Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 11 Oktober 2021

8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


Berikut adalah beberapa surga yang perlu diketahui manusia:


1. Surga Firdaus

Surga firdaus adalah tingkatan surga yang paling tinggi, dan hanya orang-orang terpilih yang dapat merasakannya. Hal ini dijelaskan pada QS. Al Mu’minun: 1-11,

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam shalatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara sholatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (Yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.”


2. Surga ‘and

Surga yang terbuat dari intan putih ini disiapkan untuk orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah.

اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۙ اُولٰٓٮِٕكَ هُمۡ خَيۡرُ الۡبَرِيَّةِ جَزَآؤُهُمۡ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتُ عَدۡنٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَاۤ اَبَدًا ‌ؕ رَضِىَ اللّٰهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُوۡا عَنۡهُ ‌ؕ ذٰلِكَ لِمَنۡ خَشِىَ رَبَّهٗ

“Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ’Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya”.
(QS. Al Bayyinah: 7-8)


3. Surga Na’im

Surga na’im disiapkan untuk orang-orang yang beramal saleh, dan terbuat dari perak putih.

اِنَّ لِلۡمُتَّقِيۡنَ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ

“Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.”
(QS. Al-Qalam: 34)

اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا وَعَمِلُوۡا الصّٰلِحٰتِ لَهُمۡ جَنّٰتُ النَّعِيۡمِۙ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan”
(QS. Luqman :8)


4. Surga Ma’wa

Keindahan surga ini berasal dari zamrud hijau, dan penghuninya juga orang-orang yang beramal saleh.

اَمَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمۡ جَنّٰتُ الۡمَاۡوٰى نُزُلًاۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ

“Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. As-Sajdah:19)

وَاَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَ نَهَى النَّفۡسَ عَنِ الۡهَوٰىۙفَاِنَّ الۡجَـنَّةَ هِىَ الۡمَاۡوٰىؕ

Orang-orang yang takut pada kebasaran Allah SWT dan menahan diri dari hawa nafsu buruk.

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal (nya).”
(QS. An-Nazi’at:40-41)


5. Surga Darussalam

Yakut merah adalah bahan asal terbuatnya surga ini. Calon penghuninya adalah orang yang kuat iman dan Islamnya, serta mengamalkannya ayat-ayat Alquran.

لَهُمۡ دَارُ السَّلٰمِ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ‌ وَهُوَ وَلِيُّهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ

“Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.”
(QS. Al-An’am:127)


6. Surga Darul Muqamah

Surga Darul Muqamah diciptakan dari permata putih. Calon penghuninya adalah orang-orang yang melakukan banyak kebaikan.

وَقَالُوا الۡحَمۡدُ لِلّٰهِ الَّذِىۡۤ اَذۡهَبَ عَـنَّا الۡحَزَنَ ؕ اِنَّ رَبَّنَا لَـغَفُوۡرٌ شَكُوۡرُ اۨلَّذِىۡۤ اَحَلَّنَا دَارَ الۡمُقَامَةِ مِنۡ فَضۡلِهٖ‌ۚ لَا يَمَسُّنَا فِيۡهَا نَصَبٌ وَّلَا يَمَسُّنَا فِيۡهَا لُـغُوۡبٌ

“Dan mereka berkata:” Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu “.
(QS. Fathir :34-35)


7. Surga Al Maqaamul Amin

Surga Al Maqaamul Amin adalah surga yang diciptakan dari emas. Calon penghuninya adalah orang-orang yang sangat beriman, yaitu yang benar-benar bertakwa kepada Allah SWT.

اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ فِىۡ مَقَامٍ اَمِيۡنٍۙ

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam tempat yang aman.”
(QS. Ad-Dukhan:51)


8. Surga Khuldi

Surga Khuldi adalah surga yang diciptakan Allah SWT dari marjan merah dan kuning. Calon penghuninya adalah orang-orang yang bertaqwa, atau menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

قُلۡ اَذٰ لِكَ خَيۡرٌ اَمۡ جَنَّةُ الۡخُـلۡدِ الَّتِىۡ وُعِدَ الۡمُتَّقُوۡنَ ‌ؕ كَانَتۡ لَهُمۡ جَزَآءً وَّمَصِيۡرًا لَّهُمۡ فِيۡهَا مَا يَشَآءُوۡنَ خٰلِدِيۡنَ‌ ؕ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعۡدًا مَّسۡـــُٔوۡلًا

“Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa? Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.”
(QS. Al-Furqan:15)

 

___________________________
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________

Jumat, 08 Oktober 2021

Derit-derit Ranjang Kematian Pasien Covid



Kisah nyata. Cerita dalam tulisan ini adalah kisah nyata, sama sekali bukan fiksi.

“Lha piye to, mlebu Rumah Sakit bareng kok mulihe ora bareng.”

Perkiraan saya, begitulah kata-kata yang diucapkan nenek pasien Covid ini. Kalau diterjemahkan secara bebas kira-kira: “Gimana to? Mulai dirawat di Rumah Sakitnya bareng, kok pulangnya tidak bareng .” Nenek ini tidak tahu saat putra tercintanya meninggal di ranjang sebelah. Kepanikan dan isak tangis suara Video Call memanggil nama anaknya saat sakaratul maut datang sama sekali tidak membuatnya tahu bahwa  anaknya telah tiada.

Keinginan nenek ini untuk pulang akhirnya terkabul. Setelah berjuang beberapa hari mencari Ambulance yang bisa mengantar ke rumahnya di luar kota. Bertemu dengan putri-putrinya yang masih tersisa. Ya… dengan sisa kesadaran yang masih dimilikinya, masih bisa minta satu-dua minuman yang diinginkannya, minta disiapkan makanan yang disukainya.

Sampai saat drop, suhu naik, nafas lemah, saturasi merosot. Perjuangan mencari Ambulance lagi-lagi mengalami kendala. Banyak pihak dihubungi, dan 3 jam baru ada ambulance yang bisa mengantar Kembali ke Rumah sakit.

Nenek ini di ujung nafasnya tidak ditemani oleh putri-putrinya yang sangat disayang sejak di dalam kandungan. Betapa hancur perasaan nenek ini di akhir hayatnya harus sendirian tanpa didampingi keluarga ketika nafasnya terlepas satu demi satu, dalam keheningan saat menelusuri Lorong sepi dari IGD sampai Ruang isolasi. Bahkan nyawa beliau tidak bertahan sampai di Ruang Isolasinya.

Dan akhirnya bersamaan tenggelamnya Mentari sore, meluncurlah mobil jenazah, meraung-raung membelah kota, menyeruak diantara padatnya kendaraan di jalanan menuju tempat peristirahatan terakhirnya yang sunyi, sepi, bersebelahan dengan banyakya gundukan tanah baru di sudut makam yang gelap.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau, menerima amal ibadahnya, diluaskan alam quburnya, dijadikan alam quburnya sebagai taman-taman surga, semoga menjadi syuhada, istirahat dengan tenang. Sakitnya, pedihnya, sesaknya nafas, beratnya cobaan, kerinduan pada suami, anak dan cucunya, kesendirian dan kesepian di ujung hayat yang dirasakannya… semoga menjadi penghapus dosa-dosa beliau.

Baca juga : Gimana rasanya sakit Covid?

Ya… saya kenal dengan nenek yang saya ceritakan ini, mertua saya yang selalu minta dipotong rambutnya setiap saya berkunjung. Kisah-kisah lain tidak perlu saya ceritakan, karena sangat mungkin yang dirasakan mirip dengan beliau.

Pembaca, saya bukan hendak membangunkan duka yang pembaca rasakan jika ada keluarga yang meninggal dan diberlakukan protocol Covid. Saya hanya ingin kita membayangkan betapa beratnya setiap detik saat malaikat maut menghampiri. Meskipun ditunggu sekian banyak famili, sesungguhnya saat kematian datang kita hanya sendirian, hanya ridho kita pada ketetapan Allah yang menemani dan menjadikannya mudah.

Akan ada banyak kejadian sangat berat yang terlihat kasat mata, belum lagi yang dirasakan saat ajal menjelang. Saat Anda tidak lagi bisa berkomunikasi dengan sempurna, rasa haus Anda akan sangat menyiksa, permintaan air Anda tidak dimengerti keluarga yang menunggu. Anda tetap dalam kehausan, sementara yang menunggu Anda bisa menikmati jus atau minuman lain dengan nikmatnya. Saat Anda lapar dan memberitahu keluarga, mereka tidak lagi mengerti dan membiarkan Anda merasakan sampai akhir hayat Anda

Baca juga : Kapak di Liang Lahat

Di sini perlunya kita melatih kesabaran, belajar menahan amarah, mengendalikan emosi, ridho dengan ketentuan Allah dan ikhlas. Jika sekarang kita masih mudah marah, emosi dan tidak ridho pada ketentuan Allah, bagaimana kita nanti menghadapi saat-saat berat itu?

Untuk itulah kita diajarkan untuk selalu berdoa :

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allaahumma Innaa Nas Aluka Salaamatan Fid Diin, Wa ‘Aafiyatan Fil Jasad, Wa Ziyadatan Fil ‘Ilmi, Wabaròkatan Fir Rizqi, Wa Taubatan Qòblal Maut, Waròhmatan ‘Indal Maut, Wa Maghfiròtan Ba’dal Maut. Allaahumma Hawwin ‘Alainaa Fii Sakarootil Maut, Wan Najaata Minan Naar, Wal ‘Afwa Indal Hisaab

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut.”

“Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab”.

 

Wallahua’lam

 

Doa dikutip dari https://kumparan.com/berita-update/doa-agar-mudah-menghadapi-sakaratul-maut-1vPW6erZBG5/full

Image : Prosesi pemakaman mertua.

Arti kata "derit" : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata derit adalah tiruan bunyi lantai bambu diinjak, engsel yang tidak berminyak dan sebagainya. ( https://lektur.id/arti-derit/ )

Selasa, 05 Oktober 2021

SURGA (Seri Melihat Surga di Depan Mata)

Surga adalah suatu pembalasan yang agung dan pahala tertinggi bagi para hamba Allah yang taat. Surga merupakan suatu kenikmatan sempurna. Tak ada sedikit pun kekurangannya. Tak ada kemuraman di dalamnya. Penggambaran surga yang difirmankan oleh Allah swt. dan disabdakan oleh Nabi SAW., memang hampir tak mampu kita gambarkan dengan otak dan imajinasi kita yang terbatas ini. Betapa sulit membayangkan kenikmatan yang demikian besar. Sungguh kemampuan imajinasi kita akan terbentur pada keterbatasannya.

Kita coba untuk memvisualisasikan dalam angan hadits Qudsi yang menceritakan tentang gambaran surga berikut ini, “Kami sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu, yang tak pernah terlihat oleh mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan tak pernah terlintas oleh hati manusia…”

“Seorang pun tak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS. As-sajdah : 17)

Allah swt. menentukan hari masuknya ke surga pada waktu tertentu dan memutuskan jatah hidup di dunia pada batas waktu tertentu serta menyiapkan di dalam surga berbagai kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan terlintas dalam hati. Dia memperlihatkan dengan jelas surga kepada mereka agar dapat melihatnya dengan mata hatinya karena penglihatan mata hati lebih tajam daripada pandangan mata kepala.

“Sesungguhnya jika salah seorang dari kalian meninggal dunia, maka kursinya diperlihatkan kepadanya setiap pagi dan petang. Jika ia penghuni surga, maka ia adalah penghuni surga. Jika ia penghuni neraka, maka ia adalah penghuni neraka. Kemudian dikatakan, Inilah kursimu hingga Allah Ta’ala membangkitkanmu pada hari kiamat nanti.” (HR.Bukhari-Muslim)

Sungguh Nabi Muhammad saw. telah melihat di dekatnya terdapat surga tempat tinggal sebagaimana disebutkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim hadits dari Anas dalam kisah Isra’ dan Mi’raj. Pada akhir hadits tersebut dijelaskan, “Jibril berjalan terus hingga tiba di Sidratul Muntaha dan ternyata Sidratul Muntaha ditutup dengan warna yang tidak aku ketahui.” kata Rasulullah saw. lebih lanjut, “Kemudian aku masuk ke dalam surga dan ternyata di dalamnya terdapat kubah dari mutiara dan tanahnya beraroma kesturi. (HR.Bukhari-Muslim)

“Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atas kalian, berbahagialah kalian! Maka masukilah surga ini, sedang kalian kekal di dalamnya.” (QS. Az-Zumar /39 :73)

Untuk memeri nama surga itu, Al Quran memberikan banyak gelaran seperti Jannatul Ma’wa (Surga tempat kembali), Jannatu ‘Adn (Surga sebagai tempat tinggal yang kekal), Darul Khulud (Perumahan yang kekal), Firdaus (Paradiso), Darus Salam (Perumahan kesejahteraan), Darul Maqamah (Perumahan ketenangan), Jannatun Na’im (Taman-taman kenikmatan), Maqam Amin (Kedudukan sentausa) dan lain-lain lagi.

___________________________
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________

Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html

Image : http://suarata.blogspot.com/2016/02/subhanallah-ternyata-seperti-ini.html

Penghuni-Penghuni Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)

Surga itu tidak akan dimasuki melainkan oleh orang yang benar-benar mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mulia serta bersifat dengan berbagai keutamaan dan keluhuran. Allah swt. berfirman dalam surat At-Taubah ayat 111-112 :

“Sesungguhnya Allah telah membeli diri dan harta orang-orang yang beriman dengan mengaruniakan surga untuk mereka itu. Mereka berperang untuk membela agama Allah, sebab itu merekapun membunuh dan terbunuh, menuruti janji Allah yang tersebut dalam kitab Taurat, Injil dan Quran. Siapakah yang lebih menepati janjinya dari pada Allah? Oleh sebab itu, maka bergembiralah dengan perjanjian yang telah kamu semua perbuat. Yang sedemikian itu adalah suatu keuntungan yang besar sekali. Orang-orang yang bertaubat kepada Allah, orang-orang yang menyembah-Nya, orang-orang yang memuji-Nya, orang-orang yang berpuasa, orang-orang yang ruku, orang-orang yang sujud, orang-orang yang menyuruh mengerjakan kebajikan, orang-orang yang melarang mengerjakan keburukan dan orang-orang yang menjaga batas-batas hukum Allah, maka sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman itu”.

“”Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka tidak tercela, tetapi barangsiapa mencari di balik itu (zina dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus, mereka kekal di dalamnya”. (QS. Al Mu’Minun : 1-11)

 ___________________________

Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________

Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html

Image : https://jakarta.siberindo.co/12/03/2021/benarkah-pakaian-penduduk-surga-itu-warna-hijau-ini-penjelasannya/

Kenikmatan-Kenikmatan Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)

 

A. Sungai yang bermacam-macam

“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa ialah sebagai suatu taman yang didalamnya ada sungai-sungai yang airnya tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari susu yang rasanya tetap tidak berganti-ganti, sungai-sungai dari anggur yang amat sedap rasanya bagi orang-orang yang meminumnya dan sungai-sungai dari madu yang bening jernih. Disana mereka memperoleh segala macam buah-buahan serta pengampunan dari Tuhannya” ( QS. Muhammad : 15)


B. Rezeki berupa buah-buahan

“Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman serta mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik, sesungguhnya mereka itu akan memperoleh taman-taman surga yang mengalirlah beberapa sungai di dalamnya. Setiap mereka mendapatkan pemberian rezeki dari surga dari semacam buah-buahan, mereka lalu berkata: “Ini adalah seperti rezeki yang kita terima sebelum sekarang”. Kepada mereka diberikanlah pemberian-pemberian yang serupa. Didalam surga itupun mereka akan memperoleh jodoh (pasangan) yang suci dan mereka kekal di dalamnya”. ( QS. Al Baqarah : 25)

“Para ahli surga menerima buah-buahan, yang mana saja mereka bebas memilihnya, dan pula daging burung, mana saja yang mereka inginkan”. (QS AlWaqi’ah : 20-21)


C. Pakaian, Dipan dan Perlengkapan Makan dan Minum

“Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) surga dan (pakaian) sutera. Di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan. Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya. Dan kepada mereka diedarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana Kristal, Kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka). Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air (di surga) yang dinamakan Salsabil”. (QS.Al Insan : 12-18)

“Kepada mereka itu diedarkanlah piring-piring dan gelas-gelas dari emas. Didalamnya terdapat semua apa yang diingini oleh hati dan yang sedap dipandang mata. Kamu semua akan kekal di situ selama-lamanya”. (QS. Az Zukhruf: 71)


D. Pelayan-pelayan di surga

“Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda (pelayan) yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila engkau melihat (keadaan) di sana (surga), niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci)”. ( QS. Al Insan : 19-21)


E. Bangunan Bertingkat-tingkat

“Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah tidak akan memungkiri janji(nya). (QS. Az Zumar : 20)


F. Gadis-gadis (bidadari)

“Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan”. (QS. Yasin : 55-56)

“Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung, lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan, yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya”. (QS. Al Waqi’ah : 35-37)

“Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya, seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik”. (QS. As-Saffat : 48-49)

G. Tidak bersifat dengki dan tidak merasa Lelah

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berdiam di dalam taman-taman surga dan di tengah-tengahnya ada suatu air yang memancar. Kepada mereka dikatakan : “Masuklah kamu semua kedalamnya dengan aman sentosa”. Kami (Allah) telah membuangkan segala sifat kedengkian yang ada di dalam hati mereka, sehingga mereka itu merupakan saudara-saudara belaka, berhadap-hadapan di atas tempat duduk, Mereka tidak pernah tersentuh oleh rasa lelah dan mereka tidak akan dikeluarkan dari tempat itu”. (QS. Al Hijr : 45-48)


H. Tidak mendengarkan perkataan omong kosong

“Di dalam surga itu mereka tidak mendengarkan perkataan omong kosong dan tidak pula kata-kata yang menyebabkan dosa. Yang terdengar di situ hanyalah ucapan: “Salam (damai), salam (damai)”. (QS. Al Waqi’ah :25-26)


I. Tidak buang kotoran dan tidak meludah

“Mereka berbaris dalam satu regu, wajah mereka memancarkan kepuasan seperti rembulan saat pertama. Tubuh mereka bersih dari kotoran. Tidak meludah, tidak berdahak dan tidak pula buang air. Tempat-tempat singgahnya terbuat dari emas, sisirnya terbuat juga dari emas dan perak. Tempat apinya adalah kayud, keringatnya berupa minyak misyk, setiap lelaki memiliki pasangan istri yang kulitnya cemerlang seolah-olah sumsumnya tampak dari balik daging. Mereka tidak pernah berselisih, tidak saling membenci sebab mereka sehati. Bacaannya tiap kali adalah tasbih, setiap pagi maupun sore.” (HR. Imam Bukhari)

___________________________
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________ 

Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html
Image : https://islamkita.co/nama-surga-dalam-al-quran/

8 Pintu Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)

Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Siapa yang berinfaq sedikit saja untuk dua kendaraan di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: wahai hamba Allah ini adalah hasil kebaikanmu! Jika ia ahli shalat, maka akan dipanggil dari babus shalah (pintu shalat), jika ia ahli jihad maka akan dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), jika ia ahli sedekah maka akan dipanggil dari babus shadaqah (pintu sedekah), jika ia ahli puasa maka akan dipanggil dari pintu puasa atau babur rayyan (pintu ar Rayyan)” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no.1027).

Al Qadhi ‘Iyadh rahimahullah mengomentari hadits ini:

“Imam Muslim dalam hadits ini menyebutkan 4 pintu surga, kemudian beliau menyebutkan 4 sisanya. Diantaranya: babut taubah (pintu taubat), babul kazhiminal ghaizha (pintu menahan marah), babur radhiin (pintu ridha), dan babul ayman (pintu kanan) yang dimasuki oleh orang yang masuk surga tanpa hisab” (At Tadzkirah bi Ahwalil Mauta wal Akhirah, 16/183).

Kemudian dalam penjelasan yang lain, dari Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah, beliau menjelaskan:

“Di dalam hadits disebutkan 4 pintu surga … kemudian orang yang melaksanakan rukun-rukun haji ia akan mendapatkan pintu khusus, tanpa keraguan. Tersisa 3 pintu lagi, diantaranya babul kazhiminal ghaizha wal ‘afina ‘anin naas (pintu menahan marah dan memaafkan manusia) … diantaranya juga babul ayman (pintu kanan) yaitu pintu yang dimasuki orang-orang yang sempurna tawakalnya sehingga masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab. Adapun yang ketiga, bisa jadi adalah babudz dzikri (pintu dzikir). Karena terdapat hadits riwayat Tirmidzi yang mengisyaratkan hal itu. Atau bisa jadi adalah babul ilmi (pintu ilmu)” (Fathul Baari, 7/34).

Juga terdapat hadits tentang babul walid (pintu berbakti pada orang tua). Dari Abud Darda’ radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah. Jika engkau mau menyia-nyiakannya, silakan. Atau jika engkau mau menjaganya, silakan” (HR. Tirmidzi no.1900, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, no. 914).

Dari hadits dan penjelasan-penjelasan di atas, bisa kita simpulkan bahwa pintu surga ada delapan, namun yang disepakati ulama ada empat:

1. Babus shalah (pintu shalat), yang dimasuki oleh orang-orang yang mendirikan shalat

2.   Babul jihad (pintu jihad), yang dimasuki oleh orang-orang yang berjihad di jalan Allah.

3.  Babus shadaqah (pintu sedekah), yang dimasuki oleh orang-orang yang gemar bersedekah.

4. Babur rayyan (pintu ar rayyan) atau disebut juga babus shiyam (pintu puasa), yang dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.

Namun empat sisanya ulama berbeda pendapat. Diantara kemungkinannya adalah,

1.  Babul kazhiminal ghaizha (pintu menahan marah), yang dimasuki oleh orang-orang yang bisa menahan amarahnya.

2. Babul ayman (pintu kanan), yang dimasuki oleh orang-orang yang sempurna tawakalnya.

3.  Babur radhiin (pintu ridha), yang dimasuki oleh orang-orang yang ridha kepada takdir Allah.

4. Babut taubah (pintu taubat), yang dimasuki oleh orang-orang yang bertaubat nasuha.

5.  Babul walid (pintu berbakti pada orang tua), yang dimasuki oleh orang-orang yang berbakti kepada orang tua.

6.   Babul hajji (pintu haji), yang dimasuki oleh orang-orang yang menyempurnakan hajinya.

7. Babudz dzikri (pintu dzikir), yang dimasuki oleh orang-orang yang banyak berdzikir

8.    Babul ilmi (pintu ilmu), yang dimasuki oleh orang-orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat.

‘Ala kulli haal, yang lebih penting bagi kita adalah berusaha mengamalkan amalan-amalan di atas agar kita layak memasuki pintunya di surga kelak. Jangan sampai ketika surga memiliki delapan pintu namun tidak ada satupun yang terbuka untuk kita. Allahumma inna nas’alukal jannah wa na’udzubika minannar.

___________________________
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________

Sumber: https://muslim.or.id/55772-8-pintu-surga.html
Image : https://muslim.okezone.com/read/2019/11/12/330/2128774/8-jenis-pintu-surga-kamu-pilih-yang-mana

11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an


1. Perempuan Suci

Dikutip sindonews, bidadari surga digambarkan dalam surah Al-Baqarah ayat 25. Bidadari adalah perempuan yang tidak mengalami menstruasi, tidak nifas, buang air kecil dan buang air besarIa juga tidak meludah, keluar ingus, dan kotoran wanita dunia lainnya. Selain itu, hatinya pun suci dari akhlak buruk, lisannya dijaga dari kata-kata kotor, cintanya suci karena hanya tertarik kepada suaminya. Pakaiannya suci dari najis dan kotoran.

 

2. Cantik Lahir Batin

Gambaran lainnya adalah cantik lahir batin. Dalam Ar-Rahmaan ayat 70, Allah berfirman bahwa di surga terdapat bidadari yang baik akhlaknya dan cantik parasnya. Terkumpul kecantikan lahir dan batin pada bidadari surga itu

 

3. Dipingit dalam Rumah

Dalam surah Ar-Rahman 72, dikatakan bahwa rumah para bidadari surga terbuat dari mutiara. Mereka yang berkulit putih bersih itu menyiapkan diri untuk suami mereka. Mereka pun hanya keluar untuk berjalan-jalan di kebun dan taman surga seperti para putri raja.

 

4. Menundukkan Pandangannya

Menurut surah Ar-Rahmaan 56-58, mereka menundukkan pandangan dan hanya terpusat pada suaminya. Mereka tidak memandang pria lain serta tidak tertarik selain suaminya. Selain itu, mereka juga menjaga untuk tidak keluar rumah mengumbar aurat pada pria selain suami mereka.

 

5. Berbadan Indah dan Sebaya

Surah An-Naba’ 31-33 menggambarkan mereka berbadan indah dan diciptakan dengan umur sebaya pada usia puncak kematangan sekira usia 33 tahun. Mereka adalah gadis-gadis yang diciptakan selalu perawan yang sama umurnya dan tidak pernah tua.

 

6. Belum Pernah Ada Sebelumnya

Sementara itu, dalam surah Al-Waqiah ayat 35-37, Allah berfirman bahwa bidadari surga adalah wanita yang diciptakan secara langsung. Mereka tidak melalui proses kelahiran dan belum pernah ada di dunia sebelumnya. Selain itu, mereka juga diciptakan dengan bentuk dan sifat yang paling sempurna dan tidak dapat binasa.

 

7. Kecantikan Sempurna

Masih dikutip sindonews, dalam surah Ad-Dukhan ayat 51—54 dijelaskan bahwa mereka adalah wanita jelita dengan kecantikan yang sempurna. Mereka juga memiliki mata yang jeli dan berbinar.

 

8. Belum Pernah Disentuh

Para bidadari surga ini belum pernah dinikahi dan disentuh oleh manusia, sebelum penghuni surga yang menjadi suami mereka.

 

9. Menjaga Kehormatan Diri

Gambaran lainnya adalah mereka wanita-wanita yang menjaga kehormatan dirinya. Mereka tidak memandang lelaki kecuali suami mereka, tidak liar pandangannya, dan jeli matanya. Gambarannya ibarat mutiara yang tersimpan, bermata indah, lebar, dan berbinar sebagaimana surah Ash-Shaffat ayat 48—49.

 

10. Harumnya Semerbak

Hadis Bukhari dan Muslim menggambarkan bahwa mereka memiliki bau harum yang semerbak. Bisa diibaratkan, jika mereka diturunkan ke bumi harum tubuhnya akan memenuhi langit dan bumi.

 

11. Tidak ada yang Menyerupai

Dalam hadis Rasulullah SAW juga menggambarkan bahwa kecantikannya tidak ada yang menyerupai makhluk di bumi. Wajahnya sangat bercahaya seperti rembulan dan bintang. Namun, keindahan itu tak lekas menghilangkan kecemburua pada perempuan saleha yang ada di dunia. Rasulullah mengungkapkan perempuan saleha yang di dunia lebih istimewa dari bidadari karena salatnya, shaum, dan ibadahnya.

___________________________
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya


__________________________
Sumber : 

https://www.99.co/blog/indonesia/gambaran-bidadari-surga-menurut-al-quran/



Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com