Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 06 Juni 2014

Apa dan Bagaimana Haji Dilaksanakan?



Haji (Bahasa Arab: حج‎; transliterasi: Hajj) adalah rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.
Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Zulhijah. Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Definisi

Secara lughawi, haji berarti menyengaja atau menuju dan mengunjungi. [1] Menurut etimologi bahasa Arab, kata haji mempunyai arti qashd, yakni tujuan, maksud, dan menyengaja. Menurut istilah syara’, haji ialah menuju ke Baitullah dan tempat-tempat tertentu untuk melaksanakan amalan-amalan ibadah tertentu pula. Yang dimaksud dengan temat-tempat tertentu dalam definisi diatas, selain Ka’bah dan Mas’a(tempat sa’i), juga Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Yang dimaksud dengan waktu tertentu ialah bulan-bulan haji yang dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Adapun amal ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumrah, mabit di Mina, dan lain-lain.

Latar belakang ibadah haji

Orang-orang Arab pada zaman jahiliah telah mengenal ibadah haji ini yang mereka warisi dari nenek moyang terdahulu dengan melakukan perubahan disana-sini. Akan tetapi, bentuk umum pelaksanaannya masih tetap ada, seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan melontar jumrah. Hanya saja pelaksanaannya banyak yang tidak sesuai lagi dengan syariat yang sebenarnya. Untuk itu, Islam datang dan memperbaiki segi-segi yang salah dan tetap menjalankan apa-apa yang telah sesuai dengan petunjuk syara’ (syariat), sebagaimana yang diatur dalam al-Qur’an dan sunnah rasul. [2] Latar belakang ibadah haji ini juga didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh nabi-nabi dalam agama Islam, terutama nabi Ibrahim (nabinya agama Tauhid). Ritual thawaf didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh umat-umat sebelum nabi Ibarahim. Ritual sa’i, yakni berlari antara bukit Shafa dan Marwah (daerah agak tinggi di sekitar Ka’bah yang sudah menjadi satu kesatuan Masjid Al Haram, Makkah), juga didasarkan untuk mengenang ritual istri kedua nabi Ibrahim ketika mencari susu untuk anaknya nabi Ismail. Sementara wukuf di Arafah adalah ritual untuk mengenang tempat bertemunya nabi Adam dan Siti Hawa di muka bumi, yaitu asal mula dari kelahiran seluruh umat manusia.

Jenis ibadah haji

Setiap jamaah bebas untuk memilih jenis ibadah haji yang ingin dilaksanakannya. Rasulullah SAW memberi kebebasan dalam hal itu, sebagaimana terlihat dalam hadis berikut.
Aisyah RA berkata: Kami berangkat beribadah bersama Rasulullah SAW dalam tahun hajjatul wada. Di antara kami ada yang berihram, untuk haji dan umrah dan ada pula yang berihram untuk haji. Orang yang berihram untuk umrah ber-tahallul ketika telah berada di Baitullah. Sedang orang yang berihram untuk haji jika ia mengumpulkan haji dan umrah. Maka ia tidak melakukan tahallul sampai dengan selesai dari nahar.[3][1]
Berikut adalah jenis dan pengertian haji yang dimaksud.[1]
  • Haji ifrad, berarti menyendiri. Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad bila sesorang bermaksud menyendirikan, baik menyendirikan haji maupun menyendirikan umrah. Dalam hal ini, yang didahulukan adalah ibadah haji. Artinya, ketika mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, orang tersebut berniat melaksanakan ibadah haji dahulu. Apabila ibadah haji sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan umrah.
  • Haji tamattu’, mempunyai arti bersenang-senang atau bersantai-santai dengan melakukan umrah terlebih dahulu di bulan-bulah haji, lain bertahallul. Kemudian mengenakan pakaian ihram lagi untuk melaksanakan ibadah haji, ditahun yang sama. Tamattu’ dapat juga berarti melaksanakan ibadah di dalam bulan-bulan serta di dalam tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.
  • Haji qiran, mengandung arti menggabungkan, menyatukan atau menyekaliguskan. Yang dimaksud disini adalah menyatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama. Menurut Abu Hanifah, melaksanakan haji qiran, berarti melakukan dua thawaf dan dua sa’i.
Berikut adalah kegiatan utama dalam ibadah haji berdasarkan urutan waktu:
  • Sebelum 8 Zulhijah, umat Islam dari seluruh dunia mulai berbondong untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
  • 8 Zulhijah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Zulhijah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
  • 9 Zulhijah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.
  • 10 Zulhijah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
  • 11 Zulhijah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  • 12 Zulhijah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  • Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada’ (thawaf perpisahan)

Lokasi utama dalam ibadah haji

Makkah Al Mukaromah

Di kota inilah berdiri pusat ibadah umat Islam sedunia, Ka’bah, yang berada di pusat Masjidil Haram. Dalam ritual haji, Makkah menjadi tempat pembuka dan penutup ibadah ini ketika jamaah diwajibkan melaksanakan niat dan thawaf haji.

Arafah

Kota di sebelah timur Makkah ini juga dikenal sebagai tempat pusatnya haji, yiatu tempat wukuf dilaksanakan, yakni pada tanggal 9 Zulhijah tiap tahunnya. Daerah berbentuk padang luas ini adalah tempat berkumpulnya sekitar dua juta jamaah haji dari seluruh dunia. Di luar musim haji, daerah ini tidak dipakai.

Muzdalifah

Tempat di dekat Mina dan Arafah, dikenal sebagai tempat jamaah haji melakukan Mabit (Bermalam) dan mengumpulkan bebatuan untuk melaksanakan ibadah jumrah di Mina.
Rute Perjalanan Ibadah Haji
Rute Perjalanan Ibadah Haji
Rute yang dilalui oleh jamaah dalam ibadah haji

Mina

Tempat berdirinya tugu jumrah, yaitu tempat pelaksanaan kegiatan melontarkan batu ke tugu jumrah sebagai simbolisasi tindakan nabi Ibrahim ketika mengusir setan. Dimasing-maising tempat itu berdiri tugu yang digunakan untuk pelaksanaan: Jumrah Aqabah, Jumrah Ula, dan Jumrah Wustha. Di tempat ini jamaah juga diwajibkan untuk menginap satu malam.

Madinah

Adalah kota suci kedua umat Islam. Di tempat inilah panutan umat Islam, Nabi Muhammad SAW dimakamkan di Masjid Nabawi. Tempat ini sebenarnya tidak masuk ke dalam ritual ibadah haji, namun jamaah haji dari seluruh dunia biasanya menyempatkan diri berkunjung ke kota yang letaknya kurang lebih 330 km (450 km melalui transportasi darat) utara Makkah ini untuk berziarah dan melaksanakan salat di masjidnya Nabi. Lihat foto-foto keadaan dan kegiatan dalam masjid ini.

Haji Arbain

Haji Arbain (bahasa Arab: اربعين arba’in, artinya “empat puluh”) adalah ibadah haji yang disertai dengan salat fardhu sebanyak 40 kali di Masjid An-Nabawi Madinah tanpa terputus. Ibadah ini seringkali dikerjakan oleh jamaah haji dari Indonesia. Dalam pelaksanaannya, mereka setidak-tidaknya tinggal di Madinah saat haji selama 8 atau 9 hari, dan dengan perhitungan sehari akan salat wajib sebanyak 5 kali dan selama 8 atau 9 hari maka akan tercukupi jumlah 40 kali salat wajib tanpa terputus.

Tempat bersejarah

Berikut ini adalah tempat-tempat bersejarah, yang meskipun bukan rukun haji, namum biasa dikunjungi oleh para jemaah haji atau peziarah lainnya[4]:

Jabal Nur dan Gua Hira

Jabal Nur terletak kurang lebih 6 km di sebelah utara Masjidil Haram. Di puncaknya terdapat sebuah gua yang dikenal dengan nama Gua Hira. Di gua inilah Nabi Muhammad saw menerima wahyu yang pertama, yaitu surat Al-’Alaq ayat 1-5.

Jabal Tsur

Jabal Tsur terletak kurang lebih 6 km di sebelah selatan Masjidil Haram. Untuk mencapai Gua Tsur ini memerlukan perjalanan mendaki selama 1.5 jam. Di gunung inilah Nabi Muhammad saw dan Abu Bakar As-Siddiq bersembunyi dari kepungan orang Quraisy ketika hendak hijrah ke Madinah.

Jabal Rahmah

Yaitu tempat bertemunya Nabi Adam as dan Hawa setelah keduanya terpisah saat turun dari surga. Peristiwa pentingnya adalah tempat turunnya wahyu yang terakhir pada Nabi Muhammad saw, yaitu surat Al-Maidah ayat 3.

Jabal Uhud

Letaknya kurang lebih 5 km dari pusat kota Madinah. Di bukit inilah terjadi perang dahsyat antara kaum muslimin melawan kaum musyrikin Mekah. Dalam pertempuran tersebut gugur 70 orang syuhada di antaranya Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad saw. Kecintaan Rasulullah saw pada para syuhada Uhud, membuat beliau selalu menziarahinya hampir setiap tahun. Untuk itu, Jabal Uhud menjadi salah satu tempat penting untuk diziarahi.

Makam Baqi’

Baqi’ adalah tanah kuburan untuk penduduk sejak zaman jahiliyah sampai sekarang. Jamaah haji yang meninggal di Madinah dimakamkan di Baqi’, letaknya di sebelah timur dari Masjid Nabawi. Di sinilah makam Utsman bin Affan ra, para istri Nabi, putra dan putrinya, dan para sahabat dimakamkan. Ada banyak perbedaan makam seperti di tanah suci ini dengan makam yang ada di Indonesia, terutama dalam hal peletakan batu nisan.

Masjid Qiblatain

Pada masa permulaan Islam, kaum muslimin melakukan salat dengan menghadap kiblat ke arah Baitul Maqdis di Yerusalem, Palestina. Pada tahun ke-2 H bulan Rajab pada saat Nabi Muhammad saw melakukan salat Zuhur di masjid ini, tiba-tiba turun wahyu surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan agar kiblat salat diubah ke arah Kabah Masjidil Haram, Mekah. Dengan terjadinya peristiwa tersebut maka akhirnya masjid ini diberi nama Masjid Qiblatain yang berarti masjid berkiblat dua.

Sumber :


Image : 

 

Paket Umroh 2014

Paket Umrah Arminareka Perdana

PT Arminareka Perdana Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji Plus, melayani jamaah untuk  ibadah Umrah 9 hari dan 12 hari. Anda dapat memilih Paket Umrah yang sesuai dengan kebutuhan anda dan keluarga. Ada beberapa pilihan paket Umrah yang dapat anda pilih dengan cara memilih pesawat yang akan digunakan dan hotel / penginapan saat anda menjalankan Umrah. Untuk kenyamanan Jamaah saat menunaikan ibadah Umrah, PT Arminareka Perdana menyediakan Hotel Bintang 4 dan Hotel Bintang 5 di Makkah dan Madinah, yang lokasinya tidak jauh dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pesawat yang digunakan untuk Paket Ibadah Umrah Arminareka Perdana :
  • Garuda Indonesia
  • Lion Air
  • Saudia Airlines
  • Emirates Airlines
  • Etihad Airline
  • Yemenia Air
Anda dapat memilih pesawat sesuai dengan kebutuhan anda.
Anda juga dapat memilih Akomodasi Hotel Bintang lima dan Hotel Bintang Empat, yang disediakan dalam Paket Umrah Arminareka Perdana, yaitu :

Hotel Bintang Lima :
Mekkah : Grand Zam Zam, Royal Dar Al Eiman, Safwa Orchid, Hilton Tower, Elaf Kindah
Madinah : Dallah Taibah, Al Haram, Al Saha
Jeddah : Trident Hotel, Rashidin Azhar

Hotel Bintang Empat :
Mekkah : Elaf Masyaer, Salim Nakhael, Al Massa, Ajyad Makarim, Al Marsa, Ummi Hani
Madinah : Wassel Reem, Madinah Mubarak, Mubarok Massii
Jeddah : Nawaras Hotel, Al Azhar

Paket Umrah - Hotel dan Tempat Ziarah di Mekkah

Paket Umrah – Hotel dan Tempat Ziarah di Mekkah

Paket Umroh - Hotel dan Tempat Ziarah di Madinah

Paket Umroh – Hotel dan Tempat Ziarah di MadinahHotel dan Tempat Ziarah di Madinah

 

Biaya Paket Umrah

Anda dapat memilih Biaya Paket Umrah yang sesuai dengan Budget anda. Biaya mulai USD 2.175 untuk Umrah 9 hari  dan USD 2.375 untuk Umrah 12 hari. Silahkan anda mencari Paket Umrah yang tersedia dibawah ini. Bila ada pertanyaan atau anda ingin melakukan pendaftaran silahkan hubungi kami atau anda bisa langsung mengisi form pendaftaran .




Biaya Paket Umrah Termasuk :
  • Tiket pesawat pulang pergi dengan Garuda Indonesia, emirat, Saudi Air lines, Lion Air. dll
  • Akomodasi sesuai program
  • Ziarah dengan transportasi lokal, dengan Bus AC
  • Makan 3 kali sehari dengan Menu Indonesia
  • Muthawwif/Guide , Air Zam-zam @ 5 liter
  • Visa Umroh
  • Manasik Umroh dan perlengkapan Umroh seperti Travelling Bag, Buku Manasik, Mukena dan bergo (jamaah perempuan), kain ihrom + ikat pinggang (jamaah laki-laki), bahan batik
Biaya Paket Umrah Tidak Termasuk :
  • Biaya Airport Tax and Handling : Rp. 1.000.000,-
  • Biaya Pembuatan Passport dan Suntik Maningitis, dokumen perjalanan lainnya
  • Pengeluaran pribadi spt laundry, telepon, tips, dll
  • Tour-tour/ acara diluar program atas permintaan sendiri
  • Kelebihan bagasi (overweight)
Sumber :
http://mitraarminareka.com/umrah/paket-umrah

FORMULIR PENDAFTARAN


Nama

( Isi nama lengkap anda )
No HP / Telp Rumah

Alamat yang dituju

(untuk pengiriman staterkit berupa: baju koko/ mukena, l
egalitas perusahaan, voucher dll )
Tanggal Lahir

No. KTP/SIM

Program

Kota

Kode Pos

Agama

Jenis Kelamin

Ukuran Baju

Nama Ahli Waris

Hubungan Ahli Waris

Nama Bank

Atas Nama

No Rekening

 Sumber Tulisan :  
http://www.solusicepatumroh.com/
 
Image :
 

Apa dan Bagaimana Umroh Itu?

 

Pengertian Umrah

Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

Syarat ,Wajib, dan Rukun Umrah

Syarat untuk mengerjakan umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji.Sedangkan rukun umrah adalah :
  1. Ihram
  2. Tawaf
  3. Sai
  4. Mencukur rambut kepala atau memotong sebagian(tahalul)
  5. Tertib
Adapun wajib umrah hanya satu, yaitu memulai ihram dari miqat.

Tata Cara umrah

Untuk tata cara pelaksanaan umrah, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini :
  1. Disunnahkan mandi besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
  2. Memakai pakaian ihram. Untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa ada hiasannya dan tidak memakai cadar atau sarung tangan.
  3. Niat umrah dalam hati dan mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin. Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan cukup dengan suara yang didengar orang yang ada di sampingnya bagi wanita, yaitu mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.
  4. Jika sudah sampai kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
  5. Sesampai di ka’bah, talbiyah berhenti sebelum thawaf. Kemudian menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika mampu dan mengucapkan Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak bisa menyentuh dan menciumya, maka cukup memberi isyarat dengan melambaikan tangan dan berkata Allahu akbar.
  6. Thawaf sebanyak 7 kali putaran. 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya jalan biasa. Thowaf diawali dan diakhiri di hajar aswad dan ka’bah dijadikan berada di sebelah kiri.
  7. Salat 2 raka’at di belakang maqam Ibrahim jika bisa atau di tempat lainnya di masjidil haram dengan membaca surah Al-Kafirun pada raka’at pertama dan Al-Ikhlas pada raka’at kedua.
  8. Sa’i dengan naik ke bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan dan mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Aku memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Kemudian berdoa sekehendaknya.
  9. Amalan pada poin 8 diulangi setiap putaran di sisi bukit Shofa dan Marwah disertai dengan doa.
  10. Sa’i dilakukan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
  11. Mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi wanita.
  12. Dengan demikian selesai sudah amalan umrah


 

Paket Umroh Ramadhan 2014

PT Arminareka Perdana menyediakan Paket Umroh Ramadhan 2014. Anda dapat memilih dari beberapa alternatif Paket Umroh Ramadhan 2014 yaitu Umroh Awal Ramadhan (9 hari), Umroh Tengah Ramadhan (9 hari), Umroh Full Ramadhan (29 hari) dan Umroh Lailatul Qadar (15 hari). Silahkan melihat Jadwal, Kuota dan Sisa kursi di Tabel Paket Umroh Ramadhan 2014 PT Arminareka Perdana di bawah ini.

Pemberangkatan Umroh Awal Ramadhan mulai tanggal 1 Juli 2014. Segera mendaftar dengan membayar DP 3,5 juta dan Booking Seat USD 500. Tempat terbatas. Booking seat 2 bulan sebelum keberangkatan dan Pelunasan 1 bulan sebelum keberangkatan.

Penerbangan yang digunakan untuk Paket Umroh Ramadhan 2014 Arminareka Perdana adalah Garuda Indonesia. Untuk penginapan yang digunakan adalah Hotel Bintang Tiga, yang berjarak kurang lebih 500 m dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.


Harga Paket Umroh Ramadhan 2014 sudah termasuk :

  1. Tiket Pesawat Jakarta – Jeddah Pulang Pergi
  2. Akomodasi Jeddah, Madinah dan Mekkah
  3. Ziarah dengan transportasi lokal dengan bus AC
  4. Makan 3 kali sehari dengan menu Indonesia
  5. Muthawwif / Guide
  6. Air Zam Zam 10 liter
  7. Visa Umrah

Harga Paket Umroh Ramadhan 2014 belum termasuk :

  1. Airport Tax, Handling dan Perlengkapan, Rp. 1.000.000
  2. Biaya pembuatan Passport dan dokumen perjalanan lainnya
  3. Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips, dll
  4. Tour tour / acara diluar program atas permintaan sendiri
  5. Kelebihan bagasi (over weight)
  6. Vaksin Maningitis
Pembatalan Paket Umrah :
Bila terjadi sesuatu hal yang tidak terduga bagi calon jamaah Umrah dan terpaksa membatalkan diri maka akan dikenakan biaya pembatalan
  1. Pembatalan 1 bulan sebelum keberangkatan (insert name) dikenakan USD 150
  2. Pembatalan 3 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 50%
  3. Pembatalan 2 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 75%
  4. Pembatalan 1 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 100%
  5. Perhitungan Biaya pembatalan = Harga Paket – USD 350 (Voucher) x Persentase (%)
CATATAN PENTING
  1. Perlengkapan Umrah terdiri dari Traveling Bag, Buku Manasik, Mukena dan bergo (jamaan perempuan), Kain Ihram + ikat pinggang (jamaah laki laki), bahan batik.
  2. Booking Seat 2 bulan sebelum keberangkatan sebesar :
    • USD 300 untuk umrah di luar Ramadhan
    • USD 500 untuk umrah Ramadhan
    • Rp. 1.000.000 (Airport Tax, Handling dan Perlengkapan)
  3. Penyerahan dokumen lengkap paling lambat 2 bulan sebelum keberangkatan
  4. Pelunasan pembayaran dilakukan 1 bulan sebelum keberangkatan
  5. Harga Paket Umrah dapat berubah sewaktu waktu

Konsultasi dan Pendaftaran Paket Umroh Ramadhan 2014 Arminareka Perdana

Untuk Konsultasi dan Pendaftaran Paket Umroh Ramadhan Arminareka Perdana Hubungi :

MIFTAHURROHMAN

Handphone :
081 234 200 200
085 645 200 200
083 872 200 200

Whatsapp : 083 872 200 200
BB : 3165D4F8
Email :miftahmadiun5@gmail.com



Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com