Pria umumnya punya tiga cara menangani masalah kesehatan. Luka sobek
menganga diobati dengan pergi ke UGD, batuk dahak berdarah diobati
dengan pergi ke dokter, sedangkan segala penyakit yang kadarnya di bawah
itu, diobati dengan … dibiarkan saja.
Padahal sebenarnya, ada
beberapa kasus penyakit yang tampaknya sepele — seperti mimisan, nyeri
lutut, jerawat baru — yang justru sebenarnya merupakan tanda masalah
kesehatan serius. Apa saja?
Mimisan
Mungkin
semua orang tahu bahwa mimisan muncul akibat udara kering, embusan napas
yang terlalu agresif, atau karena geram terhadap mantan pacar. Gejala
keluarnya darah dari hidung ini juga dapat menjadi salah satu tanda awal
munculnya beberapa masalah kesehatan pria yang serius, yakni tekanan
darah tinggi — suatu kondisi yang menyerang hampir 8 persen dari pria
berusia antara 20 dan 34 tahun.
Jika Anda tidak rutin memeriksa
tekanan darah Anda setiap tahun, gejala peringatan penyakit serius itu
bisa jadi berasal dari mimisan. "Anda mengalami mimisan karena pembuluh
kecil di hidung memiliki celah-celah kecil, dan tekanan tinggi memicu
darah menyembur dari sana," kata Mehmet Oz, MD, pembawa acara “The Dr Oz
Show”.
Jika Anda memiliki tekanan antara 120/80 dan 139/89 itu
artinya Anda dalam keadaan tekanan darah yang wajar, namun jika angka
menunjukkan 140/90 atau lebih tinggi itu artinya mengindikasikan tekanan
darah tinggi dan perlu pengobatan lebih lanjut.
Berapa pun angka
yang Anda miliki, cobalah untuk memulai sarapan oatmeal setiap pagi dan
menaburinya dengan biji rami. Sebuah studi yang diterbitkan di
Hypertension menunjukkan bahwa asam linoleat — asam lemak yang
terkandung dalam biji rami — mampu menurunkan tekanan darah. Dan ulasan
penelitian yang diterbitkan dalam "Journal of Hypertension” menyebutkan,
orang yang lebih banyak mengonsumsi serat mempu menurunkan tekanan
darah sistolik dan diastolik sebesar 3 poin.
Nyeri lutut
Tentunya
tidak biasa bagi kita merasakan sakit, ngilu, atau nyeri pada lutut
setelah aktivitas sehari-hari. Tetapi jika sakit yang dirasakan
berlangsung lebih dari dua jam, mungkin hal itu mengindikasikan gejala
osteoarthritis, kata Virginia Kraus, MD, Ph.D., seorang dosen di
fakultas kedokteran Universitas Duke.
Langkah pertama, katanya, adalah mengurangi durasi olahraga Anda, kemudian pantau nyeri pada lutut.
"Jika
gejalanya tetap terjadi di atas 3 bulan, hal tersebut mengindikasikan
masalah muskuloskeletal," kata Dr Kraus. (Catatan: Jika Anda memiliki
cedera lutut saat Anda masih muda, Anda pun rentan mengalami
osteoarthritis, menurut sebuah penelitian Johns Hopkins.)
Cara
terbaik mendiagnosis osteoarthritis adalah dengan pemindaian sinar X,
untuk menguak apakah ruang antara sendi telah berkurang karena
kehilangan tulang rawan atau tidak. Jika diagnosis menunjukkan hasil
positif, konsultasikanlah dengan dokter Anda tentang akupunktur. Para
peneliti dari University of Maryland belum lama ini menemukan bahwa
akupunktur tradisional China dapat mengurangi nyeri osteoarthritis
hingga 40 persen.
Tidak ada masalah persendian? Usahakanlah
mendinginkannya dengan beberapa es batu setelah Anda beraktivitas
(dingin mampu membantu menurunkan pembengkakan yang menyabotase tulang
rawan).
Radang tenggorokan
Menurut sebuah
studi di "Journal of American Medical Association", 40 persen orang
dewasa mengonsumsi antibiotik untuk mengatasi radang tenggorokan,
meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penyebabnya adalah
bakteri.
Kebanyakan pria, bagaimanapun, memilih menunggu sakit
tenggorokan sembuh dengan sendirinya, tidak peduli betapa sakitnya atau
untuk berapa lama kondisi tersebut bertahan. Ini bukan tindakan
bijaksana, terlebih jika sensasi kaca pecah di kantung tenggorokan Anda
berlangsung lebih dari 3 hari atau mengubah cara Anda berbicara. Kedua
gejala itu menunjukkan kemungkinan radang tenggorokan — dan memerlukan
pertolongan orang ahli di bidangnya.
"Jika infeksi semakin
menjalar ke amandel, kelenjar getah bening dan jaringan di sekitarnya
akan dipenuhi dengan nanah dan tidak bisa mengalirkan dengan baik," kata
Dr. Oz. "Gejala tersebut bisa menutup saluran udara Anda sehingga Anda
tidak bisa bernapas.”
Mintalah dokter Anda membersihkan
tenggorokan untuk pemeriksaan antigen cepat, sebuah perawatan yang dapat
mendeteksi infeksi radang dalam beberapa menit saja. Jika pemeriksaan
tersebut menunjukkan hasil yang positif, barulah Anda bisa dipastikan
membutuhkan antibiotik.
Satu catatan lain: Jika dokter Anda
memberikan resep penisilin, mintalah kepadanya untuk menambahkan
kortikosteroid prednison. Para peneliti di Israel belum lama ini
menemukan bahwa penderita sakit tenggorokan yang mengonsumsi 60 miligram
prednison setiap harinya memiliki 33 persen rasa sakit lebih sedikit
setelah 12 jam dibandingkan mereka yang diberikan plasebo.
Kulit lecet
Lepuhan
kulit yang disebabkan gesekan kaus kaki dalam sepatu mungkin merupakan
tanda bahwa Anda perlu untuk membeli sepatu baru. Lepuhan yang muncul di
antara jari-jari kaki akibat gesekan kaki di dalam sepatu, pada
kenyataannya, merupakan sebuah kondisi darurat medis yang harus diatasi.
"Ketika
lepuhan kulit muncul di sela jemari kaki, bakteri dapat menyerang
daerah tersebut," ujar Richard Braver, D.P.M, seorang ahli penyakit kaki
dari New Jersey dan seorang pakar dari American College of Foot dan
Ankle Surgeons.
"Setiap tahun, saya memiliki pasien pria yang
berakhir di rumah sakit selama 5 sampai 7 hari dengan antibiotik IV
karena infeksi kaki yang sebetulnya bisa dicegah."
Penanganan itu
dilakukan untuk mencegah infeksi jamur sebelum mencapai titik lepuh
atau lecet. Untuk menangani gejala kurap, gunakanlah salep kulit seperti
Lamisil dua kali sehari. Tapi sebelum mengolesinya pada malam hari,
rendam kaki Anda dalam larutan air hangat dan garam Epsom selama 20
menit, garam akan membantu menyerap kelembapan, yang menjadi pemicu
tumbuhnya jamur, dari daerah yang terkena infeksi.
Terapkan
pengobatan ini selama dua pekan. Jika Anda tidak mengalami kemajuan,
konsultasikanlah kepada dokter Anda tentang penggunaan sebuah gel
ciclopirox, obat resep yang telah teruji dalam studi yang mampu
mengatasi jamur dan bakteri.
Apakah Anda tengah dilanda lecet pada kaki? Hubungi dokter — Anda mungkin perlu antibiotik.
Jerawat
Jerawat
adalah virusnya kesehatan. Sebuah bintik yang sekilas tampak seperti
jerawat bisa jadi merupakan karsinoma sel basal, bentuk indikasi awal
dari kanker kulit. "Kaum pria cenderung mengabaikan gejala bisul kecil
ini," kata Edward McClay, MD, direktur San Diego Melanoma Research
Center.
Jadi apa perbedaan antara jerawat dan tumor kecil? “Ciri
khas karsinoma sel basal memiliki penampilan layaknya mutiara ketika
cahaya terkena sinar, dan pembuluh darah kecil dapat terlihat,” kata Dr.
McClay.
Jika Anda memiliki jerawat yang enggan hilang dari
kulit, periksakanlah ke dokter kulit (dan jangan coba-coba memecahkan
jerawat — itu bisa menyebar). Karsinoma sel basal adalah 95 persen dapat
disembuhkan bila diatasi sedari dini. Cara penyembuhan yang biasa
dilakukan, dengan membedahnya menggunakan pisau atau dengan kombinasi
cara dibakar lalu dicongkel, dapat meninggalkan bekas koreng, maka
cobalah cara baru dengan menggunakan laser. Sebanyak 36 dari 37 pasien
di Mesir sembuh total tanpa bekas koreng dengan cara ini.
Kram
Kram
bisa jadi berkaitan dengan kesehatan jantung. Berikut ini alasannya:
Tanda pertama dari gejala terganggunya sistem sirkulasi pernapasan
sering kali terindikasi dari rasa sakit pada kaki, bukannya nyeri pada
dada, karena pembuluh darah pada kaki tersumbat oleh plak sebelumnya,
sehingga oksigen tidak mengalir baik ke otot.
"Kram pada kaki
akibat penyumbatan arteri biasanya semakin memburuk saat Anda
berolahraga," kata Dr. Oz, seraya menjelaskan bahwa semakin besar
intensitas olahraga, semakin besar asupan oksigen dibutuhkan.
Nama
medis untuk kram pada kaki ini adalah penyakit arteri perifer (PAD),
dan salah satu penanganan terbaik untuk gejala ini adalah ultrasonografi
Doppler. Jika USG mendeteksi arteri menyempit dan dianggap tidak
menimbulkan ancaman, dokter mungkin akan menganjurkan untuk tetap
berolahraga (namun mengambil istirahat ketika kram meradang), dan
memberi obat untuk menurunkan kolesterol jahat.
Lantas apa yang
harus dilakukan untuk mencegah PAD? Berhenti merokok, kurangi makanan
berlemak, dan mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari. Sebuah
studi di “Journal of Nutrition” menyebutkan bahwa pria yang mengonsumsi
asam folat tambahan setiap hari memiliki risiko 32 persen lebih rendah
terkena PAD daripada mereka yang sama sekali tidak membentengi diri.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/gejala-penyakit-sepele-yang-tak-boleh-diabaikan-015152915.html
Rabu, 17 Juli 2013
Sering Marah Bikin Rentan Sakit
Terkadang tak mudah bagi seseorang untuk menahan emosi.
Akibatnya, marah-marah menjadi sebuah fenomena yang dianggap biasa
untuk melampiaskan endapan emosi.
Namun, mulai kini belajarlah untuk mengontrol emosi Anda. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa luapan kemarahan dapat meningkatkan risiko jangka panjang dari berbagai penyakit, seperti serangan jantung dan stroke serta melemahnya sistem kekebalan tubuh.
Para peneliti dari University of Granada Spanyol menanyakan 50 orang mengenai peristiwa di masa lalu, kesalahan yang mereka lakukan, dan penyesalan mereka.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One menunjukkan bahwa orang yang masih berkubang dengan kenangan buruknya lebih mungkin untuk merasakan nyeri.
Menurut peneliti, suasana hati negatif mengganggu sirkulasi otak. Ketika kita kehilangan kendali, denyut jantung dan tekanan darah kita meningkat, serta aliran darah ke otot juga mengalami kenaikan yang membuat tubuh 'ancang-ancang' untuk berkelahi menghadapi keadaan yang membuat pikiran tegang.
Pada saat yang sama, kadar glukosa meningkat untuk memberikan energi bagi otot untuk beraksi dan memompa kelenjar adrenal mengeluarkan hormon adrenalin. Hal ini menyebabkan pembesaran pupil mata untuk menajamkan penglihatan dan memperluas kapasitas paru-paru sehingga dapat menghirup oksigen tambahan yang diperlukan.
Jantung dianggap menjadi bagian tubuh paling berisiko saat seseorang sering melampiaskan emosi negatifnya. Peneliti memperkirakan ada banyak bagian di sistem kardiovaskular yang menjadi rusak karena terlalu sering marah.
"Orang sering merasa sangat energik ketika mereka marah. Jantung mereka berdetak lebih cepat, penglihatan dan pendengaran mereka lebih tajam," papar psikolog Annie Hinchliff, dilansir melalui Dailymail.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/sering-marah-bikin-rentan-sakit-090000532.html
Namun, mulai kini belajarlah untuk mengontrol emosi Anda. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa luapan kemarahan dapat meningkatkan risiko jangka panjang dari berbagai penyakit, seperti serangan jantung dan stroke serta melemahnya sistem kekebalan tubuh.
Para peneliti dari University of Granada Spanyol menanyakan 50 orang mengenai peristiwa di masa lalu, kesalahan yang mereka lakukan, dan penyesalan mereka.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One menunjukkan bahwa orang yang masih berkubang dengan kenangan buruknya lebih mungkin untuk merasakan nyeri.
Menurut peneliti, suasana hati negatif mengganggu sirkulasi otak. Ketika kita kehilangan kendali, denyut jantung dan tekanan darah kita meningkat, serta aliran darah ke otot juga mengalami kenaikan yang membuat tubuh 'ancang-ancang' untuk berkelahi menghadapi keadaan yang membuat pikiran tegang.
Pada saat yang sama, kadar glukosa meningkat untuk memberikan energi bagi otot untuk beraksi dan memompa kelenjar adrenal mengeluarkan hormon adrenalin. Hal ini menyebabkan pembesaran pupil mata untuk menajamkan penglihatan dan memperluas kapasitas paru-paru sehingga dapat menghirup oksigen tambahan yang diperlukan.
Jantung dianggap menjadi bagian tubuh paling berisiko saat seseorang sering melampiaskan emosi negatifnya. Peneliti memperkirakan ada banyak bagian di sistem kardiovaskular yang menjadi rusak karena terlalu sering marah.
"Orang sering merasa sangat energik ketika mereka marah. Jantung mereka berdetak lebih cepat, penglihatan dan pendengaran mereka lebih tajam," papar psikolog Annie Hinchliff, dilansir melalui Dailymail.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/sering-marah-bikin-rentan-sakit-090000532.html
3 Alasan Pengusaha Sukses Bangun Lebih Pagi
Saat menjalankan bisnis, waktu yang Anda miliki setiap
hari sepertinya tak pernah cukup dan cenderung kurang. Memanfaatkan
kekuatan di pagi hari dapat menjadi kunci untuk meningkatkan
produktivitas Anda, khususnya dalam berbisnis.
Bahkan seperti dilansir dari Entrepreneur.com, Rabu (17/7/2013),
Presiden Starbucks Michelle Gaas selama 15 tahun menjalani hidup teratur
guna meningkatkan produktivitas pribadi sekaligus bisnis yang
dikembangkannya.
Dia diketahui selalu mengatur alarm agar bangun jam 04:30 untuk
berolahraga dan menyegarkan pikiran. Pada pukul 6:00 pagi, dia bekerja
untuk bisnisnya selama satu jam sebelum keluarganya bangun.
Ahli manajemen waktu Laura Vanderkam menyoroti beberapa alasan yang
bisa membuat pagi hari menjadi waktu special bagi para pengusaha.
Menurut penulis buku Most Succesful People Do Before Breakfast ini, berikut tiga alasan yang membuat para pengusaha sukses bangun pagi-pagi:
1. Bangun pagi memberi peluang untuk melakukan banyak hal penting
Hari-hari seorang pengusaha cenderung berlalu dengan cepat. Jika Anda
menunggu hingga siang atau sore hari untuk melakukan sesuatu yang
bermakna bagi bisnis Anda, maka Anda akan kehilangan banyak peluang.
Membaca sebelum memulai aktivitas juga dapat membantu Anda menambah
informasi dan pengetahuan bisnis. Melakukannya di pagi hari dapat sangat
mendorong bisnis Anda.
2. Bangun pagi memberi dorongan yang lebih kuat untuk beraktivitas
Bangun pagi bisa memberikan lebih banyak motivasi dalam menjalankan usaha, meski Anda bukan tipe orang yang sulit bangun pagi.
Dengan motivasi dan kemauan yang kuat karena tak terburu-buru di pagi
hari, Anda mampu mengatasi berbagai kegiatan bisnis seharian. Bertemu
rekan bisnis, membuat keputusan penting dan lainnya akan menguras energi
Anda. Namun bangun pagi bisa menjaga energi Anda stabil hingga selesai
bekerja.
3. Bangun pagi bisa menjaga mood kerja Anda seharian
Terlambat bangun dan tergesa-gesa menyiapkan keperluan kantor akan
membuat mood Anda menurun seharian. Hal ini dapat mengganggu
produktivitas Anda saat menjalankan usaha.
Bangun pagi bisa membuat Anda memulai hari dengan lebih menyenangkan.
Dengan begitu, menjalankan bisnis akan terasa lebih ringan.
Menyusui Saat Berpuasa itu Menyehatkan, Asal…
Memasuki bulan puasa banyak ibu bertanya-tanya,
haruskah melanjutkan berpuasa atau tidak saat ada kewajiaban untuk
menyusui anak?
dr Utami Roesli Sp.A, IBCLC, FABM, seorang pakar laktasi dari Jakarta mengatakan, “menyusui adalah ibadah, puasa juga ibadah. Jadi, alangkah baiknya kalau bayi berusia lebih dari 6 bulan usahakan untuk tetap berpuasa,” seperti dikutip detikhealth.
Dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Sentra Laktasi Indonesia menambahkan agar para ibu tetap memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan ke depan demi kesehatan ibu dan anak. “Nanti kalau sudah selesai tugas menyusuinya baru dibayar (utang puasanya),” tambah dr Utami.
Beliau menjelaskan bahwa puasa hanyalah mengganti waktu makan. Sarapan digantikan sahur, makan siang diganti dengan berbuka, dan makan malam diganti dengan makanan ringan sebelum tidur.
Lebih rinci kakak kandung seniman Harry Roesli (Alm) ini menyampaikan, para ibu juga harus menyediakan air minum di samping tempat tidur untuk mengurangi risiko dehidrasi sebagai efek dari menyusui dan berpuasa di siang hari.
So, para ibu sebaiknya tidak perlu bingung lagi, karena Anda masih tetap bisa menyusui saat berpuasa, asalkan kebutuhan tubuh akan nutrisi harian dapat tercukupi dengan maksimal, baik pada saat sahur dan berbuka.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/menyusui-saat-berpuasa-itu-menyehatkan-asal-010015308.html
Bagaimana Cara Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa?
Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan cairan
selama lebih dari 10 jam. Asupan cairan hanya didapat saat sahur dan
berbuka puasa. Karena minimnya asupan cairan kedalam tubuh kita, dapat
menyebabkan dehidrasi. Apalagi bagi orang yang menjalankan aktivitas di
luar ruangan saat cuaca panas.
Dehidrasi terjadi karena hilangnya cairan tubuh dalam tubuh, karena terpakai saat beraktivitas dalam jumlah yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, inilah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kekurangan cairan saat berpuasa :
Konsumsi Sup Saat Sahur
Sup adalah makanan yang sangat baik untuk bersantap sahur. Menu ini dapat membantu mencegah dehidrasi saat berpuasa. Hal ini karena sup umumnya mengandung banyak air. Mengkonsumsi sup hangat saat sahur dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu sayuran yang terkandung dalam sup juga mengandung mineral yang tinggi.
Tambahkan Sepotong Lemon dalam Minuman
Mengkomsumsi 2 liter air atau 8 gelas dalam sehari dapat membantu mencegah dehidrasi. Tapi saat sahur kita tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Maka untuk menyiasatinya dapat menambahkan lemon dalam minuman yang diminum. Selain itu lemon dapat menambah kesegaran minuman.
Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan
Bila tidak terlalu penting untuk pergi keluar ruangan apalagi saat cuaca terik, sebisa mungkin hindari aktivitas diluar ruangan. Aktivitas diluar ruangan dapat membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh. Kehilangan cairan tubuh inilah yang menyebabkan utama dehidrasi. Saat berpuasa sebaiknya perhatikan waktu istirahat yang baik.
Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
Ahli gizi menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah saat berpuasa. Karena memperbanyak konsumsi dua makanan ini dapat membantu tubuh menyimpan banyak cairan dan mineral untuk mencegah dehidrasi. Pilihlah buag yang mengandung banyak air seperti semangka ataupun melon.
Konsumsi Buah dan Sayuran
Makanan yang Anda konsumsi juga berperan dalam mencegah dehidrasi di siang hari. Ahli gizi menyarankan banyaklah makan buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Buah dan sayur juga dapat membuat tubuh kita lebih bugar saat berpuasa.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/bagaimana-cara-mencegah-dehidrasi-saat-berpuasa-085700796.html
Dehidrasi terjadi karena hilangnya cairan tubuh dalam tubuh, karena terpakai saat beraktivitas dalam jumlah yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, inilah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kekurangan cairan saat berpuasa :
Konsumsi Sup Saat Sahur
Sup adalah makanan yang sangat baik untuk bersantap sahur. Menu ini dapat membantu mencegah dehidrasi saat berpuasa. Hal ini karena sup umumnya mengandung banyak air. Mengkonsumsi sup hangat saat sahur dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu sayuran yang terkandung dalam sup juga mengandung mineral yang tinggi.
Tambahkan Sepotong Lemon dalam Minuman
Mengkomsumsi 2 liter air atau 8 gelas dalam sehari dapat membantu mencegah dehidrasi. Tapi saat sahur kita tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Maka untuk menyiasatinya dapat menambahkan lemon dalam minuman yang diminum. Selain itu lemon dapat menambah kesegaran minuman.
Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan
Bila tidak terlalu penting untuk pergi keluar ruangan apalagi saat cuaca terik, sebisa mungkin hindari aktivitas diluar ruangan. Aktivitas diluar ruangan dapat membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh. Kehilangan cairan tubuh inilah yang menyebabkan utama dehidrasi. Saat berpuasa sebaiknya perhatikan waktu istirahat yang baik.
Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
Ahli gizi menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah saat berpuasa. Karena memperbanyak konsumsi dua makanan ini dapat membantu tubuh menyimpan banyak cairan dan mineral untuk mencegah dehidrasi. Pilihlah buag yang mengandung banyak air seperti semangka ataupun melon.
Konsumsi Buah dan Sayuran
Makanan yang Anda konsumsi juga berperan dalam mencegah dehidrasi di siang hari. Ahli gizi menyarankan banyaklah makan buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Buah dan sayur juga dapat membuat tubuh kita lebih bugar saat berpuasa.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/bagaimana-cara-mencegah-dehidrasi-saat-berpuasa-085700796.html
3 Suplemen Terbaik Penunjang Puasa Anda
Bulan puasa telah tiba. Tubuh akan mengalami kekurangan nutrisi saat
berpuasa. Inilah yang kemudian membuat Anda merasa lemas saat bekerja.
Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tingkat
kebugaran Anda selama berpuasa. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi
suplemen makanan. Berikut ini 3 suplemen terbaik yang dapat membantu
menjaga kebugaran Anda saat berpuasa.
- Protein
Jika Anda kurang mengonsumsi makanan cukup protein Anda bisa mendapatkannya melalui suplementasi protein. Protein layak menjadi sumber nutrisi utama baik saat sahur dan berbuka. Protein dicerna dan diserap tubuh secara perlahan dan konstan, sehingga dapat menyuplai tubuh secara berkala saat berpuasa. Suplementasi protein juga membantu menjaga kesehatan otot, kulit, rambut, dan membantu membangun jaringan tulang rawan. - Vitamin
Kebutuhan vitamin tubuh akan meningkat saat berpuasa. Beberapa vitamin yang penting untuk dikonsumsi setiap hari selama berpuasa adalah vitamin C, E dan D. Vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan dan mencegah kulit kering selama berpuasa. Sedangkan vitamin D berperan meningkatkan penyerapan kalsium dan mineral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa. Selain itu, vitamin D juga berperan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Inilah mengapa suplementasi vitamin sangat dibutuhkan jika Anda tidak bisa mendapatkannya dari makanan yang Anda konsumsi. - Mineral
Tak hanya vitamin, mineral juga merupakan nutrisi penting yang harus diperhatikan saat puasa. Kalsium adalah salah satunya. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan lesu dan menurunya daya tahan tubuh. Kebutuhan kalsium orang usia 19-50 tahun adalah 1000 miligram per hari, namun kenyataannya, asupan kalsium orang Indonesia hanya sekitar 260-300 miligram per hari. Oleh karena itu, suplementasi kalsium sangat dianjurkan untuk kebutuhan tubuh Anda, terutama saat menjalani ibadah puasa.
Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki
kondisi medis tertentu sebelum mengonsumsi suplemen tersebut. Selamat
berpuasa.
Puasa bagi Penderita Sakit Maag dan Diabetes
Menurut dr. Jeffry Tenggara, Sp.PD., internisdi MRCCC Siloam Hospital
Semanggi dan Hemato-Oncology residence FKUI-RSCM Jakarta, puasa akan
menjadi hal yang cukup berat bagi para penderita diabetes dan sakit
maag, namun hal ini juga bukan merupakan suatu halangan untuk berpuasa
dengan beberapa catatan tentunya.
Bagi penderita sakit maag, tentukan dahulu apakah Anda termasuk
penderita yang aman atau tidak untuk ikut berpuasa. Penderita sakit maag
organik tidak disarankan untuk berpuasa. Bagi para penderita sakit maag
non organik, yang terpenting adalah pengaturan makan yang tepat dan
penggunaan obat untuk menekan produksi asam lambung.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita sakit maag yang akan berpuasa menurut dr. Jeffry :
- Konsumsi makanan tinggi serat dan dengan kadar indeks glikemik yang rendah seperti nasi merah dan roti gandum pada saat buka dan sahur.
- Pada saat berbuka, jangan langsung makan dalam porsi besar. Berbukalah dengan makanan ringan atau buah dalam porsi kecil dan dilanjutkan dengan makanan porsi lengkap setelah selesai sholat maghrib.
- Jangan pernah melewatkan makan sahur dan makanlah dengan porsi lengkap. Kebiasaan buruk yang terjadi adalah makan sahur sering terlewat karena ketiduran atau sahur hanya dengan nasi dan mi instan saja.
- Hindari makan yang berminyak dan berlemak karena justru mempercepat pengosongan lambung dan mudah menjadi cepat lapar.
- Hindari makanan yang terlalu manis saat sahur, karena akan memicu hormon insulin berlebihan dan terjadi kondisi hipoglikemi (kadar gula rendah).
- Hindari sayuran seperti kubis atau kol karena dapat meningkatkan produksi gas dalam lambung.
Penderita diabetes yang sudah berusia lanjut (diatas 60 tahun) dan
atau dengan komplikasi penyakit jantung dan hipertensi juga tidak
disarankan untuk berpuasa, namun tidak mutlak dan melihat fakta kondisi
fisik dan kesehatannya.
Sedangkan bagi diabetisi pengguna obat oral, perlu dilakukan
penyesuaian dosis dan waktu minum obat dengan waktu berpuasa. Berikut
adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita diabetes yang
akan berpuasa menurut dr. Jeffry :
- Tidak boleh melewatkan makan saat berbuka dan sahur dengan alasan apapun. Pola makan saat puasa adalah sama dengan pada saat tidak berpuasa. Makan berlebihan saat berbuka dan melewatkan atau hanya makan sahur sekedarnya berbahaya bagi diabetisi karena bisa menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara drastis.
- Saat berbuka, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dengan banyak serat dari sayuran atau buah kurma (bukan manisan kurma). Jangan mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup atau kolak manis untuk mencegah lonjakan gula darah.
- Saat sahur, tidak disarankan makan sekadarnya seperti hanya mi instan atau sepiring nasi goreng karena bisa berakibat tidak dapat mempertahankan gula darah saat berpuasa. Namun juga tidak disarankan makan sahur berlebihan karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang akan membuat Anda merasa lemas seharian.
- Pengaturan obat penurun gula atau insulin. Untuk pengguna obat oral, dosis disesuaikan dengan perubahan pola makan saat puasa. Untuk obat dosis sekali sehari, minumlah saat berbuka dengan dosis yang sama. Untuk obat dosis 2 kali sehari, dosis pertama diminum saat berbuka, lalu setengah dari dosis kedua saat sahur. Untuk obat dosis 3 kali sehari, turunkanlah menjadi 2 kali sehari saat berbuka dan sahur. Bagi pengguna suntikan insulin sekali sehari, suntikkan saat berbuka.Untuk dosis suntikan 2 kali sehari, dosis awal diberikan penuh saat berbuka dan setengah dari dosis kedua saat sahur.
Kesimpulannya, berpuasa ternyata tidak hanya sekedar untuk
menjalankan ibadah saja tetapi telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan.
Jadi, selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Anda semakin sehat!
Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Tanpa memandang dari segi agama, berikut adalah beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan kita :
- Membantu membakar lemak lebih banyak karena terjadi perubahan drastis dalam pola asupan kalori sehingga dapat dimanfaatkan sebagai shock therapy bagi metabolisme badan dalam membakar lemak lebih banyak.
- Mengalihkan penggunaan glukosa ke lemak sebagai sumber energi secara perlahan sehingga mencegah kerusakan otot. Penggunaan lemak untuk energi akan membantu menurunkan berat badan, mempertahankan massa otot, dan dalam jangka panjang akan mengurangi kadar kolesterol darah.
- Penurunan berat badan dan meningkatnya sensitivitas insulin saat berpuasa akan membantu dalam kontrol terhadap diabetes dan mengurangi tekanan darah.
- Sebagai proses detoksifikasi atau proses pengurangan kadar racun dari dalam tubuh karena zat racun yang tersimpan lemak akan larut dan dikeluarkan dari tubuh.
- Meningkatkan kondisi mental, kewaspadaan, dan fokus karena beberapa hormon tertentu seperti endorfin mengalami peningkatan dalam darah setelah beberapa hari berpuasa.
- Menghentikan atau setidaknya mengurangi berbagai kebiasaan buruk atau pola hidup tidak sehat yang merugikan kesehatan seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, menggunakan narkoba, begadang, dan lain-lain. Jelas sekali menghentikan berbagai kebiasan yang merugikan kesehatan tersebut akan membuat Anda lebih sehat, awet muda, dan panjang umur.
- Mengurangi dan mengendalikan nafsu makan yang berlebihan. Saat berbuka puasa, Anda akan menyadari betapa sedikit saja mengonsumsi makanan dan minuman sudah cukup membuat perut kenyang dan memuaskan napsu makan Anda. Hal tersebut akan membuat Anda lebih bijak dalam menentukan seberapa banyak porsi makan Anda termasuk setelah bulan puasa berakhir.
- Melatih kedisiplinan dalam pola hidup menjadi lebih sehat. Dengan berpuasa, Anda belajar lebih disiplin kapan waktunya makan, tidur, dan beraktivitas. Pengaturan disiplin waktu makan dan kebutuhan untuk beristirahat (tidur) yang cukup agar dapat beraktivitas optimal di keesokan harinya akan membuat pola hidup Anda lebih sehat.
- Mencegah berbagai jenis penyakit kardiovaskular terkait kolesterol. Manfaat ini diperoleh karena saat berpuasa terjadi perbaikan profil lipid darah, termasuk penurunan level LDL (kolesterol buruk) sehingga rasionya lebih rendah daripada HDL (kolesterol baik).
Ini Alasan Mengapa Tubuh Butuh Puasa
Tak terasa bulan Ramadhan datang kembali dan umat Islam di seluruh
penjuru dunia akan melaksanakan ibadah puasa. Selain sebagai ibadah,
berpuasa juga terbukti bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh. Apa saja
manfaat kesehatan dari berpuasa?
Menurut The National Academy of Sciences, manfaat puasa bagi
kesehatan diantaranya adalah menambah ketahanan tubuh terhadap stres,
meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi risiko terkena berbagai
penyakit, dan bahkan membuat awet muda dan panjang umur.
Penelitian jangka pendek pada beberapa subyek orang yang berpuasa
menunjukkan manfaat dalam penurunan berat badan (weight loss). Hal ini
dimungkinkan karena terjadinya perbaikan profil lipid darah, termasuk
penurunan level LDL (kolesterol buruk) sehingga rasionya lebih rendah
daripada HDL (kolesterol baik).
Meski juga terjadi penurunan level HDL yang sangat sedikit secara
statistik, namun hasil tersebut akan memberi manfaat yang positif
terhadap level obesitas seseorang yang sedang menjalankan puasa.
Untungnya puasa Ramadhan hanya berlangsung sekitar 30 hari, karena
menurut penelitian, puasa lebih dari 30 hari dapat beresiko menimbulkan
beberapa masalah kesehatan.
Agar Puasa Terasa Ringan, 7 Hal ini Wajib Anda Jalankan
Menjalankan ibadah puasa membutuhkan tingkat kesehatan dan energi yang prima agar dapat menjalankan ibadah dengan sempurna. 
Saat
berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan selama
14 jam. Oleh karena itu, di saat-saat makan utama seperti sahur dan
berbuka, Anda wajib memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar kondisi
kesehatan Anda tetap priam selama sebulan berpuasa.
dr. Tirta Prawita Sari, MSc, Sp. Gk, Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi
menyampaikan, ketika makan sahur sebaiknya tidak mengonsumsi makanan
ber-indeks glikemik tinggi, seperti mi instan, nasi putih yang
berlebihan. Makanan ber-indeks glikemik tinggi dapat membuat seseorang
lebih cepat lapar.
dr. Tirta menyarankan, jika ingin mengonsumsi makanan ber-indeks
glikemik tinggi sebaiknya lakukan pada waktu berbuka, dan mengonsumsinya
pun tidak boleh berlebihan, agar kadar gula darah tetap terjaga.
Berikut tip-tip sehat lain yang bisa Anda coba agar tubuh tetap bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa.
Konsultasi ke Dokter
Jika Anda mempunyai masalah kesehatan tapi ingin menjalankan ibadah
puasa, sebaiknya konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter
terlebih dahulu. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk
meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh
dilakukan selama berpuasa.
Konsumsi Karbohidrat Kompleks
Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi,
jagung, , oatmeal, roti gandum atau nasi merah karena bisa membantu
perut Anda kenyang lebih lama. Tambahkan makanan berserat dalam menu
makan Anda. Sayuran dan kacang-kacangan adalah makanan yang mengandung
kadar serat tinggi yang dapat membantu perut Anda kenyang lebih lama.
Selain itu, makanan berserat dapat mencegah Anda dari gangguan
pencernaan yang sering terjadi di awal-awal menjalankan ibadah puasa.
Tingkatkan Asupan Protein
Berpuasa adalah saat yang tepat untuk mengubah pola makan terutama
jika tujuan Anda untuk menurunkan berat badan. Jika sebelumnya pola
makan Anda tinggi karbohidrat (lebih banyak nasi putih ketimbang
lauknya), kini saatnya Anda mengubahnya dengan pola makan tinggi protein
dengan memperbanyak lauk seperti, daging, ayam, ikan, putih telur,
kacang-kacangan dan makanan tinggi protein lainnya.
Makanan berprotein tinggi dapat membantu perut kenyang lebih lama
sekaligus mencegah katabolisme otot (penyusutan otot) selama puasa.
Konsumsi Lemak Baik
Lemak baik bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun,
dan buah seperti alpukat. Lemak terutama lemak baik (HDL) juga
diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi. Selain itu, lemak baik juga
berperan penting dalam menyediakan energi tubuh, membantu menurunkan
kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Kurangi Konsumsi Garam
Sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin-asin
baik saat sahur dan berbuka. Mengonsumsi makanan tinggi garam dapat
membuat tubuh anda cepat lapar dan dehidrasi. Graham MacGregor, profesor
kedokteran kardiovaskular di Wolfson Institute, London, mengatakan,
untuk setiap penurunan satu gram asupan garam, kita bisa mencegah
serangan jantung, gagal stroke dan jantung pada 12.000 orang,” seperti
dilansir dailymail.
Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Pada hari-hari biasa saat tidak berpuasa, tubuh membutuhkan minimal 8
gelas air minum setiap hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Lalu bagaimana mencukupi kebutuhan 8 gelas air setiap hari saat
berpuasa? Mudah saja, akumulasikan jumlah yang Anda minum pada saat
sahur, berbuka dan setelah berbuka.
Olahraga itu Perlu!
Jangan jadikan ibadah puasa sebagai halangan untuk tidak berolahraga,
karena olahraga justru dapat membuat tubuh Anda tetap bugar dan kuat
menjalankan ibadah puasa. Lakukan rutinitas olahraga beberapa menit
menjelang waktu berbuka. Cukup lakukan olahraga dengan intensitas rendah
hingga sedang. Jangan berolahraga setelah makan sahur agar Anda tidak
berpotensi membatalkan ibadah puasa.
Hindari yang Berasa Asam Saat Sahur
BUAH-buahan memang sangat dianjurkan, baik untuk disantap saat
berbuka, atau pun saat sahur. Namun, khusus untuk bersantap sahur,
sebaiknya hindari buah-buahan yang mengandung rasa asam.
"Buah-buahan
seperti ini sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan rasa perih di
lambung, dan tentu saja dapat mengganggu kenyamanan berpuasa," saran dr
Stella Tinia Hasianna Mkes, Konselor Menyusui, dan Staf Pengajar Bagian
Ilmu Faal Fakultas Kedokteran Maranatha. Website: www.drstella.ne
Buah-buahan seperti apel, pir, semangka, serta melon, sangat baik dikonsumsi karena tinggi antioksidan dan cairan.
Aneka buah-buahan ini bisa dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Kurma juga menyediakan kadar gula, vitamin, dan mineral yang baik untuk energi saat berbuka puasa.
Jurus Jitu Menangkis Aroma Napas Tak Segar Selama Berpuasa
"Tante...aku udah mulai pinter puasa, lho.. Ramadhan ini aku mau puasa
seharian kayak Mama-Papaku. Eh, tapi kata Mamma aku harus makin rajin
sikat gigi supaya mulutku ngga jadi bau selama puasa.Tante...koq bisa
jadi bau, sih... Khan aku ngga maem sampai sore.."
Pertanyaan
spontan itu datang dari seorang siswa pada drg Anastasia Ririen
Pramudya. Apa yang jadi pertanyaan bocah-bocah itu mungkin juga kita
rasakan.Aroma nafas `tak segar merupakan problem yang acap kali
mengganggu saat kita sedang berinteraksi dengan sang sesama. Berpengaruh
terhadap rasa percaya diri kita, di rentang usia berapapun, itu. Pada
saat kita sedang berpuasa, problem ini acapkali kita hadapi.
Nah, bagaimana sebenarnya terhindar dari bau mulut saat berpuasa?Pengasuh Konsultasi Gigi dan Mulut di Tribunnews.com ini menjelaskan, ada 3 sumber umum penyebab bau mulut.
Pertama
adanya gangguan kronis pada Kesehatan Sistemik tubuh kita (DM,
Tonsilitis, Tumor, Gastritis, Gastric Ulcer, dll), dengan prosentase
kejadian yang relatif kecil. Penanggulangannya: tentu saja dengan segera
memeriksakan diri & mengobatkan apa yang sedang diderita tersebut.
Penyebab
kedua: dari intake atau asupan makanan-minuman kita sehari-hari.
Memperbanyak konsumsi makanan berserat tinggi dalam kondisi segar yang
diolah dengan cara yang benar sesuai standard Kesehatan serta banyak
minum air putih menjadi solusi yang lebih signifikan. Konsumsi
obat-obatan tertentu terutama golongan analgesik, anti hipertensi, anti
depresi, dan antibiotik juga menaikkan frekuensi terjadinya nafas `tak
segar dimaksud.
Penyebab ketiga yakni keadaan kebersihan dan
kesehatan seluruh elemen dalam rongga mulut kita meliputi gigi-geligi,
gusi, mukosa, lidah, dan elemen pendukung lainnya. Faktor ini berkaitan
dengan metabolisme bakteri pada area rongga mulut dan air ludah , di
mana Volatil Sulphur Compound (VSC) merupakan penyebab utama nafas `tak
segar dimaksud, yang timbul dari degradasi asam amino akibat penguraian
protein oleh bakteri anaerob pada area gigi berlubang, area jaringan
pendukung gigi akibat adanya karang gigi yang dapat menyebabkan
terbentuknya kantong periodontal, serta area lidah sebagai salah satu
tempat akumulasi bakteri karena faktor anatomisnya.
Secara rutin
menjaga kebersihan & kesehatan area rongga mulut kita dengan rutin
membersihkan gigi-geligi serta area permukaan lidah kita (terutama
sebelum tidur) merupakan sebuah keharusan. Serta tentu saja, rutin
memeriksakan kesehatan gigi dan rongga mulut kita ke Dokter Gigi
setidaknya setiap 6 bulan. Menuntaskan detail perawatan semua anomali
kesehatan gigi dan rongga mulut kita pun seyogyanya dilakukan dengan
disiplin dan komitmen yang kuat. Idealnya, hal ini dapat tuntas sebelum
kita menjalani Ibadah Puasa.
Dengan demikian, seyogyanya aroma
nafas `tak segar tidak lagi menjadi hal yang merisaukan bila diketahui
dengan tepat sedini mungkin tentang Etiologis, Kausal, atau Sumber
Penyebabnya, sehingga dapat dicegah atau segera ditanggulangi.
Penggunaan
aneka product pengharum mulut, dengan tanpa memperhatikan hal-hal
tersebut di atas, tidak dapat memberikan hasil signifikan serta tidak
dapat menanggulangi problem aroma nafas `tak segar secara tuntas.
Hendaknya
kita bersama lebih bijak dalam menanggapi bombardir segala godaan dalam
sistem penawaran aneka product kesehatan tertentu yang belum tentu
sesuai dengan Standard Medik teruji, yang aman.
7 Cara Sehat Saat Berpuasa
Kesehatan merupakan hal yang paling penting bagi
kehidupan seseorang. Terlebih lagi bagi umat muslim yang menjalani
ibadah suci di bulan Ramadan. Salah asupan saat sahur dan berbuka
mengakibatkan dampak yang buruk bagi tubuh. Mengisi puasa hanya dengan
tidur-tiduran juga bukan hal yang baik. Seperti yang dilansir Ahlanlive.com, terdapat tujuh cara agar Anda tetap sehat dan bugar selama menjalani ibadah puasa.
1. Tingkatkan cairan tubuh Anda
Untuk menghindari dehidrasi selama menjalankan ibadah puasa, minum air putih ketika sahur dan berbuka saja sangatlah tidak cukup. Pilihlah minuman berelektrolit. Dan usahakan minum air sebanyak-banyaknya untuk menutupi kebutuhan air dalam tubuh Anda sehingga kulit dan tubuh tidak mengalami kekurangan cairan. Hal ini juga dapat membantu Anda melewati semua kegiatan dengan penuh semangat selama bulan Ramadan.
2. Olahraga
Meski tubuh sedang berpuasa, olahraga masih tetap dibutuhkan agar tetap bugar. Saat puasa, olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau setelah Subuh. Jenis olahraganya adalah olahraga ringan seperti jalan-jalan pagi sekitar 30 menit, bersepeda selama 30 menit, atau aktivitas bergerak selama 15 menit.
3. Perbanyak makan buah dan sayur saat sahur
Ketika Anda sahur, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan karena kedua makanan ini dapat memberikan kebutuhan gizi dan vitamin. Setelah sahur, sebaiknya Anda juga jangan buru-buru tidur dahulu karena bisa menghambat metabolisme dalam tubuh kita.
4. Sahur dan berbuka dengan menu yang sehat
Usahakan cukupi asupan gizi tubuh Anda selama menjalani ibadah puasa. Imbangi menu sahur dan berbuka Anda dengan menu makan yang seimbang, seperti lauk pauk, nasi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Mengkonsumsi santan saat berbuka juga tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.
5. Konsumsi vitamin
Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Namun, kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.
6. Hindari minuman seperti kopi dan minuman bersoda saat sahur dan berbuka
Saat sahur usahakan perbanyaklah meminum air putih. Hindarilah minuman bersoda dan kopi. Sebab, kopi mengandung kafein yang dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan sehingga Anda mudah terserang kekurangan cairan atau dehidrasi.
7. Istirahat yang cukup
Untuk menjalani semua ibadah di bulan suci Ramadan, Anda sangat memerlukan istirahat yang cukup. Berikanlah porsi waktu tidur yang pas agar saat pagi tiba anda masih bugar dan sehat untuk menjalankan hari-hari seperti biasanya.
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/7-cara-sehat-saat-berpuasa-050531737.html;_ylt=AjbMs8I7zmvaQ8uavMfxb5AoEmNH;_ylu=X3oDMTEzMzA4bXUyBG1pdAMEcG9zAzE3BHNlYwNNZWRpYU1vc2FpY0xpc3RMUENB;_ylg=X3oDMTBhOWtzcTRsBGxhbmcDaWQtSUQ-;_ylv=3
1. Tingkatkan cairan tubuh Anda
Untuk menghindari dehidrasi selama menjalankan ibadah puasa, minum air putih ketika sahur dan berbuka saja sangatlah tidak cukup. Pilihlah minuman berelektrolit. Dan usahakan minum air sebanyak-banyaknya untuk menutupi kebutuhan air dalam tubuh Anda sehingga kulit dan tubuh tidak mengalami kekurangan cairan. Hal ini juga dapat membantu Anda melewati semua kegiatan dengan penuh semangat selama bulan Ramadan.
2. Olahraga
Meski tubuh sedang berpuasa, olahraga masih tetap dibutuhkan agar tetap bugar. Saat puasa, olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau setelah Subuh. Jenis olahraganya adalah olahraga ringan seperti jalan-jalan pagi sekitar 30 menit, bersepeda selama 30 menit, atau aktivitas bergerak selama 15 menit.
3. Perbanyak makan buah dan sayur saat sahur
Ketika Anda sahur, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan karena kedua makanan ini dapat memberikan kebutuhan gizi dan vitamin. Setelah sahur, sebaiknya Anda juga jangan buru-buru tidur dahulu karena bisa menghambat metabolisme dalam tubuh kita.
4. Sahur dan berbuka dengan menu yang sehat
Usahakan cukupi asupan gizi tubuh Anda selama menjalani ibadah puasa. Imbangi menu sahur dan berbuka Anda dengan menu makan yang seimbang, seperti lauk pauk, nasi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Mengkonsumsi santan saat berbuka juga tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.
5. Konsumsi vitamin
Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Namun, kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.
6. Hindari minuman seperti kopi dan minuman bersoda saat sahur dan berbuka
Saat sahur usahakan perbanyaklah meminum air putih. Hindarilah minuman bersoda dan kopi. Sebab, kopi mengandung kafein yang dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan sehingga Anda mudah terserang kekurangan cairan atau dehidrasi.
7. Istirahat yang cukup
Untuk menjalani semua ibadah di bulan suci Ramadan, Anda sangat memerlukan istirahat yang cukup. Berikanlah porsi waktu tidur yang pas agar saat pagi tiba anda masih bugar dan sehat untuk menjalankan hari-hari seperti biasanya.
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/7-cara-sehat-saat-berpuasa-050531737.html;_ylt=AjbMs8I7zmvaQ8uavMfxb5AoEmNH;_ylu=X3oDMTEzMzA4bXUyBG1pdAMEcG9zAzE3BHNlYwNNZWRpYU1vc2FpY0xpc3RMUENB;_ylg=X3oDMTBhOWtzcTRsBGxhbmcDaWQtSUQ-;_ylv=3
Puasa bagi Penderita Diabetes
Muslim penderita diabetes bisa menjalankan puasa selama
bulan suci Ramadan pekan ini. Namun Dr Joe Shaban, ahli kesehatan di
Windsor menyarankan meeka tetap harus hati-hati dalam memilih makanan.
Seperti yang dilansir CBC,
Shaban, endokrinolog Rumah Sakit Regional Windsor, mengungkapkan banyak
penderita diabetes sukses menjalani puasa sejak tahun 1986.”Kami
memiliki komunitas Muslim besar di Windsor, jadi kami telah
mempersiapkan semuanya," kata dia.
»Jika setelah melakukan cek gula darah kemudian diketahui gula darah
orag tersebut berada di bawah 70 mg/dL, ia akan merasa lemas,
berkunang-kunang, dan keringat dingin. Dalam kondisi ini ia harus segera
berbuka puasa. Jika tetap memaksa melanjutkan, hal ini mungkin bisa
membahayakan nyawanya.”
Saat berpuasa, gula darah akan turun. Ini menjadi masalah serius bagi
penderita diabetes. Insilin bisa berkuran dan hormon yang kerjanya
berkebalikan dengan insulin justru meningkat seperti glukagon dan
adrenalin yang berfungsi memecah glikogen sehingga memicu pembentukan
keton dari hasil pemecahan non-karbohidrat.
»Orang yang menderita diabetes bisa puasa penuh jika mereka bisa
mengontrol kadar gula darahnya dengan baik," kata dia. "Untuk itu
lakukan kontrol sebelum puasa untuk mengetahui apakah ia boleh berpuasa
atau tidak.”
Sebelum beribadah puasa, warga muslim penderita diabetes disarankan
tes kesehatan meliputi, pengecekkan gula darah, tensi, fungsi ginjal,
kolesterol, indeks massa tubuh dan berat badan. Tes kesehatan bertujuan
agar dokter dapat memperkirakan risiko pada penderita tersebut.
Olahraga Saat Puasa, Ini Pilihan Makanannya
Banyak orang menyetop kebiasannya berolahraga saat puasa.
Alasannya, olahraga membuat tubuh lemas dan perut mudah lapar. Padahal,
menurunnya kondisi tubuh karena beraktivitas berat bisa saja dihindari,
asal memilih menu sahur yang tepat.
Menurut Edwin Lau, 30 tahun, model sekaligus koki yang
mengkampanyekan hidup sehat, olahraga saat puasa bisa diakali dengan
mengkonsumsi makanan kaya protein dan serat saat sahur. "Protein dicerna
lebih lama oleh tubuh, sehingga perut tak mudah lapar," ujarnya saat
ditemui di restoran Pique Nique, Jakarta Barat, Rabu, 10 Juli 2013.
Contoh bahan makanan kaya protein adalah daging merah, susu, telur
putih, ikan, kedelai dan olahannya, kacang-kacangan, juga
polong-polongan. Bahan makanan itu baik jika dipadukan dengan smoothies
buah, seperti nanas, tomat, apel, pisang, stroberi, maupun bluberi.
Edwin yang berolahraga fitness 3-4 kali sepekan mengatakan, saat
puasa, olahraga kardiovaskular akan ampuh untuk membakar lemak. Sebab
saat itu, tubuh dalam kondisi tidak menyimpan gula. Namun, jika memilih
olahraga angkat beban, Edwin menyarankan Anda untuk melakukannya selepas
berbuka puasa.
Alasannya, olahraga angkat beban bisa membuat tubuh lemas, dan
berpotensi mencuri massa otot sebagai sumber energi. "Bukannya membentuk
otot, massa otot malah bisa turun karena tubuh self canibalism.
Efeknya, imun menurun, dan tubuh jadi mudah sakit," kata finalis Men's
Health Be Our Cover 2006 itu.
Saat puasa, olahraga bisa dilakukan pagi dan menjelang maupun 1-2 jam
sesudah berbuka puasa. Jika memilih olahraga saat malam, pilihan menu
buka puasa mesti diperhatikan. Edwin menganjurkan makanan buka puasa
diasup dalam dua sesi, yakni sebelum dan setelah olahraga.
Dalam sesi pertama, makanan yang bisa disantap adalah smoothies, teh
chamomile, dan sayur-sayuran. Baru setelah olahraga, Anda mengasup susu,
bahan makanan berkarbohidrat, dan sayuran yang disiram olive oil,
mayones, whipped cream, maupun saos thousand island.
Ini Bahayanya Tidur Setelah Sahur
Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari
sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan
bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak.
Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin
dalam tulisannya kepada Tribunnews.com mengatakan dampaknya antara lain
perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan
secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.
Juga akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa
berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks)
karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur.
"Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai
kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas
seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono.
Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam
setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi
baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat.
Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret
atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.
Meningkatnya resiko terkena stroke juga bisa saja terjadi kalau kita
tidur setelah sahur. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang
memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko
terendah untuk mengalami stroke.
Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur.
Tak heran jika banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan .
Nabi Muhammad SAW telah memberika tuntunan bahwa makan sahur jangan
ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai
menjelang subuh atau waktu imsyak sehingga secara logika maka setelah
sahur maka langsung dilanjutkan ibadah Sholat Subuh dan jika setelah
sholat subuh dilanjutkan dengan wirid yang cukup panjang maka matahari
telah terbit dan sudah waktunya untuk bekerja.
Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau
beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk
lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.
Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan
makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta
janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati
kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).
Nah, masih nekad tidur setelah sahur?
Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Bulan Puasa
Biasanya saat berpuasa berbagai makanan enak disajikan
sebagai hindangan. Namun, penting untuk memilih dan memperhatikan asupan
makanan kedalam tubuh saat berpuasa. Karena bila sembarangan makan atau
minum bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Nah, sebagai persiapan
menghadapi bulan ramadhan, simak makanan dan minuman yang perlu
dihindari saat berpuasa :
Makanan yang mengandung Keju dan Coklat Berlebih
Hmmm cheese cake dan berbagai makanan berbahan keju dan coklat memang menggoda. Setelah seharian berpuasa makanan manis sangat menggoda. Namun, sebaiknya hindari makanan ini atau jangan dikonsumsi berlebihan. Sebabnya, makanan tersebut sulit dicerna. Karena sulit dicerna maka lambung kita akan lambat untuk memprosesnya. Sehingga perut bisa menjadi kembung.
Kopi
Kopi mengandung kafein yang tinggi. Kafein pada kopi sangat tidak baik untuk lambung kita. Apalagi saat berpuasa lambung kita tidak terisi lebih dari 14 jam. Secara otomatis asam lambung akan meningkat. Kopi sendiri merangsang pengeluaran asam lambung. Produksi asam lambung berlebih akan membuat kita merasa mual.
Makanan Pedas Dan Mengandung Banyak Merica
Makanan pedas selalu menggoda selera makan. Rasa pedas bisa meningkatkan nafsu makan kita. Apalagi setelah seharian berpuasa. Hati-hati mengkonsumsi makanan pedas karena makanan pedas dapat merusak dinding lambung. Karena dinding lambung juga sensitif terhadap pedas.
Permen Karet dan Gorengan
Asam lambung sangat berbahaya bagi tubuh kita. Permen dan gorengan bisa memicu keluarnya asam lambung. Maka hindari memakan permen dan gorengan saat berbuka puasa, Karena saat berpuasa perut sangat sensitif dan asam lambung mudah meningkat.
Itulah beberapa makanan serta minuman yang baiknya tidak dikonsumsi secara belebihan dan dihindari saat berpuasa.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/makanan-ini-sebaiknya-dihindari-saat-bulan-puasa-080000196.html
Makanan yang mengandung Keju dan Coklat Berlebih
Hmmm cheese cake dan berbagai makanan berbahan keju dan coklat memang menggoda. Setelah seharian berpuasa makanan manis sangat menggoda. Namun, sebaiknya hindari makanan ini atau jangan dikonsumsi berlebihan. Sebabnya, makanan tersebut sulit dicerna. Karena sulit dicerna maka lambung kita akan lambat untuk memprosesnya. Sehingga perut bisa menjadi kembung.
Kopi
Kopi mengandung kafein yang tinggi. Kafein pada kopi sangat tidak baik untuk lambung kita. Apalagi saat berpuasa lambung kita tidak terisi lebih dari 14 jam. Secara otomatis asam lambung akan meningkat. Kopi sendiri merangsang pengeluaran asam lambung. Produksi asam lambung berlebih akan membuat kita merasa mual.
Makanan Pedas Dan Mengandung Banyak Merica
Makanan pedas selalu menggoda selera makan. Rasa pedas bisa meningkatkan nafsu makan kita. Apalagi setelah seharian berpuasa. Hati-hati mengkonsumsi makanan pedas karena makanan pedas dapat merusak dinding lambung. Karena dinding lambung juga sensitif terhadap pedas.
Permen Karet dan Gorengan
Asam lambung sangat berbahaya bagi tubuh kita. Permen dan gorengan bisa memicu keluarnya asam lambung. Maka hindari memakan permen dan gorengan saat berbuka puasa, Karena saat berpuasa perut sangat sensitif dan asam lambung mudah meningkat.
Itulah beberapa makanan serta minuman yang baiknya tidak dikonsumsi secara belebihan dan dihindari saat berpuasa.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/makanan-ini-sebaiknya-dihindari-saat-bulan-puasa-080000196.html
Puasa, Buat Wajah makin Berkilau
Puasa memiliki makna yang luar biasa bagi seorang Inneke Koesherawati.
Selain belajar untuk menahan diri dari hal hal negatif, puasa juga membuat wajah artis cantik ini makin menarik.
"Puasa selain untuk beribadah, puasa juga memiliki arti positif untuk kecantikan lahiriah dan batiniah bagi wanita. Salah satunya adalah kulit wajah saya makin bersinar," aku Inneke yang kini selalu tampil berjilbab, saat di temui ghiboo.
Kulit wajah semakin bersinar, karena tubuh selama Ramadhan melakukan detoxifikasi. Dimana, Racun racun yang ada dalam tubuh dikeluarkan. Selain itu, selama Ramadhan kegiatan banyak difokuskan pada aktivitas yang religi, ini membuat tubuh sehat lahir batin dan inner beauty kita makin bersinar, tambahnya.
Dan selama Ramadhan ini, bintang sinetron religi ini malah ketambahan berat badan sebanyak 2 Kg.
Menurut salah satu Duta Kecantikan untuk kosmetik halal, Wardah, ia memang memilih untuk menambah porsi karbohodrat yang dikomsumsinya saat sahur dan berbuka.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/puasa-buat-wajah-makin-berkilau-050000231.html
Selain belajar untuk menahan diri dari hal hal negatif, puasa juga membuat wajah artis cantik ini makin menarik.
"Puasa selain untuk beribadah, puasa juga memiliki arti positif untuk kecantikan lahiriah dan batiniah bagi wanita. Salah satunya adalah kulit wajah saya makin bersinar," aku Inneke yang kini selalu tampil berjilbab, saat di temui ghiboo.
Kulit wajah semakin bersinar, karena tubuh selama Ramadhan melakukan detoxifikasi. Dimana, Racun racun yang ada dalam tubuh dikeluarkan. Selain itu, selama Ramadhan kegiatan banyak difokuskan pada aktivitas yang religi, ini membuat tubuh sehat lahir batin dan inner beauty kita makin bersinar, tambahnya.
Dan selama Ramadhan ini, bintang sinetron religi ini malah ketambahan berat badan sebanyak 2 Kg.
Menurut salah satu Duta Kecantikan untuk kosmetik halal, Wardah, ia memang memilih untuk menambah porsi karbohodrat yang dikomsumsinya saat sahur dan berbuka.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/puasa-buat-wajah-makin-berkilau-050000231.html
4 Hal di Bulan Ramadan yang Baik untuk Anda
Bulan Ramadan yang datang hanya satu tahun sekali memang membawa banyak
manfaat. Tak hanya manfaat karena berpuasa, tapi juga beberapa kegiatan
lainnya. Apa saja?
Puasa
Tak sedikit penelitian yang mengungkapkan manfaat berpuasa bagi metabolisme tubuh. Dengan berpuasa, sistem pencernaan tubuh yang biasanya bekerja berat dapat sedikit beristirahat. Menurunnya aktivitas pencernaan ini dapat memberi ruang pada tubuh untuk membersihkan diri dari racun-racun yang terakumulasi selama ini. Proses ini bisa membantu aktivitas perbaikan sel-sel tubuh yang rusak.
Jika dilakukan dengan benar, berpuasa bisa membantu membuang racun-racun pada tubuh, mengendalikan berat badan, dan membuat tubuh tetap awet muda. Karena itu sebaiknya perhatikan kandungan gizi Anda saat sahur dan berbuka. Hindari makanan yang digoreng, berlemak, dan terlalu manis dalam jumlah yang berlebihan.
Silaturahmi
Banyak yang memanfaatkan momen Ramadan untuk menjalin kembali silaturahmi yang terputus. Buka puasa bersama, berkumpul bersama teman dan keluarga merupakan kegiatan yang sering dilakukan pada bulan suci ini. Kegiatan ini ternyata memiliki efek yang luar biasa bagi kesehatan tubuh dan jiwa.
Penelitian yang dilakukan peneliti Universitas Harvard dan dipublikasikan pada Harvard Women's Health Watch menyatakan, orang yang memiliki hubungan baik dan hangat dengan keluarga atau teman terbukti memiliki lebih sedikit penyakit dan membuat hidup lebih sehat. Pertemanan atau persaudaraan yang baik bisa membantu seseorang melepaskan stres yang menyebabkan gangguan pada kekebalan tubuh dan risiko penyakit jantung yang disebabkan oleh stres.
Terkoneksi dengan baik secara sosial memang bisa meningkatkan kualitas hidup. Hal ini dibuktikan dalam studi terhadap 1500 orang berusia lanjut yang dilakukan oleh peneliti Australia dari Flinders University. Pada penelitian tersebut, orang-orang dengan teman yang banyak, umumnya memiliki harapan hidup lebih tinggi. Dukungan dan kehadiran teman mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan tingkat stres yang berbahaya untuk tubuh. Efek ini sangat bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan dan bahkan memperlambat penuaan dini. Jadi tak ada alasan untuk melewatkan acara silaturahmi pada saat Ramadan maupun Idul Fitri.
Memaafkan
Menjelang Ramadan atau pada saat hari raya Idul Fitri merupakan saatnya bermaaf-maafan. Memberi maaf memang sebaiknya tak hanya asal ucap di pesan singkat atau di mulut saja. Daripada hanya sekadar kata yang sia-sia, sebaiknya berilah maaf dengan tulus kepada orang yang Anda masih menyimpan dendam atau amarah.
Jika Anda bisa memaafkan dengan tulus, melepaskan semua dendam dan bersikap positif, banyak manfaat yang bisa didapat. Memaafkan seseorang dengan tulus dapat membuat hati lebih tenang. Efeknya, beban dan tekanan pada jantung pun berkurang. Setiap kita mengingat dendam atau marah, tekanan darah, detak jantung, dan beban jantung pun meningkat. Gejala seperti sulit tidur, mudah sakit kepala, sampai sakit-sakit tubuh yang dipicu karena stres pun umum terjadi. Karena itu, orang yang mudah memaafkan umumnya lebih sehat secara fisik maupun psikologis.
Hormon kortisol yang terbentuk saat marah atau dendam juga memberi efek buruk pada kekebalan tubuh. Meningkatnya hormon ini secara berlebih, dapat menyebabkan gangguan kognitif dan bisa merusak sel-sel penting pada otak. Dengan memaafkan secara tulus, kehidupan Anda menjadi lebih tenang dan menyenangkan. Efeknya, metabolisme tubuh bisa menjadi lebih baik dan sistem kekebalan tubuh pun semakin kuat. Mulai Ramadan ini, usahakan kata “maaf lahir dan batin” bukan lagi hanya sekadar ucapan di mulut atau pesan singkat saja.
Menahan amarah
Pada saat berpuasa, kita diminta menahan nafsu dan amarah. Nah ternyata menahan amarah memiliki banyak manfaat tak hanya secara psikologis tapi juga untuk kecantikan. Saat marah, otot-otot di wajah menjadi tegang dan kaku. Kebiasaan sering marah pada hal-hal kecil, seperti kemacetan di jalan, bersenggolan dengan orang di transportasi umum, atau bertengkar dengan pasangan bisa memicu keriput lebih cepat di wajah.
Peneliti dari University of Ohio bahkan membuktikan, amarah tak sekadar buruk untuk kondisi psikologis, tapi juga kesehatan kulit. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada the British journal Brain, Behaviour, & Immunity, terdapat 98 orang yang dibagi dalam dua kelompok.
Kelompok pertama diisi oleh orang-orang yang mudah marah dan kelompok kedua diisi oleh orang-orang yang lebih tenang. Hasilnya, penyembuhan luka dan perbaikan sel kulit pada kelompok orang-orang pemarah, empat kali lebih lama ketimbang orang-orang yang bisa mengendalikan emosi.
Menurut peneliti, tingginya hormon kortisol pada orang-orang pemarah menghambat produksi kolagen yang penting untuk peremajaan kulit. Kekurangan kolagen pada kulit bisa memperlambat penyembuhan luka dan memicu percepatan keriput pada kulit. Hiii!
Sumber : http://id.she.yahoo.com/4-hal-di-bulan-ramadan-yang-baik-untuk-anda--20120813.html
Puasa
Tak sedikit penelitian yang mengungkapkan manfaat berpuasa bagi metabolisme tubuh. Dengan berpuasa, sistem pencernaan tubuh yang biasanya bekerja berat dapat sedikit beristirahat. Menurunnya aktivitas pencernaan ini dapat memberi ruang pada tubuh untuk membersihkan diri dari racun-racun yang terakumulasi selama ini. Proses ini bisa membantu aktivitas perbaikan sel-sel tubuh yang rusak.
Jika dilakukan dengan benar, berpuasa bisa membantu membuang racun-racun pada tubuh, mengendalikan berat badan, dan membuat tubuh tetap awet muda. Karena itu sebaiknya perhatikan kandungan gizi Anda saat sahur dan berbuka. Hindari makanan yang digoreng, berlemak, dan terlalu manis dalam jumlah yang berlebihan.
Silaturahmi
Banyak yang memanfaatkan momen Ramadan untuk menjalin kembali silaturahmi yang terputus. Buka puasa bersama, berkumpul bersama teman dan keluarga merupakan kegiatan yang sering dilakukan pada bulan suci ini. Kegiatan ini ternyata memiliki efek yang luar biasa bagi kesehatan tubuh dan jiwa.
Penelitian yang dilakukan peneliti Universitas Harvard dan dipublikasikan pada Harvard Women's Health Watch menyatakan, orang yang memiliki hubungan baik dan hangat dengan keluarga atau teman terbukti memiliki lebih sedikit penyakit dan membuat hidup lebih sehat. Pertemanan atau persaudaraan yang baik bisa membantu seseorang melepaskan stres yang menyebabkan gangguan pada kekebalan tubuh dan risiko penyakit jantung yang disebabkan oleh stres.
Terkoneksi dengan baik secara sosial memang bisa meningkatkan kualitas hidup. Hal ini dibuktikan dalam studi terhadap 1500 orang berusia lanjut yang dilakukan oleh peneliti Australia dari Flinders University. Pada penelitian tersebut, orang-orang dengan teman yang banyak, umumnya memiliki harapan hidup lebih tinggi. Dukungan dan kehadiran teman mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan tingkat stres yang berbahaya untuk tubuh. Efek ini sangat bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan dan bahkan memperlambat penuaan dini. Jadi tak ada alasan untuk melewatkan acara silaturahmi pada saat Ramadan maupun Idul Fitri.
Memaafkan
Menjelang Ramadan atau pada saat hari raya Idul Fitri merupakan saatnya bermaaf-maafan. Memberi maaf memang sebaiknya tak hanya asal ucap di pesan singkat atau di mulut saja. Daripada hanya sekadar kata yang sia-sia, sebaiknya berilah maaf dengan tulus kepada orang yang Anda masih menyimpan dendam atau amarah.
Jika Anda bisa memaafkan dengan tulus, melepaskan semua dendam dan bersikap positif, banyak manfaat yang bisa didapat. Memaafkan seseorang dengan tulus dapat membuat hati lebih tenang. Efeknya, beban dan tekanan pada jantung pun berkurang. Setiap kita mengingat dendam atau marah, tekanan darah, detak jantung, dan beban jantung pun meningkat. Gejala seperti sulit tidur, mudah sakit kepala, sampai sakit-sakit tubuh yang dipicu karena stres pun umum terjadi. Karena itu, orang yang mudah memaafkan umumnya lebih sehat secara fisik maupun psikologis.
Hormon kortisol yang terbentuk saat marah atau dendam juga memberi efek buruk pada kekebalan tubuh. Meningkatnya hormon ini secara berlebih, dapat menyebabkan gangguan kognitif dan bisa merusak sel-sel penting pada otak. Dengan memaafkan secara tulus, kehidupan Anda menjadi lebih tenang dan menyenangkan. Efeknya, metabolisme tubuh bisa menjadi lebih baik dan sistem kekebalan tubuh pun semakin kuat. Mulai Ramadan ini, usahakan kata “maaf lahir dan batin” bukan lagi hanya sekadar ucapan di mulut atau pesan singkat saja.
Menahan amarah
Pada saat berpuasa, kita diminta menahan nafsu dan amarah. Nah ternyata menahan amarah memiliki banyak manfaat tak hanya secara psikologis tapi juga untuk kecantikan. Saat marah, otot-otot di wajah menjadi tegang dan kaku. Kebiasaan sering marah pada hal-hal kecil, seperti kemacetan di jalan, bersenggolan dengan orang di transportasi umum, atau bertengkar dengan pasangan bisa memicu keriput lebih cepat di wajah.
Peneliti dari University of Ohio bahkan membuktikan, amarah tak sekadar buruk untuk kondisi psikologis, tapi juga kesehatan kulit. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada the British journal Brain, Behaviour, & Immunity, terdapat 98 orang yang dibagi dalam dua kelompok.
Kelompok pertama diisi oleh orang-orang yang mudah marah dan kelompok kedua diisi oleh orang-orang yang lebih tenang. Hasilnya, penyembuhan luka dan perbaikan sel kulit pada kelompok orang-orang pemarah, empat kali lebih lama ketimbang orang-orang yang bisa mengendalikan emosi.
Menurut peneliti, tingginya hormon kortisol pada orang-orang pemarah menghambat produksi kolagen yang penting untuk peremajaan kulit. Kekurangan kolagen pada kulit bisa memperlambat penyembuhan luka dan memicu percepatan keriput pada kulit. Hiii!
Sumber : http://id.she.yahoo.com/4-hal-di-bulan-ramadan-yang-baik-untuk-anda--20120813.html
Manfaat Berpuasa Dua Kali Dalam Seminggu
Setiap beberapa bulan, sebuah mode diet terbaru muncul; diet Atkins,
diet sup kubis, diet makanan bayi, diet Hollywood. Pola makan tersebut
mungkin bisa berhasil untuk sebagian orang, namun sering ada
kekhawatiran mengenai kesehatan jangka panjang bila dilakukan terlalu
lama.
Para pendukung diet terbaru menyatakan, diet yang mereka terapkan tidak hanya membantu kesehatan tapi juga menurunkan berat badan. Puasa selang-seling, dengan ketentuan orang yang melakukan diet tidak memakan beberapa jenis makanan pada hari tertentu, telah digembar-gemborkan oleh sebagian orang sebagai penemuan ilmiah yang menakjubkan.
Mereka yang melakukannya menyatakan, diet tersebut dapat menurukan berat badan, membuat panjang umur dan bahkan dapat mencegah demensia (penurunan fungsi kerja tubuh).
Tentu saja, puasa pada umumnya dilakukan oleh mereka yang meyakininya, National Health Service (NHS) menyarankan orang-orang yang berdiet untuk tidak melewatkan makan. Jadi bagaimana cara kerja puasa tersebut?
Keuntungan puasa
Inilah teorinya. Tubuh kita memiliki hormon pertumbuhan yang dikenal sebagai IGF-1, yang membantu proses tumbuh-kembang ketika kita masih kecil. Namun, saat telah dewasa hormon tersebut menyebabkan penuaan, sementara jika pertumbuhannya melewati batas dapat menyebabkan kanker, diabetes serta penyakit lainnya.
Berpuasa menurunkan tingkat IGF-1, yang dipercaya oleh sebagian ilmuwan memperlambat pertumbuhan sel-sel baru dan mendorong tubuh Anda untuk memperbaiki sel-sel yang telah ada. Puasa juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan.
Penelitian yang dilakukan oleh Baltimore National Institute on Aging menyatakan bahwa puasa sekali atau dua kali dalam sepekan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Sejumlah percobaan yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan, puasa dapat meningkatkan harapan hidup sampai 50 persen. Beberapa orang berpikir bahwa manusia juga bisa mendapat manfaat yang sama dan muncul ketertarikan terhadap pola-pola puasa.
Diet 5:2
Ada sebuah puasa yang saat ini tengah populer. Diet 5:2, yakni puasa dua hari dalam waktu berbeda sepekan. Pada saat berpuasa pria dapat mengonsumsi 600 kalori dan wanita hanya 500 kalori.
Mereka yang melakukan diet dapat memilih untuk mengonsumsi makanan sekaligus, atau memakannya secara bertahap selama satu hari. Motode itu diperkenalkan lewat program BBC Horizon, “Eat, Fast and Live Longer,” saat reporter mencoba sejumlah teknik puasa yang berbeda.
Dia juga menulis pengalamannya dan keuntungan yang bisa didapatkannya. Berikut ini pengalaman tiga orang yang telah mencoba diet 5:2.
Lalu kenapa kita tidak mulai mengamalkan puasa senin dan kamis setelah Ramadhan tahun ini???
Sumber : http://id.she.yahoo.com/manfaat-berpuasa-dua-kali-dalam-seminggu.html
Para pendukung diet terbaru menyatakan, diet yang mereka terapkan tidak hanya membantu kesehatan tapi juga menurunkan berat badan. Puasa selang-seling, dengan ketentuan orang yang melakukan diet tidak memakan beberapa jenis makanan pada hari tertentu, telah digembar-gemborkan oleh sebagian orang sebagai penemuan ilmiah yang menakjubkan.
Mereka yang melakukannya menyatakan, diet tersebut dapat menurukan berat badan, membuat panjang umur dan bahkan dapat mencegah demensia (penurunan fungsi kerja tubuh).
Tentu saja, puasa pada umumnya dilakukan oleh mereka yang meyakininya, National Health Service (NHS) menyarankan orang-orang yang berdiet untuk tidak melewatkan makan. Jadi bagaimana cara kerja puasa tersebut?
Keuntungan puasa
Inilah teorinya. Tubuh kita memiliki hormon pertumbuhan yang dikenal sebagai IGF-1, yang membantu proses tumbuh-kembang ketika kita masih kecil. Namun, saat telah dewasa hormon tersebut menyebabkan penuaan, sementara jika pertumbuhannya melewati batas dapat menyebabkan kanker, diabetes serta penyakit lainnya.
Berpuasa menurunkan tingkat IGF-1, yang dipercaya oleh sebagian ilmuwan memperlambat pertumbuhan sel-sel baru dan mendorong tubuh Anda untuk memperbaiki sel-sel yang telah ada. Puasa juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan.
Penelitian yang dilakukan oleh Baltimore National Institute on Aging menyatakan bahwa puasa sekali atau dua kali dalam sepekan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Sejumlah percobaan yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan, puasa dapat meningkatkan harapan hidup sampai 50 persen. Beberapa orang berpikir bahwa manusia juga bisa mendapat manfaat yang sama dan muncul ketertarikan terhadap pola-pola puasa.
Diet 5:2
Ada sebuah puasa yang saat ini tengah populer. Diet 5:2, yakni puasa dua hari dalam waktu berbeda sepekan. Pada saat berpuasa pria dapat mengonsumsi 600 kalori dan wanita hanya 500 kalori.
Mereka yang melakukan diet dapat memilih untuk mengonsumsi makanan sekaligus, atau memakannya secara bertahap selama satu hari. Motode itu diperkenalkan lewat program BBC Horizon, “Eat, Fast and Live Longer,” saat reporter mencoba sejumlah teknik puasa yang berbeda.
Dia juga menulis pengalamannya dan keuntungan yang bisa didapatkannya. Berikut ini pengalaman tiga orang yang telah mencoba diet 5:2.
Lalu kenapa kita tidak mulai mengamalkan puasa senin dan kamis setelah Ramadhan tahun ini???
Sumber : http://id.she.yahoo.com/manfaat-berpuasa-dua-kali-dalam-seminggu.html
Puasa, Cara Ampuh Memangkas Perut Buncit
Perut buncit tak hanya mengganggu penampilan. Berbagai
peneltian ilmiah membuktikan lingkar perut atau lingkar pinggang
terkait erat dengan dengan peningkatan risiko terjadinya diabetes tipe
2, dislipidemia , hipertensi dan penyakit kardiovaskular (jantung).
Apakah perut kita tergolong buncit atau tidak? Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Pramono mengingatkan sudah saatnya kita tak menyepelekan perubahan bentuk pada perut kita. Jika tidak dilakukan maka akan sangat membahayakan kesehatan.
Bagaimana caranya mendeteksi masih normal atau sudah buncitkah perut kita? Yuk simak tulisan Pramono yang dikutip Tribunnews.com dari grup Gerakan Sadar Gizi.
"Mulai sekarang perhatikan, jika panjang lingkar pinggang Anda di bagi panjang lingkar pinggul nilainya lebih atau sama dengan (satu) bagi laki-laki dan sama atau lebih besar dari 0.8 pada perempuan, ini tandanya harus sesegeranya mengikuti gerakan turunkan lingkar perut," kata Pramono.
Pramono juga mengingatkan ajaran Islam telah lama mengingatkan melalui Rasulullah pentingnya menjaga perut "Perut itu adalah rumah segala penyakit, dan membatasi atau menjaga makan adalah awal dari pengobatan, sedangkan permulaan segala penyakit adalah mengisi perut berlebih-lebihan.
Ulama Besar Al-Gazali mempertegas bahaya tidak menjaga perut "Bahwa keadaan kenyang mengajak kepada bergeloranya syahwat-syahwat yang rendah dan menggerakkan berbagai penyakit di dalam tubuh".
Nah, saat berpuasa merupakan waktu yang sangat tepat untuk memangkas lingkar perut terutama bagi yang mempunyai perut buncit.
"Selain dari sisi penampilan agar lebih baik yang lebih penting karena perut adalah Rumah Penyakit maka semakin kecil perut kita semakin sedikit penyakit yang mungkin akan bersarang di tubuh kita," tulis Pramono.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/puasa-cara-ampuh-memangkas-perut-buncit-011812715.html
Apakah perut kita tergolong buncit atau tidak? Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Pramono mengingatkan sudah saatnya kita tak menyepelekan perubahan bentuk pada perut kita. Jika tidak dilakukan maka akan sangat membahayakan kesehatan.
Bagaimana caranya mendeteksi masih normal atau sudah buncitkah perut kita? Yuk simak tulisan Pramono yang dikutip Tribunnews.com dari grup Gerakan Sadar Gizi.
"Mulai sekarang perhatikan, jika panjang lingkar pinggang Anda di bagi panjang lingkar pinggul nilainya lebih atau sama dengan (satu) bagi laki-laki dan sama atau lebih besar dari 0.8 pada perempuan, ini tandanya harus sesegeranya mengikuti gerakan turunkan lingkar perut," kata Pramono.
Pramono juga mengingatkan ajaran Islam telah lama mengingatkan melalui Rasulullah pentingnya menjaga perut "Perut itu adalah rumah segala penyakit, dan membatasi atau menjaga makan adalah awal dari pengobatan, sedangkan permulaan segala penyakit adalah mengisi perut berlebih-lebihan.
Ulama Besar Al-Gazali mempertegas bahaya tidak menjaga perut "Bahwa keadaan kenyang mengajak kepada bergeloranya syahwat-syahwat yang rendah dan menggerakkan berbagai penyakit di dalam tubuh".
Nah, saat berpuasa merupakan waktu yang sangat tepat untuk memangkas lingkar perut terutama bagi yang mempunyai perut buncit.
"Selain dari sisi penampilan agar lebih baik yang lebih penting karena perut adalah Rumah Penyakit maka semakin kecil perut kita semakin sedikit penyakit yang mungkin akan bersarang di tubuh kita," tulis Pramono.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/puasa-cara-ampuh-memangkas-perut-buncit-011812715.html
Puasa Bisa Bebaskan Orang dari Sakit Jantung
Tidak bisa dipungkiri, meski pun berat bagi sebagian
orang, kewajiban berpuasa ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan
bagi siapa pun yang menjalankannya.
Saat berpuasa, metabolisme tubuh akan mengalami perubahan. Termasuk perubahan signifikan kadar kolesterol dalam tubuh yang cenderung mengalami penurunan. Ini menjadi fakta yang menguntungkan sekaligus menggembirakan, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung.
Seperti kita ketahui bahwa kadar kolesterol dan gula yang tinggi dalam darah dapat memicu penyakit jantung. Dengan berpuasa, seseorang berpeluang lebih besar menurunkan kadar kolesterol dan gula yang terlalu tinggi dalam darah.
Dr. Benjamin D. Horne, PhD, MPH selaku ketua peneliti menyatakan, “Penemuan baru ini menunjukkan bahwa penemuan-penemuan sebelumnya bukanlah suatu kebetulan,” seperti dikutip theNews.
Menurut Benjamin, penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian terbesar di dunia, terutama di Amerika. Informasi dari pasien-pasien penyakit jantung yang datang ke klinik menunjukkan perkembangan positif ketika mereka berpuasa.
Studi mencatat, dari keseluruhan kadar kolesterol pasien selama berpuasa, kolesterol baik (HDL) jumlahnya meningkat 14 persen. Sedangkan, kadar kolesterol jahat (LDL) hanya meningkat sebesar 6 persen.
“Angka tersebut cukup mengejutkan kami. Ini menunjukkan bahwa puasa bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular,” tambah Benjamin. (dan)
Sumber : http://id.she.yahoo.com/studi-puasa-bisa-bebaskan-orang-dari-sakit-jantung-000038535.html
Cara Efektif Mendisiplinkan Anak
Sebuah penelitian oleh University of Manitoba, Winnepeg, Kanada,
mengungkap menertibkan dan mendisiplan dengan hukuman fisik berpotensi
menyebabkan gangguan kesehatan saat mereka dewasa nanti.
Nah, tentunya Anda tidak ingin ini menimpa buah hati Anda. Ada cara
lain untuk disiplin anak mereka salah satunya melalui pendekatan verbal.
Simak kiat-kiat mendisiplinkan buah hati dengan efektif dari buku
"Parenting in 3-D" karya Fran Walfish seperti yang TRIBUNnews.com kutip
dari Medical Daily.com.
1. Berpikir Sebelum Bertindak
Anak cenderung merefleksikan perasaan lewat aksi dan tak mendengarkan Anda. Sementara ini memicu Anda untuk meninggikan suara. Jangan terpancing dulu. Ada baiknya Anda menarik nafas dalam dan berpikir sebelum bertindak
Anak cenderung merefleksikan perasaan lewat aksi dan tak mendengarkan Anda. Sementara ini memicu Anda untuk meninggikan suara. Jangan terpancing dulu. Ada baiknya Anda menarik nafas dalam dan berpikir sebelum bertindak
"Pahami jika anak Anda sedang benar-benar marah. Katakan dengan
hangat dan rendah hati, 'Ibu tahu kamu sedang marah. Ibu ingin mendengar
semuanya. Katakan kepada ibu kenapa kamu marah'," ujar Fran.
Membuka dialog dengan suasana yang tenang memudahkan mereka terbuka dan menceritakan perasaan mereka.
2. Ajak Buah Hati Curahkan Perasaan
Saat Anda mengetahui persaan anak Anda, mereka akan lebih cenderung mendengarkan Anda.Mereka ingin memastikan ayah dan ibu mengetahui perasaan mereka, terlebih perasaan yang tak dapat diungkapkan secara verbal.Mereka cenderung menggunakan aksi ketimbang kata-kata untuk menarik perhatian orang tua mereka.
Saat Anda mengetahui persaan anak Anda, mereka akan lebih cenderung mendengarkan Anda.Mereka ingin memastikan ayah dan ibu mengetahui perasaan mereka, terlebih perasaan yang tak dapat diungkapkan secara verbal.Mereka cenderung menggunakan aksi ketimbang kata-kata untuk menarik perhatian orang tua mereka.
"Kuncinya adalah mengatakannya dengan empati sehingga mereka tahu Anda mengerti perasaan mereka," kata Fran.
3 Buat Batasan
Supaya Anak Anda lebih mematuhi permintaan Anda dengan efektif,
sebaiknya bantu mereka mengerjakannya. Fran mencontohkan anak yang
"ogah-ogahan" mandi.
Giring mereka ke kamar mandi lalu bantu mereka bersiap.
Dengan agak "memaksa" akan membantu memastikan mereka mendengarkan
perkataan Anda. Buang jauh-jauh amarah Anda dan jangan mudah terpancing.
4. Ajari Buah Hati Kendalikan Emosi
Fran juga menyarankan ada baiknya orang tua mengendalikan amarah saat permintaan mereka tak terpenuhi.
Fran juga menyarankan ada baiknya orang tua mengendalikan amarah saat permintaan mereka tak terpenuhi.
"Ajari dengan membiarkan mereka merasakan kekecewaannya," kata Fran.
Langganan:
Postingan (Atom)
Kategori Tulisan
Anak
(21)
Ceramah
(25)
Doaku
(3)
Gallery
(68)
Hadits
(20)
Herbal
(3)
Hikmah
(258)
I'tikaf
(5)
Idul Fitri
(27)
Inspirasi
(149)
Jualan
(3)
Kesehatan
(43)
Keuangan
(12)
Kisahnyata
(43)
Kultum
(147)
Lailatul Qadar
(2)
Lain-lain
(49)
management
(4)
Nisa'
(1)
ODOJ
(2)
Progress
(54)
prowakaf
(2)
Puasa
(182)
Quran
(17)
Qurban
(40)
Ramadhan
(322)
Renungan
(17)
Rumahkreatif
(6)
Rumahpintar
(8)
Rumahtahfidz
(18)
Rumahyatim
(6)
Sedekah
(47)
Share
(104)
Syawal
(5)
Tanya jawab
(2)
Tarawih
(4)
Tarbiyah
(166)
Umroh
(19)
Wakaf
(8)
Yatim
(7)
Zakat
(22)
Sering dibaca
- Obat Kanker yang 10.000X Lebih Kuat dari KemoTerapi
- Daftar Tempat Makan Di Madiun
- Apa Arti Kata "Dancuk"...
- Kisah Nyata : Hati-hati Ajarkan Motor-Mobil Pada Anak di Bawah Umur
- Sahabat Kita Yang Baik Akan Menolong Kita Di Akhirat
- 10 Amal yang Pahalanya Takkan Pernah Putus
- Kepada Donatur : Kisah Nyata - Kesalahan Kecil yang Dahsyat Akibatnya
- Kadal dan Sedekah
- Kepada Donatur : Mengintip Akheratmu Dengan Melihat Kehidupan Duniamu
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!

FACEBOOK klik
TWITTER klik
WHATSAPP : 