, maka janganlah kau berkhayal hiagga pagi, manfaatkanlah hidup ini sebelum mati, dan kesehatanmu sebelum sakit, karena kau belum tahu siapa kamu kelak di akhirat.” (HR Mujahid dari Ibnu Umar ra)
Akibatnya rugi 4 perkara, sebagaimana yang dikemukakan Imam Al Ghazali, pertama malas beribadah, kedua-pikiran kacau tentang harta, ketiga-rakus terhadap harta, dan keempat-keras hati.
Orang yang panjang angan-angan, sulit sekali untuk diajak berbicara soal akherat. Hatinya yang keras, tidak gampang terketuk dengan penderitaan saudara-saudaranya, sebab yang dipikirkannya adalah memperkaya diri sendiri. Untuk itu, hindarilah panjang angan-angan karena menjauhkan kita dari bersedekah.
Rabu, 23 Oktober 2013
Laporan Keuangan Bulan September 2013
PENERIMAAN | |||||||
Penerimaan Rutin | |||||||
Saldo agustus 2013 | Rp 33,720,676 | ||||||
Pemasukan September | |||||||
1 | zakat | Rp 37,903,000 | |||||
2 | Infaq | Rp 13,127,200 | |||||
3 | Infaq yatim | Rp 19,100,700 | |||||
4 | Infaq beasiswa dhuafa | Rp 1,550,000 | |||||
5 | SAFA | Rp 1,115,000 | |||||
6 | Beasiswa anak tahfid | Rp 2,150,000 | |||||
7 | Infaq wakaf Al qur'an | Rp - | |||||
8 | Dana Subhat | Rp - | |||||
9 | Tabungan Qurban | Rp 51,380,000 | |||||
10 | Wakaf rumah tahfid | Rp 16,843,000 | |||||
11 | Infaq majalah | Rp 683,500 | |||||
12 | Infaq panti | Rp 2,000,000 | |||||
13 | sedekah makan santri | Rp 500,000 | |||||
Total Penerimaan rutin | Rp 146,352,400 | ||||||
Total pemasukan | Rp 180,073,076 | ||||||
PENGELUARAN | |||||||
1 | Fakir - miskin | ||||||
a. | Santunan dhuafa | Rp 4,590,000 | |||||
b. | Santunan abang becak | Rp - | |||||
2 | Fisabillilah | Rp 5,000,000 | |||||
3 | Ibnu sabil | Rp - | |||||
4 | Ghorimin | Rp - | |||||
5 | Mualaf | Rp - | |||||
6 | layanan dakwah | Rp 4,824,500 | |||||
7 | Layanan muzakki | Rp - | |||||
8 | Pendampingan mustahik | Rp - | |||||
9 | Sosialisai ZIS | Rp 7,200,000 | |||||
10 | Majalah Oase | Rp 5,250,000 | |||||
11 | Al qur'an | Rp - | |||||
12 | Program Yatim | ||||||
a. | Beasiswa yatim | Rp 1,210,000 | |||||
b. | Pengembngan yatim | Rp 200,000 | |||||
c. | operasional program yatim | Rp - | |||||
13 | Program Dakwah | ||||||
a. | Majelis taklim | Rp 2,500,000 | |||||
b. | kafalah da'i | Rp 2,425,000 | |||||
c. | kegiatan dakwah | Rp 2,459,100 | |||||
14 | Program Pintar | ||||||
a. | Beasiswa anak dhuafa | Rp 3,920,000 | |||||
b. | santunan pendidikan dhuafa | Rp 6,653,000 | |||||
c. | pengembangan bakat dan potensi | Rp 530,000 | |||||
d. | Pondok tahfidhul qur'an | Rp 13,849,500 | |||||
e. | Operasional rumah tahfid | Rp 8,164,000 | |||||
15 | Program Emas | ||||||
a. | Pelatihan ketrampilan | Rp 490,000 | |||||
16 | Program Sehati | ||||||
a. | Penyuluhan kesehatan | Rp - | |||||
b. | santunan kesehatan | Rp 1,300,000 | |||||
c. | Khitan gratis | Rp - | |||||
17 | Program Kemanusiaan | ||||||
a. | Baksos " subsidi sembako" | Rp 18,000,000 | |||||
18 | Amil | Rp 6,025,000 | |||||
19 | Operasional Kantor | ||||||
a. | Administrasi | Rp 57,600 | |||||
b. | Pemeliharaan kantor | Rp 295,500 | |||||
c. | Perlengkapan | Rp 2,960,000 | |||||
d. | Telepon air,listrik | Rp 617,900 | |||||
e. | Kebersihan kantor | Rp 550,000 | |||||
f. | Surat Kabar | Rp 125,000 | |||||
20 | Wakaf | Rp 16,954,100 | |||||
21 | operasional qurban | Rp 920,750 | |||||
22 | Renovasi rumah tahfid | Rp 1,130,000 | |||||
23 | Rakorcab madiun | Rp - | |||||
24 | up grading pegawai LMI | Rp 3,929,500 | |||||
25 | Operasional Q-Center | Rp 1,988,600 | |||||
26 | Penyaluran Aqiqoh | Rp | |||||
Total penggunaan dana | Rp 124,119,050 | ||||||
Saldo September 2013 | Rp 55,954,026 |
LAPORAN PROGRAM KELANA QURBAN
TIDAK HARUS DI KOTA,,,, DI DESA PUN JUGA BISA,,,,
Kondisi
ekonomi masyarakat indonesia yang memang
masih kurang merata membawa terjadinya banyak kesenjangan sosial. Masyarakat kota yang terbiasa dengan kehidupan yang
mewah dan serba ada yang terkadang tidak memperhatikan saudara mereka yang
mungkin masih dalam keadaan kekurangan. Perlu
bagi kita untuk sering menengok ke belakang pada orang-orang yang kurang
mampu. Rasa syukur yang besar jika sekarang kita dalam keadaan yang serba
cukup. Dalam moment yang indah pada saat Idul Adha seperti sekarang ini banyak
orang kaya yang berlomba untuk berQurban.
Mulai dari Qurban kambing, sapi kolektif dan sapi perorangan. Tetapi terkadang
penyaluran daging Qurban di kota masih kurang tepat sasaran, karena hanya di
sekitar daerahnya saja. Sampai-sampai per keluarga bisa dapat bagian daging Qurban
yang banyak. Sebenarnya berQurban tidak harus di kota saja. BerQurban di
desa-desa miskin yang terpencil justru akan lebih membawa manfaat dan tepat
sasaran tentunya. Karena mungkin mereka hanya makan daging Qurban dengan
perasaan yang senang, ya hanya waktu Idul Adha saja. Hal tersebut lah yang
mendasari LMI Madiun untuk segera bergerak menyentuh saudara yang di desa agar
bisa juga merasakan daging Qurban.
SASARAN PROGRAM KELANA QURBAN LMI Madiun
LMI Madiun pada tahun ini menyalurkan hewan Qurban perolehan dari donatur ke berbagai pelosok desa. Utamanya di
desa miskin yang tertinggal. Memerlukan keuletan dan kesabaran yang extra untuk bisa memaksimalkan seleksi prioritas penerima Qurban,
tetapi kami LMI memiliki acuan sasaran program ini, diantaranya:
-
masyarakat miskin
yang hidup di lingkungan padat penduduk
-
masyarakat yang
berada di daerah terpencil dan terisolir
-
masyarakat yang
kekurangan gizi
-
anak – anak yatim
PEROLEHAN HEWAN QURBAN LMI Madiun
Alhamdulillah,,, penghimpunan hewan qurban yang dilakukan LMI
melalui:
-
Transfer ke
rekening Bank/ATM,
-
Layanan Jemput
Qurban,
-
Pembayaran
langsung ke kantor LMI, dan
-
Tabungan Qurban
Semuanya
membuahkan hasil yang bisa dibilang memuaskan. Dari hasil rekapan kesemuanya,
di dapat data sebagai berikut:
-
12 ekor Sapi
-
126 ekor Kambing
Sapi dan kambing
semuanya disalurkan ke tempat yang memang membutuhkan dan insyaallah tepat
sasaran.
PELAKSANAAN QURBAN
Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban oleh LMI dilaksanakan 4 hari.
-
Penyembelihan
bersama warga kurang mampu yang dilaksanakan di
§ Ds. Pupus, Ngebel, Ponorogo pada hari pertama Idul
Adha setelah Sholat Id. Pelaksanaan
disana berjalan dengan lancar dan semua crew LMI disambut baik. Semua warga
merasa sangat terbantu dengan adanya Progam Kelana Qurban LMI Madiun.
Masyarakat yang tidak biasa dengan daging gratis dan sekarang bisa menikmati
dengan gratisss adalah suatu kebanggaan tersendiri.
§ Tidak hanya di Pupus saja, penyembelihan juga
dilaksanakan di Sampung, Jambon dan Jetis.
-
Penyembelihan
hewan Qurban di Kantor LMI dilaksanakan pada hari ke-2 Idul Adha, Rabu 16
Oktober 2013. Tepatnya pukul 08.00 – 11.30 WIB. Kantor LMI menyembelih 4 ekor
Kambing dan di bagikan khusus kepada anak-anak yatim binaan LMI. Mereka semua
datang dengan gembira memenuhi undangan LMI untuk mengambil daging Qurban yang
telah disediakan.
-
Penyembelihan
selanjutnya di masing-masing daerah penyaluran yang tidak bisa semuanya kami
sampaikan karena banyaknya daerah penyaluran dan jadwal penyembelihan yang
berbeda-beda.
DAERAH SEBARAN HEWAN QURBAN
v KOTA
MADIUN
-
Kec.Manguharjo
-
Kec. Taman
-
Kec. Kartoharjo
v KABUPATEN
MADIUN
-
Kec. Gemarang
-
Kec. Wungu
v KABUPATEN
PONOROGO
-
Kec. Sampung
-
Kec. Jambon
-
Kec. Jetis
v KABUPATEN
NGAWI
v KABUPATEN
MAGETAN
LAPORAN KEGIATAN BULAN OKTOBER 2013
PROGRAM
DAKWAH
Kegiatan Majelis
Ta’lim
Majelis taklim binaan LMI Madiun tersebar di kota Madiun dan
Caruban, Keistimewaan bulan Dzulhijah atau lebaran haji di manfaatkan oleh
jama’ah majelis ta’lim untuk menggelar ta’lim dan kajian-kajian di lingkungan
mereka. Kajian rutin dilaksanakan dua pekan sekali, ada juga yang sebulan sekali. Ibu-ibu majelis taklim sangat antusias dengan materi yang diberikan
oleh pemateri. Ibu-ibu semangat meminta materi yang diberikan agar bisa
diamalkan di rumah bersama keluarga. Pada kesempatan yang lalu kami dari LMI berkesempatan untuk bersilaturrahim dan mengikuti majelis taklim yang ada di Jl.
Trengguli untuk bersama-sama mencari ilmu. Semua jamaah sangat senang dan kami disambut
dengan baik. Semoga tali silaturrahim antara LMI dan Majelis-majelis Taklim
binaan tetap terjaga dengan baik sehingga semua tujuan dapat diraih secara
sempurna.
Kajian Tafsir
Dalam Al Qur’an dinyatakan bahwa orang yang tidak beriman adalah
mereka yang tidak mengenali atau tidak menaruh kepedulian akan ayat atau
tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah di alam semesta ciptaan-Nya. Penjelasan itulah yang selama
ini menarik jamaah Kajian Tafsir yang dilaksanakan tiap 2 pekan sekali di
masjid Baiturrahman Jl.Semangka. Ulasan yang
diberikan pemateri sangat memberikan pencerahan bagi ibu-ibu jama’ah kajian
tafsir. Tanggapan baik
ataupun pertanyaan banyak disampaikan ibu-ibu . Semakin banyak bisa memberi tanggapan dan pertanyaan, itu
membuktikan bahwa jamaah sangat memperhatikan dan mengikuti jalannya kajian
dengan baik.
BBQ (Belajar Baca Al
Qur’an)
Kurang lebih ada 12 TPAD (Taman Pendidikan Al Qur’an) yang
menjadi binaan LMI Madiun. Selama ini LMI memberikan binaan dan memberikan fasilitas serta kafalah agar
semua TPAD berjalan dengan baik sesuai tujuan, dan agar keberadaan nya memberi
manfaat bagi masyarakat. Selain itu, BBQ di
jalan Salak Barat Gang VII juga telah menyediakan jasa
bimbingan bagi siapa saja yang
berkeinginan untuk belajar Al Qur’an serta menghafalkannya secara intensif,
baik berkelompok atau privat. Ada ustadz dan ustadzah yang sudah hafidz dan
hafidzah yang siap membimbing.
Rumah Tahfidz
Lantunan Al qur’an yang begitu indah terdengar merdu di telinga.
Celotehan anak-anak saat menghafal qur’an membuat hati tenang dan memberikan
motivasi dalam diri untuk turut serta membaca dan menghafalnya. LMI sekarang
memiliki dua buah Rumah Tahfidz yaitu rumah tahfidz untuk putra yang terletak
di Jl. Salak Barat dan rumah tahfidz putri yang terletak di Jl. Flores. Disanalah anak-anak menghafal Al-Qur’an denggan semangat walaupun kegiatan mereka di sekolah juga banyak. Kemarin tanggal 7 sampai
dengan tanggal 11 anak-anak tahfidz melaksanakan ujian tengah semester di
sekolahnya, tetapi ujian tersebut sama sekali tidak mempengaruhi jatah hafalan.
Mereka tetap harus setoran tiap hari minimal setengah halaman walaupun pada
saat ujian.
Kafalah Guru dan
Da’i
Program kafalah guru dan da’i
adalah program rutin bulanan LMI Madiun.
Kafalah ini diberikan kepada guru atau ustadz yang
gajinya masih dibawah UMR Madiun. Pada bulan Oktober, LMI memberikan bantuan kafalah kepada beberapa ustadz dan ustadzah mushola Al Lu’aimi Kresek,
Pengajar Tahfidz Ponorogo dan TPA Robbani Banjarsari. Semoga dengan bantuan ini
dapat memberikan semangat untuk terus berjuang mencerdaskan dan memperbaiki
akhlak generasi penerus bangsa.
PROGRAM
PINTAR
Beasiswa Yatim dan
Dhuafa Kota Madiun
Beasiswa diberikan setiap 1 bulan sekali bersamaan dengan jadwal
pembinaan anak asuh LMI. Jadwal tidak diberitahukan sebelumnya hal ini
dilakukan agar anak-anak asuh binaan LMI semangat untuk datang mencari ilmu
bukan hanya mengharapkan uang yang diberikan. Harapan ke depannya mereka bisa
lebih rajin untuk mengikuti pembinaan serta meningkatkan prestasi dan
akhlaknya.
Beasiswa daerah Kebonsari
Masih banyak daerah yang mendapat saluran beasiswa dari LMI,
antara lain 18 anak yatim di daerah Kebonsari. Anak-anak juga diberikan pembinaan
seperti di Madiun dengan pembinanya adalah pengurus yang bertanggung jawab di
masing-masing wilayah.
Program Bina
Karakter
Program pembinaan anak asuh dilaksanakan setiap sepekan sekali.
Untuk anak-anak SD setiap hari Kamis dan Sabtu belajar membaca Iqro. Usia SMP
dan SMU di hari Selasa dan Sabtu membaca Al Qur’an dan tajwidnya. Pada hari
Ahad juga dijadwalkan pembinaan dengan materi umum tentang akhlak seorang
muslim. Pembinaan ini bertujuan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang
berakhlakkan Al Qur’an.
“Alhamdulillah,,,,,anak-anak asuh LMI
mendapatkan Pelatihan Toko Online Gratiss dari Telkom Madiun selama beberapa
pertemuan” ucapan terima kasih dari anak-anak asuh untuk Telkom.
Beasiswa Penghafal
Al Qur’an
LMI tidak hanya fokus pada rumah tahfidz akan tetapi juga
memperhatikan santri penghafal Al Qur’an di daerah lain antara lain Wafa’
Maziyya, Habibah, Devi dan Nia dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada
mereka, mereka bermukim di Rumah Al Qur’an An Nadwah Jakarta Timur untuk merampungkan
hafalan mereka. Beasiswa diberikan setiap bulan kepada mereka. Semoga dengan adanya
generasi penerus penghafal Alqur’an, menjadikan semakin abadi dan kuatnya
keberadaan agama Islam yang nantinya akan membawa kepada kejayaan Islam yang
hakiki.
PROGRAM
EMAS
Ketrampilan Menjahit
Tidak hanya ibu-ibu yang berminat untuk berlatih
menjahit. Pelajar SMA/SMK pun juga banyak yang berminat. Karena memang
pelatihan ini bisa dibilang menjanjikan. Menjanjikan keberuntungan tentunya.
Peserta baru lagi....kelas baru lagi. Sudah dibuka
ni kelas baru untuk teman yang sudah lulus SMA atau yang sederajat. Segera
gabung saja jika kamu ingin jadi orang yang sukses. Orang yang sukses itu orang
yang terampil.........................
Pasti bermanfaat
bagi teman-teman.
Hubungi LMI Madiun
ya jika berkenan gabung!!!!
PROGRAM
SEHATI
Santunan Kesehatan
Kesehatan sangat mahal harganya, karena itu LMI membantu
meringankan beban mustahik yang diberi ujian sakit dengan santunan kesehatan. Pada tanggal 6 Oktober kami mengantarkan
Mbah Sumirah istri mbah Marto Wiyono yang menderita
katarak. Dari awal
periksa sampai dengan selesai operasi dan check up pasca operasi, kami terus
mendampingi Mbah Sumirah. Alhamdulillah,,,,sekarang Mbah Sumirah sudah bisa
melihat dengan jelas seperti semula.
Langganan:
Postingan (Atom)
Kategori Tulisan
Anak
(21)
Ceramah
(25)
Doaku
(3)
Gallery
(68)
Hadits
(20)
Herbal
(3)
Hikmah
(258)
I'tikaf
(5)
Idul Fitri
(27)
Inspirasi
(149)
Jualan
(3)
Kesehatan
(43)
Keuangan
(12)
Kisahnyata
(43)
Kultum
(147)
Lailatul Qadar
(2)
Lain-lain
(49)
management
(4)
Nisa'
(1)
ODOJ
(2)
Progress
(54)
prowakaf
(2)
Puasa
(182)
Quran
(17)
Qurban
(40)
Ramadhan
(322)
Renungan
(17)
Rumahkreatif
(6)
Rumahpintar
(8)
Rumahtahfidz
(18)
Rumahyatim
(6)
Sedekah
(47)
Share
(104)
Syawal
(5)
Tanya jawab
(2)
Tarawih
(4)
Tarbiyah
(166)
Umroh
(19)
Wakaf
(8)
Yatim
(7)
Zakat
(22)
Sering dibaca
- Obat Kanker yang 10.000X Lebih Kuat dari KemoTerapi
- Daftar Tempat Makan Di Madiun
- Apa Arti Kata "Dancuk"...
- Kisah Nyata : Hati-hati Ajarkan Motor-Mobil Pada Anak di Bawah Umur
- Sahabat Kita Yang Baik Akan Menolong Kita Di Akhirat
- 10 Amal yang Pahalanya Takkan Pernah Putus
- Kepada Donatur : Kisah Nyata - Kesalahan Kecil yang Dahsyat Akibatnya
- Kadal dan Sedekah
- Kepada Donatur : Mengintip Akheratmu Dengan Melihat Kehidupan Duniamu
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!