Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 24 Maret 2013

Anak TK aja senang Berbagi...



Kebiasaan berbagi dengan sesama, memang harus ditanamkan sejak dini, sejak usia TK atau bahkan PAUD, agar anak-anak belajar dan mengerti berbagi itu membawa kebahagiaan.bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk saudara - saudara kita yang kekurangan . seperti dari TK Al-Irsyad Madiun   
Tepatnya tanggal 29 Januari kemaren LMI Bekerja sama dengan  Al-Irsyad , menyerahkan bantuan kepada 10 anak tahfidz, 29 yatim dan 20 dhuafa ( Lansia). Acara dilaksanakan di Pondok Tahfidz Umul Qur’an . Jl.Salak barat II Gg.VII. Acarapun berlangsung singkat. Setelah sambutan dari kepalla sekolah, dari pihak LMI dan penyerahan secara simbolis kepada anak yatim dan mustahik yang hadir waktu itu. Acara yang dihadiri sekitar 30 anggota TK Al-Irsyad yang  terdiri dari perwakilan guru dan siswa-siwanya. anak -anak kecil yang menggemaskan rasa ikhlas berbagi terpancar dari wajah mungil mereka, walau belum mengerti keikhlasan sesungguhnya, terlihat mereka sangat senang menyerahkan amplop yang berisi santunan. :)
Alhamdulillah terimakasih TK Al-Irsyad semoga amal adek-adek  serta guru-guru TK Al-Irsyad diterima Alloh SWT, dan Membawa barokah bagi  keluarga masing-mising.Aamiin.

Sabtu, 23 Maret 2013

Menebar Rahmat bersama LMI

I Madiun bergerak di bidang da'wah... menerima dan menyalurkan zakat, infaq, shodaqoh, wakaf, dan menyalurkannya sesuai dengansyari'ah Insya'Allah...
d
dii antara beberapa program LMI yang bergerak dalam bidang da'wah adalah :  
     Kegiatan majelis Ta’lim
Seiring perkembangan zaman seperti sekarang ini, harus diimbangi dengan ilmu dan pemahaman tentang agama, jika tidak moral dan akhlaq akan semakin terkikis. LMI memfasilitasi dengan diadakannya kajian-kajian di majelis ta’lim. Sudah ada 24 majelis ta’lim binaan LMI. Untuk evaluasi dan penyeragaman materi dakwah, beberapa waktu yang lalu diadakan rapat koordinasiantar pengurus majelis ta’lim.
2.       Kajian Tafsir
Insya Allah mulai bulan maret 2013 akan ada kajian tafsir yang diadakan di pondok tahfidz “Ummul Qur’an” Jl. Salak II Barat GG VII . Kajian ini diadakan untuk menindaklanjuti  permintaan donatur yang tidak bisa datang pada kajian tafsir yang diadakan di Masjid Baiturrohman Jl Semangka tiap hari senin 2 pekan sekali. Yang akan dibimbing dengan ustadz dari LMI.
3.       BBQ (Belajar Baca Al Qur’an)
Pendidikan belajar membaca Al Qur’an saat ini sangat diminati oleh masyrakat. Terlihat dari banyaknya peminat privat BBQ (Belajar baca A Qur’an). Mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, bahkan ibu-ibu/bapak-bapak yang sudah sepuh. Hal ini menunjukkkan bahwa pemahaman dan kemauan masyarakat untuk lebih mendalami islam khususnya membaca  Al Qur’an sudah sangat baik. Sejauh ini TPAD juga menunjukkan kenaikan, ada 16 TPAD yang ustadz dan ustadzahnya di bina langsung oleh ustadz Syaiful.
4.       Beasiswa penghafal Al Qur’an
Beasiswa penghafal Al Qur’an rutin diberikan kepada 3 santri tahfidz di Rumah Qur’an An Nadwah Jaktim. 2 santri dari magetan (Nia & Habibah) dan 1 santri dari madiun (Wafa’ Maziyya) yang hafalan Qur’annya sudah sampai juz 7. Semoga 2 teman yang lain juga bisa cepat terselesaikan dan mereka bisa membantu LMI dalam mengelola rumah tahfidz. 
5.       Kafalah guru dan Da’i
Untuk membantu mensejahterakan para penggerak dakwah,Khususnya bagi para dai dan guru. LMI memberikan kafalah tiap bulannya kepada beliau. Penerima kafalah dai dan guru antara lain MIT Bakti Ibu, MI Al Hidayah, TPA Robbani Banjarsari, TPA Al Lu’aimi Kresek, dan tak ketinggalan untuk ustadz tahfidz di Ponorogo.
6.       Kegiatan pondok Tahfidz
Seperti anak sebaya mereka, santri tahfidz selain mengafal, mereka juga bermain, sekolah,dan bercanda dengan temen-teman mereka. Satu waktu mereka juga diajari untuk membuat kerajinan tangan/handycraft. Kegiatan ini merupakan penyegaran bagi mereka yang kesehariannyasudah disibukkan dengan kegiatan menghafal. 

Sepeda Untuk Reno

Dengan pakaian yang masih sama dengan yang ia kenakan saat pertama kali berkunjung ke LMI. Reno datang dengan di damping ayahnya. Remaja 15 tahun ini sengaja diundang ke kantor berkaitan dengan permohonan yang diajukan beberapa waktu yang lalu. Reno, begitu dia kerap dipanggil. Ia mengaku sudah tak lagi “menikmati bangku sekolah lagi”. Salah satu penyebabnya adalah ekonomi keluarganya yang serba pas-pasan inilah memicu reno untuk berhenti sekolah.

Faktor penyebab yang lain adalah kendaraan. Betapa tidak? Dia hanya memiliki 1 sepeda yang tiap harinya digunakan untuk sekolah adiknya. Sulung dari 2 bersaudara ini terpaksa harus mengalah dengan adiknya. Konsekuensinya dia harus berjalan kaki untuk perjalanan pulang dan pergi ke sekolahnya. Dengan semangat yang masih berapi api, 2 bulan ia jalani dengan pergi kesekolah berjalan kaki. Padahal jarak rumah dengan seolahnya cukup jauh. SMP terbuka, yah disinilah ia bersekolah dan Desa Bantengan tempat ia tinggal.

Awalnya reno masih bertahan, akan tetapi suatu ketika semangatnya menurun dan sejak saat itu ia tidak lagi bersekolah. Orang tua reno juga menyayangkan hal itu, tapi bagaimana lagi? Mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain pasrah pada garis yang sudah ditentukan Allah SWT. Mereka merasa belum bisa menjadi orang tua yang baik. Mereka belum bisa memenuhi kebutuhan anaknya. Bahkan hanya untuk membeli sepeda bekas saja mereka tidak mampu. Apa yang bisa diharapkan dari pekerjaan sebagai kuli bangunan? Yang penghasilannyapun hanya cukup untuk makan sehari-hari dan biaya sekolah adiknya. Astagfirullah… masih banyak saudara-saudara kita diluar sana yang masih membutuhkan uluran tangan kita.

Guratan dan garis wajah ayah reno yang terlihat begitu banyak menanggung beban hidup. Di usia yang sudah menginjak 50 th beliau masih bekerja berat sebagai kuli untuk menunaikan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Badan hitam dan kurus kering , tidak beliau hiraukan. Yang terpenting dapur dirumah masih tetap mengepul. Kondisi ini makin membuat reno tidak peduli akan pendidikannya. Sampai akhirnya ada tetangga yang baik hati memperkenalkan reno pada LMI. Ada secercah harapan  dalam angan-angan reno.

Alhamdulillah, akhirnya sekarang reno bisa bersekolah lagi. Sebuah sepeda diberikan kepada reno jum,at 22 februari 2013 lalu untuk ia pergi ke sekolah. Senyum syukur tampak saat ia menerima sepeda tersebut. Seperti anak asuh LMI yang lain, reno pun rajin datang kepondok tahfidz untuk mengikuti pembinaan setiap minggunya. Semoga sepeda mungil ini membawa manfaat serta berkah bagimu reno…

Alhamdulillah,.Terima kasih kami haturkan pada para dermawan yang sungguh peduli dengan kehidupan anak-anak yang hampir putus sekolah seperti halnya reno. Peristiwa reno ini bisa menjadikan semangat bagi pelajar lain serta yang masih memiliki segalanya betapa pentingnya pendidikan bagi putra dan putri kita. 

Mualaf Cilik dari Timor Timur

Kali ini kami mengangkat sebuah kisah dari saudara kita, saudara seiman kita. Sebut saja devi, si kecil yang berasal dari timor timur. Di sini (Madiun) devi diasuh dan tinggal di panti asuhan. Berawal dari P’Qodir warga dari timor-timur juga yang membujuk orang tua devi agar memberikan ijin devi untuk dibawa ke jawa, karena memang kondisi ekonomi disana kurang baik. 
Tahun 2011 devi dibawa kejawa tepatnya di madiun oleh salah seorang yang mengabdikan dirinya untuk sosial yaitu mengurus anak-anak seperti halnya devi (nama samaran). Sedangkan orang tuanya sendiri sekarang melalui program transmigrasi dari pemerintah, beliau bekerja dan menetap di Sulawesi tepatnya di manguju. Di Madiun devi tinggal di panti asuhan dan bersekolah seperti anak-anak kebanyakan. 
Devi harus bersabar dengan kejadian yang baru-baru ini ia alami. Devi merupakan anak ke-3 dari 5 bersaudara ini sering mengeluh kesakitan pada bagian perut. Penyakit yang sudah lama ia rasakan ini, awalnya hanya diperiksakan ke puskesmas terdekat. Sakit yang semakin lama semakin parah, membuat pak qodir (selaku wali devi di madiun) harus segera membawa devi ke rumah sakit. 
Devi ahkhirnya mendapat perawatan dan opname untuk beberapa hari. Operasi harus dilaksanakan agar devi bisa pulih seperti sedia kala. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Ketika diperbolehkan untuk pulang, P’Qodir (wali) dari devi kebingungan dengan tagihan biaya rumah sakit yang membengkak. 
Alhamdulillah salah seorang dokter yang dermawan membantu meringankan biaya berobat devi. Dengan dana pinjaman, P’Qodir melunasi sisa tangguhan biaya rumah sakit. Dari pihak panti asuhan sudah lepas tangan dengan biaya kesehatan dewi. Kondisi seperti ini semakin membuat P’Qodir kalang kabut. Dengan pekerjaan P’Qodir yang hanya pegawai honorer yang gajinya pun tak seberapa. Beliau sudah berusaha meminta bantuan kepada Lembaga-lembaga sosial, tapi hasilnya pun tak cukup untuk melunasi tangguhan hutang-hutangnya. 
Alhamdulillah ada salah seorang donatur  yang memperkenalkan beliau pada LMI. Sejumlah antuan dana diberikan untuk membantu melunasi tangguhan pembayaran operasi devi. Alhamdulillah.. luapan rasa  syukur dan terima kasih beliau haturkan atas bantuan dan kepedulian LMI kepada devi,,mualaf cilik dari timor-timur. 

Rumah Baru untuk Mbok Mirah


Masih ingatkah pembaca yang budiman dengan sosok mbok mirah lansia pencari rosok yang pernah diceritakan di bulletin edisi bulan juli 2012? Lansia yang sudah renta yang seharusnya menikmati masa tuanya di rumah dengan cucu dan keluarganya, tapi yang terjadi justru kebalikannya. Dia masih harus mengais rezeki dengan cara mengumpulkan rosok yang selanjutnya dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mbok mirah yang tinggal di desa wayut, setiap hari harus wira-wiri dari wayut ke madiun demi mengumpulkan  sekantung rosok. Terlebih lagi cuaca yang tidak mendukung seperti saat ini, lebih sering hujan membuat rosok-rosok mbok mirah basah dan tidak laku terjual. Yang lebih parahnya lagi rumah yang beliau tempati pun ikut banjir jika hujan. Maklum rumah yang masih berdinding kulit bambu “gedheg” yang sudah terlihat usang.

Atas dasar kondisi inilah LMI tergerak untuk merenovasi rumah mbok mirah. Alhamdulillah, rumah yang beliau tempati sekarang sudah jauuh lebih baik daripada 1 bulan yang lalu. Proses pembangunan & renovasi yang hanya berjalan 1 minggu ini Alhamdulillah bejalan lancar. Program bedah rumah dari LMI telah merubah dan merenovasi rumah mbok mirah. Dulu kalanya masih berdinding “gedheg” dan ketika hujan, air hujan tergenang di dalam rumah, Alhamdulillah kini tak seperti itu lagi keadaannya.

Rasa syukur & ucapan terima kasih terdalam terucap oleh simbah kala tim LMI berkunjung kerumah beliau. Di dalam kesederhanaan dan segala keterbatasan, beliau masih sempat memberikan nasehat-nasehatnya pada saya. Harapan kami, semoga segalanya dari LMI membawa manfaat serta keberkahan bagimu simbah…

Lelaki Renta Pencari Rosok

Seperti yang dituliskan dalam kita suci Al Qur'an, Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu di dunia ini berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, laki-laki & perempuan, kaya & miskin, hidup & mati, susah & senang, ada sehat pun juga ada yang sakit. Secuil kisah tentang saudara kita yang kerap disapa mbah wiyono. Beliau salah seorang mustahiq LMI yang masih diberikan amanah oleh Allah untuk menjadi tulang punggung keluarga. Dalam usia beliau yang sudah lebih dari 70th beliau masih giat & semangat untuk mengais rizki Allah SWT.

Siapa yang tak iba melihat lelaki tua yang masih mencari rosok dengan menuntun sepeda kecilnya. Yah.. sepeda kecil yang sudah usang dan berkarat. Sepeda itu yang selalu menemani beliau mencari sesuap nasi. Tanpa rasa sungkan dan malu beliau bercerita kepada tim LMI tentang pekerjaan yang dilakoninya sekarang. Beliau berkeliling mencari rosok dengan sepeda tuanya itu dari pagi hingga dhuhur menjelang. Tak jarang ada dermawan yang memberi beliau uang atau hanya sekedar makanan. “Mungkin mereka merasa kasihan melihat saya, kemudian bersedekah kepada saya. Tidak ada pekerjaan lain mbak, siapa yang mau menerima orang tua seperti saya ini yang sudah tidak layak lagi bekerja” tutur mbah wiyono.

Subhanallah..Maha suci Allah..Dzat yang Maha pemberi rizqi dari jalan yang tidak disangka-sangka. Maka janganlah berputus asa, karena rahmat Allah SWT sangatlah luas. Sehingga walau dalam keterbatasan, beliau tetap mampu memberi nafkah pada istrinya dari hasil mengumpulkan barang- barang yang mungkin bagi kita tak lagi berguna

Ditengah himpitan Ekonomi dan kondisi fisiknya yang semakin termakan usia, beliau masih dipercaya Allah untuk merawat istrinya yang menderita katarak. Penyakit ini membuat istri mbah wiyono sulit untukmelihat dengan jelas. Beliau mengaku sudah pernah dilakukan operasi, tapi takdir Allah mata satunya pun juga terkena katarak. Terlihat begitu besar rasa sayang mbah wiyono kepada sang istri, dengan mata sedikit berkaca-kaca beliau mengharapkan bantuan dari LMI untuk operasi istrinya. Sebuah Ladang Amal bagi kita semua, mari berlomba-lomba dalam kebaikan..Semoga kesulitan beliau bisa segera teratasi dan dimudahkan segala urusanya oleh Allah SWT. Amin.

Membuat Keset Untuk Tetap Hidup

Awalnya hanya untuk mengisi waktu, tapi lama-lama jadi sumber penghidupan. Dulunya bu lastri bekerja di sablon. Suatu saat atas usul kakaknya, beliau coba-coba mengisi waktu dengan membuat keset dari kain perca (kain sisa). Ketrampilan ini ia tularkan pula kepada putri-putrinya. Sedikit cerita, beliau sudah ditinggal kepala keluarga menghadap Sang Kholik dengan diamanahi 4 orang anak. Yah,..4 orang anak dan salah satunya adalah rini (alumni anak asuh LMI). Rini sangat terampil membuat keset. Sampai pernah satu saat LMI mengajak rini untuk mengajarkan ketrampilan yang ia miliki kepada anak asuh LMI yang lain melaui kursus handycraft. Tak jarang pula rini diundang kesekolah untuk mengadakan pelatihan ketrampilan.

Bu lastri beruntung mempunyai putri yang bisa menguasai ketrampilan yang sama. Dengan pekerjaan yang sudah sejak 2010 ia lakoni, bu lastri mengaku senang. Karena paling tidak ia bisa mengasuh anak-anaknya dan mengerjakan tanggung jawabnya sebagai ibu sembari membuat keset. Beliau mengaku bisa memproduksi 2 keset ukuran besar atau 4 keset berukuran kecil. Bahan dasar keset itu sendiri adalah karung goni dan kain perca, cukup simple tapi juga cukup sulit mendapatkannya. Bu lastri mengaku kain perca itu ia peroleh dari membeli yang harga per kg Rp. 3500. Kain ini akan lebih murah harganya jika bu lastri membelinya di Ponorogo, per kg nya bisa Rp. 2000, akan tetapi disana harus membeli dalam jumlah yang banyak, lebih dari 1 kwintal.

Keuntungannya Alhamdulillah beliau mengaku bisa menyekolahkan anak-anak dari hasil menjual keset. Untuk pemasarannya Bu lastri menjualnya di Bunderan banjarejo dan tak sedikit yang mengambil keset dari bu lastri untuk dijual lagi. Kadang beliau juga mendapatkan pesanan dalam jumlah besar. Dalam proses pembuatannya beliau dibantu rita (putrinya), dan 2 orang saudara yang rumahnya berdekatan.

Salah satu penerima bantuan modal dari LMI berharap mendapatkan bantuan dana lagi agar bisa lebih mengembangkan usahanya. Tidak cukup hanya modal telaten dan ulet, tapi semua bahan juga tidak tersedia tanpa ada usaha yang berkesinambungan. 

Jumat, 22 Maret 2013

Pondok Tahfidz Quran LMI Madiun

A.    Pondok Tahfidz Qur'an Mukim

Pondok mukim bagi anak yang mengikuti program penghafal Qur'an. Setiap anak yang mengikuti program ini tidak dipungut biaya baik biaya sekolah maupun kebutuhan sehari-harinya.

Syarat masuk program Tahfidz Qur'an :
1.    Pendidikan minimal SMP/Sederajat
2.    Bersedia mengikuti program yang di adakan
3.    Lulus  test
4.    Mendapat persetujuan orangtua/wali
5.    Mendapat rekomendasi LMI


Metode Pembelajaran :

Metode Tasmi'
Santri dibacakan ayat sampai 3 kali dilanjutkan santri mengulang sampai bentuk bacaannya benar, selanjutnya santri mendengarkan murotal Qur'an dan menghafalnya.

Metode Taisir
Ustadz menyebutkan ayat dari urut kemudian dibolak-balik urutannya.

Muroja'ah Taisir     : 
- Ustadz mentasmi' hafalan setiap kali pertemuan 4 halaman.
- Ustadz membaca 1 ayat diteruskan santri bergantian dengan santri lainnya.
- Santri diberi waktu 1 jam untuk muroja'ah ditasmi'kan kepada santri lainnya dan bergantian.
- Santri diberikan murotal Al-Qur'an untukdidengarkan sampai 1 juz atau 1 surat.

Target :
Dibutuhkan waktu 4,5 tahun untuk hafal 30 Juz

B.    Pondok Tahfidzul Qur'an Non Mukim

Syarat program Tahfidzul Qur'an non Mukim :
1.    Peserta  Anak-anak, remaja, dewasa
2.    Bersedia mengikuti program yang diadakan

Target
Juz Amma dan Juz 29

Jadwal belajar
2 kali seminggu

Empat Penyebab Su'ul Khatimah


Dari Abu Abdirrohman, Abdulloh bin Mas'ud rodhiyallohu'anhu, dia berkata: ”Rosululloh telah bersabda “…Kemudian diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu malaikat itu meniupkan ruh kepadanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rizkinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya. Maka demi Alloh yang tiada tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk neraka dan amal itu mendekatkannya ke neraka sehingga jarak antara dia dan neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapka atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga sehingga dia masuk ke dalamnya.” (HR. Muslim)

Seorang yang beriman kepada taqdir yang ditetapkan oleh Allah pastilah sangat khawatir bilamana dirinya termasuk ke dalam golongan yang disabdakan Nabi shollallahu 'alaih wa sallam di atas yaitu “… sesungguhnya ada diantara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya.” Sungguh merugilah orang yang ditaqdirkan Allah seperti itu. Namun tentunya melalui pelajaran ini Nabi shollallahu 'alaih wa sallam bermaksud untuk menjelaskan adanya orang yang amalan baiknya selama ini sekedar yang tampak pada manusia. Sedangkan bisa jadi pada hakikatnya tersimpan dalam hatinya kejahatan yang kemudian muncul secara lahir pada akhir hayatnya.

Inilah 4 sebab Su’ul Khotimah:
Pertama, kerusakan dalam aqidah, walau disertai zuhud dan kesholehan. Jika ia memiliki kerusakan dalam aqidah dan ia meyakininya sambil tidak menganggap itu salah, terkadang kekeliruan aqidahnya itu tersingkap pada saat sakratul maut. Bila ia wafat dalam keadaan ini sebelum ia menyadari dan kembali ke iman yang benar, maka ia mendapatkan su'ul khatimah dan wafat dalam keadaan tidak beriman.

Kedua, banyak melakukan maksiat. Orang yang sering bermaksiat akan didominasi oleh memori tersebut saat kematian menjelang. Sebaliknya bila seseorang seumur hidupnya banyak melakukan ketaatan, maka memori tersebutlah yang menemaninya saat sakratul maut.

Ketiga, tidak istiqomah. Sungguh, seorang yang istiqomah pada awalnya, lalu berubah dan menyimpang dari awalnya bisa menjadi penyebab ia mendapat su'ul khatimah, seperti iblis yang pada mulanya merupakan pemimpin dan guru malaikat serta malaikat yang paling gigih beribadah, tapi kemudian tatakala ia diperintah untuk sujud kepada Adam, ia membangkang dan menyombongkan diri, sehingga ia masuk golongan kafir.

Keempat, iman yang lemah. Hal ini dapat melemahkan cinta kepada Allah dan menguatkan cinta dunia dalam hatinya. Bahkan lemahnya iman dapat mendominasi dirinya sehingga tidak tersisa dalam hatinya tempat untuk cinta kepada Allah kecuali sedikit bisikan jiwa, sehingga pengaruhnya tidak tampak dalam melawan jiwa dan menahan maksiat serta menganjurkan berbuat baik.

image : voa-islam.com

Belajar Membaca dan Menghafal Al-Qur'an


Tips agartetap bersemangat dalam belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an

1. Tidak Inginkah kita membahagiakan Orang tua kita ?
Dengan belajarmembaca  dan menghafal Al-Qur'an, kita ingin memanjakan orang tua supaya mereka bisa banggadan terhibur. Rata-rata orangtua sudah merasa senang manakala  anaknya berprestasi dan berperilaku baik, disbanding semata-mata “ pamer kekayaan “. Paling tidak dalam bayangan orangtua, ketika mendengar  anaknya hafal Al-Qur'an, kelak pahala bacaAl-Qur'an dari anaknya takkan pernah terputus dan akan senantiasa menerangi kubur mereka dengan cahaya Al-Qur'an.

2. Begitu indahnya, jika kita membesarkan anak-anak kita dengan Gema dan Aura Al-Qur'an
Mereka yang  hari ini sukses, jadi orang baik, pasti mereka dididik dengan pola asuh yang benar. Tentu mulai dari orangtuanya. Sapu yang bersih akan mudah membersihkan tempat yang kotor. Sapu yang kotor malah mengotori tempat yang bersih. Apabila dalam keluarga lantunan ayat suci Al-Qur'an tak pernah putus, maka suasana rumah akan terasa sejuk penuh aura kedamaian dan bertebarkan cahaya Qur'ani.

3. Maukah “ Raport merah Amal Kita “ dikatrol Al-Qur'an ?
Bacalah Al-Qur'an, niscaya  dia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong pembacanya.” Hadits ini memberikan garansi kepada para pembaca Al-Qur'an atau orang yang memahami Al-Qur'an. Garansi tersebut cukup melegakan kita semua, dihari ketika harta dan tahta tidak lagi mampu menyelamatkan kita dari api neraka, saat itulah Al-Qur'an  datang sebagai penyelamat.

4. Betapa sejuk hati, bila Al-Qur'an megakhiri setiap kegiatan dalam keseharian kita.
Kedamaian hati itu datang melalui dzikir dan membaca Al-Qur'an. Al-Qur'an bisa dibacakapan saja dan dimana saja.

5. Yakinilah bahwa Al-Qur'an akan menolong kita.
Betapa banyak orang yang hidupnya bahagia, lantaran mencurahkan perhatiannya untuk belajar dan mengajarkan Al-Qur'an.

6. Jangan Tunda, hidup ini selalu dipenuhi dengan kata “ ternyata” dan “Tiba-tiba”.
Waktu ini kadangmenyerupai fatamorgana. Dari jauh kelihatan indah, seakan kita masih memiliki kesempatan 1000 tahun yang tiap detiknya bisa diisi 1000 aktifitas luar biasa. Namun waktu yang terjadi di esok hari, masihkah kita suka menunda belajar Al-Qur'an dan menghafal Al-Qur'an.

7. Awali dari diri sendiri, kalau kita mendambakan sebuah keluarga “Qur'ani”
Kita ingin rumah selalu  bergaung suara Al-Qur'an dari mulut anak-anak kita. Hanya sesama harus dimulai dari diri kita. Bagaimana mungkin anak-anak mengikuti jejak orangtuanya, sementara orangtua tidak member contoh pada mereka.

Image : theglobepress.com

Kiat-kiat Menginfakkan Harta (bagian 1)

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, (sambil berkata), "Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridlaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Rabb kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan."
(Q.S.. al-Insaan [76]: 8-10)

"Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (dirinya), padahal tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridlaan Rabbnya Yang Maha tinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan. "
(Q.S. al-Lail [92]: 17-21)

IkhIas adalah kunci utama untuk bisa masuk surga dan mendapat ridla Allah, tidak terkecuali dalam hal menafkahkan sebagian rezeki kita. Perhatikanlah, betapa bagusnya Allah memberikan contoh kepada kita bagaimana orang yang ikhlas itu.

Pertama, yang dijadikan contoh dalam hal ini adalah memberi makan. Ini menunjukkan bahwa memberi makan adalah termasuk perbuatan utama dan amat disukai Allah, dan amat mudah mendatangkan ridla Allah. Sekaligus menunjukkan bahwa makan itu adalah sesuatu yang paling dibutuhkan manusia dan tidak bisa ditunda-tunda seperti halnya uang SPP, bayar listrik dan sebagainya. Kalau sampai tertunda maka akibatnya langsung mengenai tubuh manusia.

Kedua, makanan yang diberikan adalah makanan yang dicintainya. Berarti bukan makanan sisa atau yang ia enggan untuk memakannya. Ini tiada lain adalah perbuatan seorang yang beriman, karena Nabi bersabda:
"Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. "
(H.R. Muslim)

Ketiga, ia tidak mengharapkan balasan, bahkan sekadar ucapan terima kasih pun tidak. Ini tergambar pula dalam surat al' Lail, di mana ia berbuat bukan karena mengharap nikmat dunia dan bukan pula karena membalas nikmat yang pemah ia terima.

Keempat, yang ia harapkan hanyalah'' wajah Allah semata, dan itu ia lakukan karena imannya kepada hari akhir, hari di mana keadaan begitu berat dan payah.
Inilah contoh gamblang yang menerangkan bagaimana sedekah yang ikhlas dijelaskan langsung oleh Yang Maha perkasa dan Maha Terpuji.

Membuat Nasib Menurut Kehendak Anda


Di berbagai seminar dan pelatihan saya sering bilang, salah satu ciri otak kanan adalah spontan dan action-oriented. Ini betul-betul bertolak belakang dengan otak kiri, yang sukanya menimbang-nimbang. Pokoknya, lama! Dan sebenarnya, untuk menjadi seorang pemenang, syarat utamanya cuma dua, yakni DNA.

Apa itu DNA?

Ini singkatan dari Dream N Action. Impian dan tindakan. Di mana dream-nya cukup sekali tapi action-nya berkali-kali. Minimal tujuh kali action.Ibaratnya shalat, niatnya cukup sekali tapi gerakannya berkali-kali. Ibaratnya perusahaan, visinya cukup sekali tapi taktiknya berkali-kali.

Jadilah angka tujuh ini angka favorit alam semesta. Karenanya selalu hadir dalam budaya Indonesia, Jawa, Islam, China, Barat, pokoknya di semua budaya. Jadilah angka tujuh ini satu rahasia tersendiri (Secret of Seven). Dimana muncul istilah langit yang tujuh (istilah ini pun muncul tujuh kali dalam kitab suci), tujuh hari, tujuh bulanan, tujuh keliling, kembang tujuh rupa, ritual serba tujuh dalam haji dan umrah.
Jadilah angka tujuh ini semacam isyarat kepada segenap umat manusia agar siap berproses. Minimal tujuh kali action.

Contohnya istri Ibrahim (Abraham). Ketika mencari-cari mata air, ia rela berlari bolak-balik tujuh kali dari satu bukit ke bukit lainnya. Dan benar saja, pada action yang ketujuh, bukan saja ia menemukan mata air, melainkan mata air terbaik di dunia!  Demikianlah, kalau Anda gigih, maka nasiblah yang akan menyerah dan menuruti kehendak Anda. Tapi, kalau Anda lembek, maka Andalah yang akan menyerah dan menuruti kehendak nasib.

Dan jangankan nasib. Takdir saja masih bisa diubah dengan doa dan usaha yang gigih. Lagi pula, toh Anda tidak tahu nasib dan takdir Anda nantinya. Jadi, dari pada berdebat panjang-lebar soal nasib dan takdir, akan jauh lebih baik Anda berdoa dan berusaha saja yang gigih. Agar lebih jelas, bacalah buku saya yang paling fundamental, paling berpengaruh, dan paling langka.

Sejenak, saya ajak Anda ke Moskow. Kota ini menjadi saksi atas action seorang anak manusia yang coba 'menaklukkan alam'. Tepatnya, mengendalikan salju. Setiap tahun sepanjang November hingga Maret, berkubik-kubik salju selalu melumpuhkan lalu-lintas Moskow. Adalah sang walikota, Yury Luzkhov, yang bertekad untuk menjadi pawang salju. Dengan anggaran jutaan dolar, sang walikota menyewa pesawat militer untuk menebar kabut buatan di atas awan di luar Moskow. Dengan begitu diharapkan curah salju dapat dibendung di luar Moskow.

Memang, 'menaklukkan alam' bukanlah perkara baru bagi sang walikota. Misalnya saja, setiap perayaan hari libur nasional, ia sering mengerahkan pesawat militer untuk mengendalikan awan. Tujuannya, agar cuaca tetap cerah saat acara berlangsung. Bukan main! Kendati menghabiskan dana USD 2 juta sampai 3 juta, namun itu sama sekali bukan masalah bagi Moskow, yang APBD-nya jauh lebih besar dari New York. Yah, terlihat jelas di sini, action seorang anak manusia mampu 'menaklukkan alam'. Lebih lanjut, perlu juga dipahami betul-betul bahwa action itu adalah faktor pengali. Action-lah yang membuat sesuatu itu menjadi kenyataan atau tidak.

Image:
http://irdham.blogdetik.com/tag/nasib-adalah/

Tulisan Asli karya Ippho Santosa dengan pengurangan redaksi tanpa merubah isi secara keseluruhan...

Laporan Kegiatan Februari 2013

PROGRAM DAKWAH

1. Kegiatan majelis Ta'lim
Seiring perkembangan zaman seperti sekarang ini, harus diimbangi dengan ilmu dan pemahaman tentang agama, jika tidak moral dan akhlaq akan semakin terkikis. LMI memfasilitasi dengan diadakannya kajian-kajian di majelis ta'lim. Sudah ada 24 majelis ta'lim binaan LMI. Untuk evaluasi dan penyeragaman materi dakwah, beberapa waktu yang lalu diadakan rapat koordinasiantar pengurus majelis ta'lim.

2. Kajian Tafsir
Insya Allah mulai bulan maret 2013 akan ada kajian tafsir yang diadakan di pondok tahfidz “Ummul Qur'an” Jl. Salak II Barat GG VII . Kajian ini diadakan untuk menindaklanjuti  permintaan donatur yang tidak bisa datang pada kajian tafsir yang diadakan di Masjid Baiturrohman Jl Semangka tiap hari senin 2 pekan sekali. Yang akan dibimbing dengan ustadz dari LMI.

3. BBQ (Belajar Baca Al Qur'an)
Pendidikan belajar membaca Al Qur'an saat ini sangat diminati oleh masyrakat. Terlihat dari banyaknya peminat privat BBQ (Belajar baca A Qur'an). Mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, bahkan ibu-ibu/bapak-bapak yang sudah sepuh. Hal ini menunjukkkan bahwa pemahaman dan kemauan masyarakat untuk lebih mendalami islam khususnya membaca  Al Qur'an sudah sangat baik. Sejauh ini TPAD juga menunjukkan kenaikan, ada 16 TPAD yang ustadz dan ustadzahnya di bina langsung oleh ustadz Syaiful.

4. Beasiswa penghafal Al Qur'an
Beasiswa penghafal Al Qur'an rutin diberikan kepada 3 santri tahfidz di Rumah Qur'an An Nadwah Jaktim. 2 santri dari magetan (Nia & Habibah) dan 1 santri dari madiun (Wafa' Maziyya) yang hafalan Qur'annya sudah sampai juz 7. Semoga 2 teman yang lain juga bisa cepat terselesaikan dan mereka bisa membantu LMI dalam mengelola rumah tahfidz.

5. Kafalah guru dan Da'i
Untuk membantu mensejahterakan para penggerak dakwah,Khususnya bagi para dai dan guru. LMI memberikan kafalah tiap bulannya kepada beliau. Penerima kafalah dai dan guru antara lain MIT Bakti Ibu, MI Al Hidayah, TPA Robbani Banjarsari, TPA Al Lu'aimi Kresek, dan tak ketinggalan untuk ustadz tahfidz di Ponorogo.

6. Kegiatan pondok Tahfidz
Seperti anak sebaya mereka, santri tahfidz selain mengafal, mereka juga bermain, sekolah,dan bercanda dengan temen-teman mereka. Satu waktu mereka juga diajari untuk membuat kerajinan tangan/handycraft. Kegiatan ini merupakan penyegaran bagi mereka yang kesehariannyasudah disibukkan dengan kegiatan menghafal. 



PROGRAM PINTAR


1. Beasiswa Yatim Ngawi
Ada 20 siswa dari MTsN Sunan Kalijogo Kendal Ngawi menerima beasiswa tiap bulannya. Alhamdulillah di sana anak anak juga diberikan pembinaan aqidah dan akhlaq. Ini bertujuan agar terbentuk anak yang cerdas dan baik secara aqidah dan akhlaqnya.

2. Beasiswa Ponorogo
Daerah ngebel, sambit, totokan Ponorogo merupakan daerah yang sudah tersentuh LMI melalui rogram beasiswanya. Ada 15 anak dari beberapa daerah tersebut yang terdiri dari 12 anak dhuafa (kurang mampu) dan 3 anak yatim/piatu. Semuanya memperoleh hak yang sama dan kami juga mewajibkan untuk diberi pembinaan pada masing-masing anak.

3. Santunan Pendidikan 
Santunan pendidikan juga diberikan kepada luthfi lathifa (SD Pandean), Risma aliya (SMKN 2), Rifqoh annissa, Azmi (MAN 2), Andika (MAN 2), Reno (SMP Terbuka) yang teracam putus sekolah.

4. Beasiswa Kebonsari
Berkat kesabaran dan ketekunan Bp. Imam Mudjari ke 18 anak yang terdiri dari 16 siswa yatim dan 2 siswa dhuafa terdidik baik. Beasiswa yang diberikan 1 bulan sekali itu diadakan di masjid Abdulloh Krandegan Kebonsari yang diselingi dengan tausiah, sholat jama'ah dan pembagian beasiswa.

5. Beasiswa Caruban
Pak Eko yang diberi amanah sebagai coordinator pendidik 35 anak asuh yang berasal dari wilayah caruban,. Sebanyak 27 siswa yatim dan 8 siswa dhuafa mendapatkan beasiswa tiap bulan yang dilaksanakan di masjid Al Istiqomah Jl. Kalimantan Caruban.

6. Kegiatan Pembinaan
Pembinaan perdana, ahad 3 februari 2013 LMI bekerjasama dengan ustadz Chudzil Hikmat dari Lamongan. Ramai seru dan mendidik, itulah kesan yang tertinggal.Program kami, selain memberikan beasiswa, anak-anak juga diberikan pembinaan. Sehingga akhlaq dan akidah mereka juga terdidik. Program Bina Character khusus untuk SMP dan SMA ini, diadakan tiap hari minggu pukul 09.00 WIB di pondok tahfidz 'Ummul Qur'an”. Mreka dibina oleh tentor-tentor yang diasuh oleh ust. Andik Widodo.



PROGRAM EMAS

1. Bantuan Modal
Alhamdulillah seiring makin banyaknya pedagang kala ini, P' Untung dan P'Dwi masih istiqomah dengan usaha yang digelutinya. Warung ronde P'Untung yang masih tetap ramai dikunjungi, begitu juga dengan warung milik P'dwi yang tak pernah sepi  dari pembeli. Menjadi contoh semangat buat kita agar tidak mudah menyerah dan berputus asa dari rahmat Allah.

2. Santunan Dhuafa
Lansia, janda dan fakir miskin yang selama ini kita support dana untuk penyambung hidup mereka, juga memerlukan pendampingan dari kita. Baik dari segi pendampingan tentang ibadah mereka serta kebiasaan dan rutinitas yang mereka lakukan sehari-hari. Hal ini yang menjadi tujuan kami untuk tidak hanya sekedar memberikan santunan tiap bulannya tetapi juga pendampingan untuk mereka. Seperti halnya Mbok mirah (wayut) beliau sudah mulai melaksanakan sholat malam dan rajin puasa sunnah. Semosa simbah-simbah yang lain pun dapat meniru semangat ibadah mbok mirah.

3.    Santunan kesehatan
Biaya berobat menjadi semakin ringan, seperti halnya arif (penderita tumor di leher) yang harus dioperasi dengan biaya yang tidak sedikit. Dengan jalan ditabung terlebih dahulu , arif baru bisa operasi sembari menunggu umurnya cukup untuk melakukan operasi. Ukkin (penderita kelainan anus) yang tiap bulan harus control, pengobatan hanafi dan fahrur, santri tahfidz yang diuji dengan sakitnya. Serta mbah parti yang kondisinya juga sudah tak mampu lagi berjalan karena tumor di kakinya.

Belajar Baca Quran


Program BBQ (Belajar Baca Qur'an) sudah tak asing lagi di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat juga sudah menunjukkan antusias serta minat  belajar mereka pada Al- Qur'an. Bahkan akhir-akhir ini koordinator BBQ sering kualahan menerima permintaan masyarakat yang ingin belajar ataupun privat baca Al Qur'an. Untuk BBQ kami membaginya dalam beberapa kelompok yaitu :

A. TPAD
Untuk TPAD (Taman Pendidikan Al Qur'an Dewasa) lebih cenderung banyak peminatnya adalah kalangan ibu-ibu. Tersebar di wilayah madiun dan jumlah pesertanya pun beragam , maksimal 15 orang. Hal ini juga disesuaikan agar ilmu yang didapat juga maksimal.

B. BBQ Privat
BBQ privat melayani untuk pemula atau yang sudah bisa baca Al Qur'an, tapi lebih cenderung dari rumah ke rumah.

C. BBQ kelompok
Untuk BBQ kelompok, biasa dilaksanakan di pondok tahfidz “Ummul Qur'an“ dengan jam dan jadwal yang sudah disepakati sebelumnya.

Satu Rumah Satu yatim

Pembaca Buletin Ukhuwah yang setia, kami ingin mengajak pembaca memahami surat Ar Rahman. Alloh Yang Maha Baik bertanya kepada kita…,” Nikmat Tuhan Mu yang mana lagi yang kamu dustakan? Inti dari pernytaan ini ialah seperti bertanya, dimana rasa syukur kita terhadap nikmat yang telah diberikanNya. Kita akan mencoba mengajak pembaca bulletin ini dengan perbuatan syukur kita kepada Allah. Salah satunya dengan menyantuni anak yatim.

Sabda Rosululloh “ Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di syurga seperti ini”. Kemudian beliau member isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya.

Di tengah keterbatasan ekonomi dan kasih saying, mereka harus berjuang mewujudkan cita-citanya yang tinggi. Saat ini LMI Madiun menyantuni 100 anak yatim setiap bulannya berupa program beasiswa. Namun keperluan mereka tidak hanya untuk biaya sekolah saja, mereka juga membutuhkan kebutuhan sehari-hari. Makan belum tentu 3x dalam sehari, Uang saku belum tentu dapat, biaya sekolah yang sering menunggak, rumah masih kontrak. Wah,,, Pokoknya Ribet!!! Mudah-mudsahan kita masih terbuka, telinga kita bisa mendengar, hati kita masih bisa melangkah untuk membantu mereka….

Jika pembaca ingin menyantuni anak yatim, bisa gabung bersama LMI Madiun. Insya Allah dana yatim yang kami terima, kami salurkan kepada yang anak-anak yatim yang membutuhkan.

Character Building


Program  pembinaan ( Character building) dahulu konsepnya lebih sederhana dan hanya mengajarkan ilmu aqidah, akhlak saja dalam bentuk klasikal (digabung). Berbeda dengan konsep yang diterapkan  saat ini, pembinaan (character Building) lebih  variatif dan terprogram. Dalam artian anak-anak akan lebih terkontrol karena pembinaan yang dikelompokkan berdasarkan masing-masing tingkatan sekolah. Dengan begitu materi akan lebih mengena dengan kebutuhan ilmu yang pada dasarnya masing-masing tingkatan sekolah berbeda-beda.  Hasilnya pun akan lebih mudah dipantau karena masing-masing tentor mengasuh/mendidik 9-10 siswa.

Peserta Character Building:
- Anak asuh penerima Beasiswa LMI
- Anak remaja SMP dan  SMA/SMK

Waktu dan Tempat pembinaan:
Pembinaan (Character Building) dilaksanakan 1 minggu sekali dan dipilih hari minggu agar tingkat kehadiran anak-anak bisa maksimal. Untuk tempat pelaksanaanya kami menggudakan gedung/ aula rumah tahfidz “Ummul Qur'an” di Jl. Salak 2 barat VII.

Serba Serbi Santri Tahfidz Ummul Qur'an edisi Maret 2013

1. Minat Baca yang tinggi ditengah-tengah kesibukan menghafal

Menghafal bukan hal baru lagi bagi ulum, david dan fahrur yang sudah lebih dari 1,5 tahun berada di pondok tahfidz “Ummul Qur'an”. Berbeda dengan 7 santri lain yang tergolong baru hitungan bulan nyantri di pondok tahfidz. Akan tetapi prestasi menghafal mereka sungguh luar biasa. Misal saja si kembar Hasan & Husain, hafalannya sudah mencapai 3 juz. David ihsan yang juga sudah hafal 4 juz serta yang paling banyak hafalannya adalah Muh. Miftahul ulum yang sudah hafal 6 juz. Kemampuan masing-masing anak untuk menghafal memang berbeda-beda. Dan 6 santri diantaranya juga berusaha mengahafal dan rata-rata sudah 2 juz mereka hafal.
Saat ini ada 10 santri yang masih tetep istiqomah nyantri di Pondok tahfidz “Ummul Qur'an”. 10 santri ini antara lain muh. Miftahul ulum, david, fahrur, raka, helmi, effendi, hasan Husain, tata, dan  hanafi. Mereka mengaku betah belajar dan menghafal disana. Apalagi sekarang perpustakaan yang dipindah di pondok tahfidz, yang memang sebelumnya berada di kantor LMI Madiun. Dengan perpustakaan yang ada disana, sekarang anak-anak lebih suka membaca. Yah ada sisi positifnya juga, dengan begitu minat baca mereka semakin tinggi dan otomatis pengetahuan merekapun juga bertambah.

Untuk rutinitas sehari hari mereka sudah teratur dengan baik. Dari pagi sebelum adzan subuh berkumandang, mereka sudah bangun dan sholat malam berjama'ah. Dilanjut sholat subuh dan sedikit dzikir. Untuk antar jemput mereka pun juga sudah disediakan mobil transportasi mereka. Ibadah-ibadah sunah  tidak ditinggalkan. Puasa sunah senin-kamis menjadi puasa wajib bagi mereka terkecuali bagi yang sakit.. Tak jarang santri tahfidz juga memenuhi undangan dalam acara doa bersama, tasyakuran atau bahkan aqiqoh di rumah donatur LMI.  Semoga harapan kita bersama bisa segera terwujud yaitu menjadikan anak-anak hafidz Al Qur'an  dan dengan akhlak yang terdidik baik.


2. Seni Hadroh Khas Santri Tahfidz

Selain menghafalkan Al Qur'an santri tahfidz juga disibukkan dengan kegiatan extra yaitu seni hadroh. Kegiatan yang sudah dimulai 2 bulan yang lalu ini merupakan kegiatan yang dimanfaatkan anak- anak untuk melepas penat mereka dalam menghafal. Seni hadroh yang dipandu oleh P' Firdaus yang salah satu karyawan LMI ini menjadi salah satu icon atau simbol dari kreativitas para santri tahfidz dalam melestarikan kesenian islam.

Satu per satu anak memegang alat tabuh , dan 2 santri yang menjadi vocal yaitu david dan effendi. Lantunan solawat yang dibawakan anak-anak, merdu terdengar hingga tak jarang yang mendengar trenyuh dan berkaca-kaca. Harapannya Seni Hadroh khas anak-anak tahfidz dipersiapkan untuk layak tampil di depan masyarakat. Jadi akan semakin banyak kelebihan dan nilai plus yang mereka miliki selain menghafal juga ada seni hadroh yang mereka kuasai.

3.    Aktivitas Santri Tahfidz

Santri -santri yang bermukim disana terlihat nyaman tinggal di rumah tahfidz. Kesibukan dan rutinitas mereka sudah menyatu dengan diri mereka, sehingga tanpa ad komando atau pengingat, sudah otomatis dikerjakan. Misalnya saja dimulai dari bangun pagi.Sebelum subuh mereka sudah bangun dan saling membangunkan santri lain. Adzan dan iqomah pun juga sudah runtut bergantian satu dengan yang lainnya. Kebiasaan ini ternyata juga terbawa dirumah mereka masing-masing ketika mereka mendapat giliran untuk pulang. Tak jarang orang tua mereka mengaku bahagia dengan perubahan putranya yang menjadi semakin baik. “Lebih banyak di rumah untuk mengaji dan menghafal  daripada bermain diluar“ tutur salah seorang orang tua santri sambil mata beliau memerah dan berkaca-kaca.

Subhanallah sungguh besar pengaruh dan perubahan setelah berada di Pondok tahfidz. Berkah lain yang mereka dapatkan ialah santi tahfidz juga sering diundang kerumah donatur untuk doa bersama, tasyakuran, aqiqoh atau hanya sekedar berbagi rezeki pada mereka. Seni hadroh juga mereka dapatkan di pondok. Kesenian Islam yang dijadwalkan 2 kali dalam seminggu yaitu senin dan kamis jam 16.00 WIB dipandu oleh salah seorang karyawan LMI. Membuat kerajinan tangan juga sudah tersedia fasilitasnya. Tinggal mengasah kemampuan mereka saja. Bakat mereka yang masih murni perlu diarahkan agar kedepannya menjadi santri hafidz Qur'an yang berwawasan luas.

Jumat, 15 Maret 2013

Character building




Program  pembinaan ( Character building) yang sasaran utamanya adalah anak-anak asuh binaan LMI sudah berjalan semenjak seebelum digulirkannya program character building seperti sekarang ini. Memang dahulu konsepnya lebih sederhana dan hanya mengajarkan ilmu aqidah, akhlak saja dalam bentuk klasikal (digabung). Berbeda dengan konsep yang diterapkan  saat ini, pembinaan (character Building) lebih  variatif dan terprogram. Dalam artian anak-anak akan lebih terkontrol karena pembinaan yang dikelompokkan berdasarkan masing-masing tingkatan sekolah. Dengan begitu materi akan lebih mengena dengan kebutuhan ilmu yang pada dasarnya masing-masing tingkatan sekolah berbeda-beda.  Hasilnya pun akan lebih mudah dipantau karena masing-masing tentor mengasuh/mendidik 9-10 siswa.

Peserta Character Building:
-Anak asuh penerima Beasiswa LMI
-Anak remaja SMP dan  SMA/SMK

Waktu dan Tempat pembinaan:
Pembinaan (Character Building) dilaksanakan 1 minggu sekali dan dipilih hari minggu agar tingkat kehadiran anak-anak bisa maksimal. Untuk tempat pelaksanaanya kami menggudakan gedung/ aula rumah tahfidz “Ummul Qur’an” di Jl. Salak 2 barat VII.

Senin, 04 Maret 2013

Jangan Takut dengan Air Dingin

Mandi di pagi hari rasanya super malas. Kalaupun harus mandi, air panas menjadi pelarian.


Padahal, para ahli merekomendasikan mandi air dingin setiap pagi yang membantu membakar tumpukan lemak yang tak diperlukan.

"Ada bukti bahwa suhu dingin merangsang jaringan lemak di tubuh untuk membakar ekstra kalori. Cara ini juga bagus untuk meningkatkan metabolisme tubuh," ungkap Venice A. Fulton, seorang personal trainer dari London.

Menjaga metabolisme menjadi kunci bagi Anda untuk tetap bersemangat hingga 12-15 jam kedepan. Ini berarti, Anda akan menjadi orang yang lebih aktif sepanjang hari.

Bahkan, mandi air dingin membantu mengusir bad mood dan mengurangi stres fisik dan mental. "Air dingin membawa darah ke kapiler yang meningkatkan sistem peredaran darah dan merilekskan otot-otot yang tegang, sehingga memperbaiki sirkulasi darah," jelas Alexa Fleckenstein, M.D., penulis Health20.

7 Rasa Sakit yang Tidak Boleh Anda Remehkan


Nah, mulai sekarang sebaiknya Anda mulai waspada dan berhati-hati, karena beberapa rasa sakit yang kerap terjadi di tubuh Anda bisa jadi adalah gejala awal dari penyakit mematikan. Berikut 7 di antaranya. 

Sakit Kepala 
Jangan menganggap remeh sakit kepala. “Jika Anda sedang mengalami demam, bisa jadi ini adalah sakit kepala sinus,” ungkap Sandra Fryhofer, MD, MACP, juru bicara American College of Physicians. “Bisa juga Anda mengalami gejala perdarahan otak atau tumor otak jika sakit kepala tersebut berlangsung lama dan semakin parah. Segera hubungi dokter dan periksakan diri Anda,” tambahnya.  
Rasa tidak nyaman pada Dada 
Rasa tidak nyaman atau nyeri di dada sering dikaitkan dengan gejala pneumonia (inflamasi paru-paru) atau bisa juga gejala penyakit jantung. Ketidaknyamanan yang berhubungan dengan penyakit jantung biasanya dirasakan di dada bagian kiri atas, menjalar hingga ke bahu kiri, lengan, dan bahkan disertai mual.
Tanda-tanda ketidaknyamanan pada wanita biasanya lebih halus dan tidak kentara. “Gejala penyakit jantung dapat juga berupa ketidaknyaman di perut. Biasanya terjadi saat tubuh dalam kondisi lelah, dan banyak orang yang menganggapnya sebagai sakit perut biasa,” ujar Jerome Cohen, MD dari Saint Louis University School of Medicine.
Nyeri Punggung Bagian Bawah 
Menurut Profesor Brangman dari SUNY Upstate Medical University di Syracuse, New York, nyeri punggung bagian bawah kerap dihubungkan dengan penyakit arhtritis. Namun bisa juga menjadi tanda awal serangan jantung dan gangguan kesehatan di perut.
“Salah satu bahayanya adalah diseksi aorta (pecahnya pembuluh darah aorta). Ini dapat terjadi jika orang tersebut memiliki riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, dan kebiasaan merokok,” tambah Brangman.
Sakit Perut 
Sakit perut juga tidak bisa dianggap remeh. Mengingat di dalam perut terdapat organ-organ penting seperti lambung, kandung empedu, usus, liver, dan lainnya. Jika Anda mengalami sakit perut di sebelah kiri mungkin saja lambung Anda yang bermasalah. Namun, jika sakit tersebut sering muncul di perut sebelah kanan, bisa jadi liver dan kandung empedu Anda yang mengalami gangguan. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut.
Nyeri di Betis 
Salah satu bahaya yang umumnya kurang disadari adalah Deep Vein Thrombosis (DVT), yaitu darah beku yang terdapat di pembuluh darah betis. Menurut Prof. Brangman, jika bekuan darah tersebut terlepas dan terbawa menuju paru (pulmonary embolism), maka bisa berujung pada kematian. 
Rasa Terbakar di Kaki 
Beberapa pasien diabetes tidak menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit tersebut sebelum mengalami beberapa gejala seperti Peripheral neuropathy
Peripheral neuropathy adalah salah satu gejala awal diabetes. Peripheral neuropathy biasanya ditandai dengan rasa sakit seperti terbakar dan ditusuk jarum pada bagian kaki dan tungkai. Gejala tersebut akan muncul jika terjadi kerusakan saraf. 
Rasa Sakit Samar atau tidak Terdeteksi Secara Medis 
Umumnya penderita depresi akan mengalami rasa sakit di beberapa bagian tubuhnya, demikian pendapat Thomas Wise, MD, seorang psikiater di Inova Faiefax Hospital. Penderita depresi biasanya menderita sakit kepala yang samar-samar, juga sakit perut, atau anggota tubuh lainnya.   
Kadang kombinasi rasa sakit muncul di beberapa bagian tubuh. Rasa sakitnya kronis tetapi tidak parah, maka umumnya diabaikan. Makin tinggi depresi Anda makin sulit pula Anda menggambarkan rasa sakit tersebut. “Rasa sakit itu walaupun tidak parah perlu ditangani sebelum menyebabkan perubahan-perubahan struktural di otak,” ujar Wise seperti dilansir webMD.
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami beberapa gejala di atas berkepanjangan. Salam sehat. (dan)
Sumber: 
image :

Minum Air Es Usai Olahraga Bikin Jantungan?

Aktivitas olahraga menyebabkan tubuh berkeringat sehingga cairan dalam tubuh berkurang atau dehidrasi. Minum bisa mengatasi masalah dehidrasi. Biasanya beberapa orang memilih minum air es usai berolahraga, karena rasanya yang segar.

Lalu ada asumsi yang berkembang bahwa minum air es usai berolahraga bisa menimbulkan penyakit jantung. Benarkah pendapat tersebut?

Dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Dr dr Afriwardi, SpKO,MA menegaskan, belum ada satu pun kepustakaan ilmiah yang membuktikan bahwa meminum air es setelah berolahraga menimbulkan penyakit jantung. Karena itu, cerita yang berkembang di masyarakat tersebut belum bisa dibuktikan secara medis.

Menurutnya, minum setelah berolahraga memang diharuskan untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi pada tubuh. Untuk mengembalikan status dehidrasi uasi berolahraga, Afriwardi menyarankan, ”minumlah minuman bersuhu dingin dengan konsentrasi gula rendah, serta ditambah sedikit garam. Jadi seperti kita membuat larutan oralit saat membantu orang diare."

Jika pilihannya meminum jus buah, itu bisa saja dilakukan setelah berolahraga. Hanya saja, jus buah yang diminum harus dalam konsentrasi rendah, artinya jus yang tidak pekat atau kental. 

Lalu bagaimana dengan minuman kaleng yang disebut-sebut mengandung ion, apakah baik dikonsumsi setelah olahraga?
“Penggunaan minuman kaleng semacam itu boleh saja, asalkan jangan berlebihan,” imbuhnya. Ahli Kesehatan di bidang Kedokteran Olahraga ini merekomendasikan hanya cukup minum satu kaleng setelah olah raga. Sebab, jika penggunaan terlalu banyak justru bisa menimbulkan rasa mual. Tentu pada akhirnya tidak baik bagi kesehatan.

Sementara mengenai jumlah liter yang perlu diminum setelah bertanding, kebutuhan masing-masing orang tidak sama. Hal itu sangat tergantung kepada intensitas dan lamanya berolahraga. Walau begitu, tentu bisa dihitung kebutuhannya.

Untuk menghitung kebutuhan air minum setelah berolahraga, idealnya dengan menghitung berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, terutama jika olah tubuhnya berat.

“Selisih berat badan merupakan jumlah cairan yang hilang dan perlu diganti,” urainya.

Untuk mengukur apakah minuman yang kita konsumsi sudah cukup mengganti hilangnya cairan dalam tubuh, caranya mudah saja. Ukurannya bukan nikmat atau tidak air yang diminum, melainkan rasa haus.

Afriwardi menegaskan ketika rasa haus hilang setelah ada minuman yang masuk ke dalam tubuh, itu bisa dijadikan tanda untuk menilai kecukupan minum bagi seseorang. Biasanya, dalam kurun waktu dua hingga tiga jam setelah berolahraga akan muncul rasa ingin buang air kecil.
Ditulis oleh: Marmi Panti Hidayah

image : 

sumber tulisan : 


Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com