Butuh Bacaan Tematik, silakan klik :
Minggu, 28 November 2021
BACAAN TEMATIK ISLAM
KATALOG PRODUK - READY HARI INI
READY MADU KILOAN:
- Gholiban 75k/kg
- Randu 80k/kg
- Putih 90k/kg
- Madu Hitam Sumatera 90k/kg
- Madu Kuning Sumatera 90k/kg
- Multiflora 100k/kg
- Madu Hitam Riau 100k/kg
- Madu Hitam Pahit Gholiban 100k/kg
- Randu + Propolis 100k/kg
- Madu Hitam Pahit 115k/kg
- Madu Hitam Riau Super 120k/kg
- Alwadey Liar 160/kg
- Alwadey Super 190/kg
READY MADU ½ KILOAN:
- Randu 42,5k
- Putih 50k
- Madu Hitam Sumatera 50k
- Madu Kuning Sumatera 50k
- Madu Hitam Riau 60k
- Madu Hitam Pahit 60k
- Madu Pahit 250gr : 120/100k
- Madu SJ 285gr : 120/100k
- Pasta Gigi Herbal (Mint) : 20/17K
- Pasta Gigi Herbal (Cengkeh) : 20/17K
- Pasta Gigi Herbal (Propolis) : 20/17K
READY JUGA:
- Minyak zaitun 120 kapsul 45k
- Minyak Habbatussauda 120 kapsul 65k
- Susu Kambing SKYGOAT 10 sachet 25k
- Jahe Merah AMH renteng 12 Sachet 7.500
Untuk Order, silakan hubungi Nomor WhatsApp:
Senin, 11 Oktober 2021
8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
Berikut adalah beberapa surga yang perlu diketahui manusia:
1. Surga Firdaus
Surga firdaus adalah
tingkatan surga yang paling tinggi, dan hanya orang-orang terpilih yang dapat
merasakannya. Hal ini dijelaskan pada QS. Al Mu’minun: 1-11,
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang
beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam shalatnya. Dan orang-orang yang
menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Dan
orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya.
Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka
sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di
balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang
yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang
yang memelihara sholatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.
(Yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.”
2. Surga ‘and
Surga yang terbuat
dari intan putih ini disiapkan untuk orang-orang yang beriman dan bertaqwa
kepada Allah.
اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۙ
اُولٰٓٮِٕكَ هُمۡ خَيۡرُ الۡبَرِيَّةِ جَزَآؤُهُمۡ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتُ عَدۡنٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَاۤ اَبَدًا ؕ رَضِىَ اللّٰهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُوۡا عَنۡهُ ؕ ذٰلِكَ لِمَنۡ خَشِىَ رَبَّهٗ
“Sungguh, orang-orang yang beriman dan
mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di
sisi Tuhan mereka ialah surga ’Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai;
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka
pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut
kepada Tuhannya”.
(QS. Al Bayyinah: 7-8)
3. Surga Na’im
Surga na’im disiapkan
untuk orang-orang yang beramal saleh, dan terbuat dari perak putih.
اِنَّ لِلۡمُتَّقِيۡنَ
عِنۡدَ رَبِّهِمۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ
“Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa
(disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.”
(QS. Al-Qalam: 34)
اِنَّ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا وَعَمِلُوۡا الصّٰلِحٰتِ
لَهُمۡ جَنّٰتُ النَّعِيۡمِۙ
“Sesungguhnya
orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka
surga-surga yang penuh kenikmatan”
(QS. Luqman :8)
4. Surga Ma’wa
Keindahan surga ini
berasal dari zamrud hijau, dan penghuninya juga orang-orang yang beramal saleh.
اَمَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ
فَلَهُمۡ جَنّٰتُ الۡمَاۡوٰى نُزُلًاۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
“Adapun orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman,
sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. As-Sajdah:19)
وَاَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَ نَهَى النَّفۡسَ عَنِ الۡهَوٰىۙفَاِنَّ الۡجَـنَّةَ
هِىَ الۡمَاۡوٰىؕ
Orang-orang yang takut pada kebasaran Allah SWT dan menahan diri dari hawa nafsu buruk.
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri
dari keinginan hawa nafsunya. maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal
(nya).”
(QS. An-Nazi’at:40-41)
5. Surga Darussalam
Yakut merah adalah
bahan asal terbuatnya surga ini. Calon penghuninya adalah orang yang kuat iman
dan Islamnya, serta mengamalkannya ayat-ayat Alquran.
لَهُمۡ دَارُ السَّلٰمِ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ وَهُوَ وَلِيُّهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
“Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga)
pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang
selalu mereka kerjakan.”
(QS. Al-An’am:127)
6. Surga Darul Muqamah
Surga Darul Muqamah
diciptakan dari permata putih. Calon penghuninya adalah orang-orang yang
melakukan banyak kebaikan.
وَقَالُوا الۡحَمۡدُ لِلّٰهِ الَّذِىۡۤ اَذۡهَبَ عَـنَّا الۡحَزَنَ ؕ اِنَّ رَبَّنَا لَـغَفُوۡرٌ
شَكُوۡرُ اۨلَّذِىۡۤ اَحَلَّنَا دَارَ الۡمُقَامَةِ مِنۡ فَضۡلِهٖۚ لَا يَمَسُّنَا فِيۡهَا نَصَبٌ وَّلَا يَمَسُّنَا فِيۡهَا لُـغُوۡبٌ
“Dan mereka berkata:” Segala puji bagi Allah
yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami
benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam
tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah
dan tiada pula merasa lesu “.
(QS. Fathir :34-35)
7. Surga Al Maqaamul Amin
Surga Al Maqaamul Amin
adalah surga yang diciptakan dari emas. Calon penghuninya adalah orang-orang
yang sangat beriman, yaitu yang benar-benar bertakwa kepada Allah SWT.
اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ
فِىۡ مَقَامٍ اَمِيۡنٍۙ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada
dalam tempat yang aman.”
(QS. Ad-Dukhan:51)
8. Surga Khuldi
Surga Khuldi adalah
surga yang diciptakan Allah SWT dari marjan merah dan kuning. Calon penghuninya
adalah orang-orang yang bertaqwa, atau menjalankan perintah-Nya dan menjauhi
segala larangan-Nya.
قُلۡ اَذٰ لِكَ خَيۡرٌ اَمۡ جَنَّةُ الۡخُـلۡدِ الَّتِىۡ وُعِدَ الۡمُتَّقُوۡنَ ؕ كَانَتۡ لَهُمۡ جَزَآءً وَّمَصِيۡرًا لَّهُمۡ فِيۡهَا مَا يَشَآءُوۡنَ خٰلِدِيۡنَ
ؕ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعۡدًا مَّسۡـــُٔوۡلًا
“Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah
yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang
bertakwa? Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.”
(QS. Al-Furqan:15)
Seri
“Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
Jumat, 08 Oktober 2021
Derit-derit Ranjang Kematian Pasien Covid
Perkiraan
saya, begitulah kata-kata yang diucapkan nenek pasien Covid ini. Kalau
diterjemahkan secara bebas kira-kira: “Gimana to? Mulai dirawat di Rumah Sakitnya
bareng, kok pulangnya tidak bareng .” Nenek ini tidak tahu saat putra
tercintanya meninggal di ranjang sebelah. Kepanikan dan isak tangis suara Video
Call memanggil nama anaknya saat sakaratul maut datang sama sekali tidak membuatnya
tahu bahwa anaknya telah tiada.
Keinginan
nenek ini untuk pulang akhirnya terkabul. Setelah berjuang beberapa hari
mencari Ambulance yang bisa mengantar ke rumahnya di luar kota. Bertemu dengan
putri-putrinya yang masih tersisa. Ya… dengan sisa kesadaran yang masih
dimilikinya, masih bisa minta satu-dua minuman yang diinginkannya, minta
disiapkan makanan yang disukainya.
Sampai saat
drop, suhu naik, nafas lemah, saturasi merosot. Perjuangan mencari Ambulance
lagi-lagi mengalami kendala. Banyak pihak dihubungi, dan 3 jam baru ada
ambulance yang bisa mengantar Kembali ke Rumah sakit.
Nenek ini di
ujung nafasnya tidak ditemani oleh putri-putrinya yang sangat disayang sejak di
dalam kandungan. Betapa hancur perasaan nenek ini di akhir hayatnya harus
sendirian tanpa didampingi keluarga ketika nafasnya terlepas satu demi satu,
dalam keheningan saat menelusuri Lorong sepi dari IGD sampai Ruang isolasi. Bahkan
nyawa beliau tidak bertahan sampai di Ruang Isolasinya.
Dan
akhirnya bersamaan tenggelamnya Mentari sore, meluncurlah mobil jenazah,
meraung-raung membelah kota, menyeruak diantara padatnya kendaraan di jalanan menuju
tempat peristirahatan terakhirnya yang sunyi, sepi, bersebelahan dengan banyakya
gundukan tanah baru di sudut makam yang gelap.
Semoga
Allah mengampuni dosa-dosa beliau, menerima amal ibadahnya, diluaskan alam
quburnya, dijadikan alam quburnya sebagai taman-taman surga, semoga menjadi
syuhada, istirahat dengan tenang. Sakitnya, pedihnya, sesaknya nafas, beratnya
cobaan, kerinduan pada suami, anak dan cucunya, kesendirian dan kesepian di
ujung hayat yang dirasakannya… semoga menjadi penghapus dosa-dosa beliau.
Baca juga : Gimana rasanya sakit Covid?
Ya… saya
kenal dengan nenek yang saya ceritakan ini, mertua saya yang selalu minta
dipotong rambutnya setiap saya berkunjung. Kisah-kisah lain tidak perlu saya
ceritakan, karena sangat mungkin yang dirasakan mirip dengan beliau.
Pembaca, saya bukan hendak membangunkan duka yang pembaca rasakan jika ada keluarga yang meninggal dan diberlakukan protocol Covid. Saya hanya ingin kita
membayangkan betapa beratnya setiap detik saat malaikat maut menghampiri.
Meskipun ditunggu sekian banyak famili, sesungguhnya saat kematian datang kita
hanya sendirian, hanya ridho kita pada ketetapan Allah yang menemani dan
menjadikannya mudah.
Akan ada
banyak kejadian sangat berat yang terlihat kasat mata, belum lagi yang dirasakan
saat ajal menjelang. Saat Anda tidak lagi bisa berkomunikasi dengan sempurna,
rasa haus Anda akan sangat menyiksa, permintaan air Anda tidak dimengerti
keluarga yang menunggu. Anda tetap dalam kehausan, sementara yang menunggu Anda bisa menikmati jus atau minuman lain dengan nikmatnya. Saat Anda lapar dan memberitahu keluarga, mereka tidak
lagi mengerti dan membiarkan Anda merasakan sampai akhir hayat Anda
Baca juga : Kapak di Liang Lahat
Di sini
perlunya kita melatih kesabaran, belajar menahan amarah, mengendalikan emosi,
ridho dengan ketentuan Allah dan ikhlas. Jika sekarang kita masih mudah marah,
emosi dan tidak ridho pada ketentuan Allah, bagaimana kita nanti menghadapi
saat-saat berat itu?
Allaahumma
Innaa Nas Aluka Salaamatan Fid Diin, Wa ‘Aafiyatan Fil Jasad, Wa Ziyadatan Fil
‘Ilmi, Wabaròkatan Fir Rizqi, Wa Taubatan Qòblal Maut, Waròhmatan ‘Indal Maut,
Wa Maghfiròtan Ba’dal Maut. Allaahumma Hawwin ‘Alainaa Fii Sakarootil Maut, Wan
Najaata Minan Naar, Wal ‘Afwa Indal Hisaab
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama,
kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya
maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut.”
“Ya
Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami
keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab”.
Wallahua’lam
Doa
dikutip dari https://kumparan.com/berita-update/doa-agar-mudah-menghadapi-sakaratul-maut-1vPW6erZBG5/full
Image : Prosesi pemakaman mertua.
Arti kata "derit" :
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata derit adalah
tiruan bunyi lantai bambu diinjak, engsel yang tidak berminyak dan sebagainya.
( https://lektur.id/arti-derit/ )
Selasa, 05 Oktober 2021
SURGA (Seri Melihat Surga di Depan Mata)
Surga adalah suatu pembalasan yang agung dan pahala tertinggi bagi para hamba Allah yang taat. Surga merupakan suatu kenikmatan sempurna. Tak ada sedikit pun kekurangannya. Tak ada kemuraman di dalamnya. Penggambaran surga yang difirmankan oleh Allah swt. dan disabdakan oleh Nabi SAW., memang hampir tak mampu kita gambarkan dengan otak dan imajinasi kita yang terbatas ini. Betapa sulit membayangkan kenikmatan yang demikian besar. Sungguh kemampuan imajinasi kita akan terbentur pada keterbatasannya.
Kita coba untuk memvisualisasikan dalam angan
hadits Qudsi yang menceritakan tentang gambaran surga berikut ini, “Kami
sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu, yang tak pernah terlihat oleh
mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan tak pernah terlintas oleh hati
manusia…”
“Seorang pun tak mengetahui apa yang
disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan
pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS.
As-sajdah : 17)
Allah swt. menentukan hari masuknya ke surga
pada waktu tertentu dan memutuskan jatah hidup di dunia pada batas waktu
tertentu serta menyiapkan di dalam surga berbagai kenikmatan yang tidak pernah
dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan terlintas dalam hati. Dia
memperlihatkan dengan jelas surga kepada mereka agar dapat melihatnya dengan
mata hatinya karena penglihatan mata hati lebih tajam daripada pandangan mata
kepala.
“Sesungguhnya jika salah seorang dari kalian
meninggal dunia, maka kursinya diperlihatkan kepadanya setiap pagi dan petang.
Jika ia penghuni surga, maka ia adalah penghuni surga. Jika ia penghuni neraka,
maka ia adalah penghuni neraka. Kemudian dikatakan, Inilah kursimu hingga Allah
Ta’ala membangkitkanmu pada hari kiamat nanti.” (HR.Bukhari-Muslim)
Sungguh Nabi Muhammad saw. telah melihat di
dekatnya terdapat surga tempat tinggal sebagaimana disebutkan dalam Shahih
Bukhari dan Shahih Muslim hadits dari Anas dalam kisah Isra’ dan Mi’raj. Pada
akhir hadits tersebut dijelaskan, “Jibril berjalan terus hingga tiba di
Sidratul Muntaha dan ternyata Sidratul Muntaha ditutup dengan warna yang tidak
aku ketahui.” kata Rasulullah saw. lebih lanjut, “Kemudian aku masuk ke dalam
surga dan ternyata di dalamnya terdapat kubah dari mutiara dan tanahnya
beraroma kesturi. (HR.Bukhari-Muslim)
“Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya
dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke
surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka
penjaga-penjaganya, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atas kalian, berbahagialah
kalian! Maka masukilah surga ini, sedang kalian kekal di dalamnya.” (QS.
Az-Zumar /39 :73)
Untuk memeri nama surga itu, Al Quran
memberikan banyak gelaran seperti Jannatul Ma’wa (Surga tempat kembali),
Jannatu ‘Adn (Surga sebagai tempat tinggal yang kekal), Darul Khulud (Perumahan
yang kekal), Firdaus (Paradiso), Darus Salam (Perumahan kesejahteraan), Darul
Maqamah (Perumahan ketenangan), Jannatun Na’im (Taman-taman kenikmatan), Maqam
Amin (Kedudukan sentausa) dan lain-lain lagi.
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
__________________________
Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html
Image : http://suarata.blogspot.com/2016/02/subhanallah-ternyata-seperti-ini.html
Penghuni-Penghuni Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)
Surga itu tidak akan dimasuki melainkan oleh orang yang benar-benar mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mulia serta bersifat dengan berbagai keutamaan dan keluhuran. Allah swt. berfirman dalam surat At-Taubah ayat 111-112 :
“Sesungguhnya Allah telah membeli diri dan
harta orang-orang yang beriman dengan mengaruniakan surga untuk mereka itu.
Mereka berperang untuk membela agama Allah, sebab itu merekapun membunuh dan
terbunuh, menuruti janji Allah yang tersebut dalam kitab Taurat, Injil dan
Quran. Siapakah yang lebih menepati janjinya dari pada Allah? Oleh sebab itu,
maka bergembiralah dengan perjanjian yang telah kamu semua perbuat. Yang
sedemikian itu adalah suatu keuntungan yang besar sekali. Orang-orang yang
bertaubat kepada Allah, orang-orang yang menyembah-Nya, orang-orang yang
memuji-Nya, orang-orang yang berpuasa, orang-orang yang ruku, orang-orang yang
sujud, orang-orang yang menyuruh mengerjakan kebajikan, orang-orang yang
melarang mengerjakan keburukan dan orang-orang yang menjaga batas-batas hukum
Allah, maka sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman itu”.
“”Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,
(yaitu) orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari
(perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang yang menunaikan zakat,
dan orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau
hamba sahaya yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka tidak tercela, tetapi
barangsiapa mencari di balik itu (zina dan sebagainya), maka mereka itulah
orang-orang yang melampaui batas. Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara
amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara shalatnya. Mereka
itulah orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus, mereka kekal di dalamnya”.
(QS. Al Mu’Minun : 1-11)
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html
Kenikmatan-Kenikmatan Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)
A. Sungai yang bermacam-macam
“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada
orang-orang yang bertaqwa ialah sebagai suatu taman yang didalamnya ada
sungai-sungai yang airnya tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari
susu yang rasanya tetap tidak berganti-ganti, sungai-sungai dari anggur yang
amat sedap rasanya bagi orang-orang yang meminumnya dan sungai-sungai dari madu
yang bening jernih. Disana mereka memperoleh segala macam buah-buahan serta
pengampunan dari Tuhannya” ( QS. Muhammad : 15)
B. Rezeki berupa buah-buahan
“Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang
yang beriman serta mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik, sesungguhnya
mereka itu akan memperoleh taman-taman surga yang mengalirlah beberapa sungai
di dalamnya. Setiap mereka mendapatkan pemberian rezeki dari surga dari semacam
buah-buahan, mereka lalu berkata: “Ini adalah seperti rezeki yang kita terima
sebelum sekarang”. Kepada mereka diberikanlah pemberian-pemberian yang serupa.
Didalam surga itupun mereka akan memperoleh jodoh (pasangan) yang suci dan
mereka kekal di dalamnya”. ( QS. Al Baqarah : 25)
“Para ahli surga menerima buah-buahan, yang
mana saja mereka bebas memilihnya, dan pula daging burung, mana saja yang
mereka inginkan”. (QS AlWaqi’ah : 20-21)
C. Pakaian, Dipan dan Perlengkapan Makan dan Minum
“Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena
kesabarannya (berupa) surga dan (pakaian) sutera. Di sana mereka duduk
bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya)
matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan. Dan naungan (pepohonan)nya
dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya.
Dan kepada mereka diedarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang
bening laksana Kristal, Kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan
ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka). Dan di sana mereka diberi
segelas minuman bercampur jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air (di surga)
yang dinamakan Salsabil”. (QS.Al Insan : 12-18)
“Kepada mereka itu diedarkanlah piring-piring
dan gelas-gelas dari emas. Didalamnya terdapat semua apa yang diingini oleh
hati dan yang sedap dipandang mata. Kamu semua akan kekal di situ
selama-lamanya”. (QS. Az Zukhruf: 71)
D. Pelayan-pelayan di surga
“Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda
(pelayan) yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka,
mutiara yang bertaburan. Dan apabila engkau melihat (keadaan) di sana (surga),
niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.
Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang
terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan
suci)”. ( QS. Al Insan : 19-21)
E. Bangunan Bertingkat-tingkat
“Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada
Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula
kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai. (Itulah) janji Allah tidak akan memungkiri janji(nya). (QS. Az
Zumar : 20)
F. Gadis-gadis (bidadari)
“Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu
bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan pasangan-pasangannya
berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan”. (QS. Yasin :
55-56)
“Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari
itu) secara langsung, lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan, yang penuh
cinta (dan) sebaya umurnya”. (QS. Al Waqi’ah : 35-37)
“Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari)
yang bermata indah, dan membatasi pandangannya, seakan-akan mereka adalah telur
yang tersimpan dengan baik”. (QS. As-Saffat : 48-49)
G. Tidak bersifat dengki dan tidak merasa Lelah
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu
berdiam di dalam taman-taman surga dan di tengah-tengahnya ada suatu air yang
memancar. Kepada mereka dikatakan : “Masuklah kamu semua kedalamnya dengan aman
sentosa”. Kami (Allah) telah membuangkan segala sifat kedengkian yang ada di
dalam hati mereka, sehingga mereka itu merupakan saudara-saudara belaka,
berhadap-hadapan di atas tempat duduk, Mereka tidak pernah tersentuh oleh rasa
lelah dan mereka tidak akan dikeluarkan dari tempat itu”. (QS. Al Hijr : 45-48)
H. Tidak mendengarkan perkataan omong kosong
“Di dalam surga itu mereka tidak mendengarkan
perkataan omong kosong dan tidak pula kata-kata yang menyebabkan dosa. Yang
terdengar di situ hanyalah ucapan: “Salam (damai), salam (damai)”. (QS. Al
Waqi’ah :25-26)
I. Tidak buang kotoran dan tidak meludah
“Mereka berbaris dalam satu regu, wajah mereka
memancarkan kepuasan seperti rembulan saat pertama. Tubuh mereka bersih dari
kotoran. Tidak meludah, tidak berdahak dan tidak pula buang air. Tempat-tempat
singgahnya terbuat dari emas, sisirnya terbuat juga dari emas dan perak. Tempat
apinya adalah kayud, keringatnya berupa minyak misyk, setiap lelaki memiliki
pasangan istri yang kulitnya cemerlang seolah-olah sumsumnya tampak dari balik
daging. Mereka tidak pernah berselisih, tidak saling membenci sebab mereka
sehati. Bacaannya tiap kali adalah tasbih, setiap pagi maupun sore.” (HR. Imam
Bukhari)
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
Sumber : http://agusher73.blogspot.com/2012/02/menatap-surga-di-depam-mata.html
Image : https://islamkita.co/nama-surga-dalam-al-quran/
8 Pintu Surga (Seri Melihat Surga di Depan Mata)
Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Siapa yang berinfaq sedikit saja untuk dua
kendaraan di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: wahai
hamba Allah ini adalah hasil kebaikanmu! Jika ia ahli shalat, maka akan
dipanggil dari babus shalah (pintu shalat), jika ia ahli jihad maka akan
dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), jika ia ahli sedekah maka akan
dipanggil dari babus shadaqah (pintu sedekah), jika ia ahli puasa maka akan
dipanggil dari pintu puasa atau babur rayyan (pintu ar Rayyan)” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no.1027).
Al Qadhi ‘Iyadh rahimahullah mengomentari hadits
ini:
“Imam Muslim dalam hadits ini menyebutkan 4 pintu surga, kemudian
beliau menyebutkan 4 sisanya. Diantaranya: babut taubah (pintu taubat), babul
kazhiminal ghaizha (pintu menahan marah), babur radhiin (pintu ridha), dan
babul ayman (pintu kanan) yang dimasuki oleh orang yang masuk surga tanpa
hisab” (At Tadzkirah bi Ahwalil Mauta wal Akhirah, 16/183).
Kemudian dalam penjelasan yang lain, dari Ibnu Hajar Al
Asqalani rahimahullah, beliau menjelaskan:
“Di dalam hadits disebutkan 4 pintu surga … kemudian orang yang
melaksanakan rukun-rukun haji ia akan mendapatkan pintu khusus, tanpa keraguan.
Tersisa 3 pintu lagi, diantaranya babul kazhiminal ghaizha wal ‘afina ‘anin
naas (pintu menahan marah dan memaafkan manusia) … diantaranya juga babul ayman
(pintu kanan) yaitu pintu yang dimasuki orang-orang yang sempurna tawakalnya
sehingga masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab. Adapun yang ketiga, bisa jadi
adalah babudz dzikri (pintu dzikir). Karena terdapat hadits riwayat Tirmidzi
yang mengisyaratkan hal itu. Atau bisa jadi adalah babul ilmi (pintu ilmu)” (Fathul
Baari, 7/34).
Juga terdapat hadits tentang babul walid (pintu
berbakti pada orang tua). Dari Abud Darda’ radhiallahu’anhu, bahwa
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Orang tua adalah pintu surga yang paling
tengah. Jika engkau mau menyia-nyiakannya, silakan. Atau jika engkau mau
menjaganya, silakan” (HR. Tirmidzi no.1900, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah
Ash Shahihah, no. 914).
Dari hadits dan penjelasan-penjelasan di atas, bisa kita simpulkan
bahwa pintu surga ada delapan, namun yang disepakati ulama ada empat:
1. Babus
shalah (pintu shalat), yang
dimasuki oleh orang-orang yang mendirikan shalat
2. Babul
jihad (pintu jihad),
yang dimasuki oleh orang-orang yang berjihad di jalan Allah.
3. Babus
shadaqah (pintu sedekah), yang
dimasuki oleh orang-orang yang gemar bersedekah.
4. Babur
rayyan (pintu ar
rayyan) atau disebut juga babus shiyam (pintu puasa), yang
dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.
Namun empat sisanya ulama berbeda pendapat. Diantara kemungkinannya
adalah,
1. Babul kazhiminal
ghaizha (pintu menahan marah), yang dimasuki oleh orang-orang yang
bisa menahan amarahnya.
2. Babul ayman (pintu
kanan), yang dimasuki oleh orang-orang yang sempurna tawakalnya.
3. Babur radhiin (pintu
ridha), yang dimasuki oleh orang-orang yang ridha kepada takdir Allah.
4. Babut taubah (pintu
taubat), yang dimasuki oleh orang-orang yang bertaubat nasuha.
5. Babul walid (pintu
berbakti pada orang tua), yang dimasuki oleh orang-orang yang berbakti kepada
orang tua.
6. Babul hajji (pintu
haji), yang dimasuki oleh orang-orang yang menyempurnakan hajinya.
7. Babudz dzikri (pintu dzikir), yang dimasuki oleh orang-orang yang banyak berdzikir
8. Babul ilmi (pintu ilmu), yang dimasuki oleh orang-orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat.
‘Ala kulli haal, yang lebih penting bagi kita adalah berusaha
mengamalkan amalan-amalan di atas agar kita layak memasuki pintunya di surga
kelak. Jangan sampai ketika surga memiliki delapan pintu namun tidak ada
satupun yang terbuka untuk kita. Allahumma inna nas’alukal jannah wa
na’udzubika minannar.
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
__________________________
Sumber: https://muslim.or.id/55772-8-pintu-surga.html
Image : https://muslim.okezone.com/read/2019/11/12/330/2128774/8-jenis-pintu-surga-kamu-pilih-yang-mana
11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
1.
Perempuan Suci
Dikutip sindonews, bidadari surga digambarkan dalam surah Al-Baqarah ayat 25. Bidadari adalah perempuan yang tidak mengalami menstruasi, tidak nifas, buang air kecil dan buang air besar. Ia juga tidak meludah, keluar ingus, dan kotoran wanita dunia lainnya. Selain itu, hatinya pun suci dari akhlak buruk, lisannya dijaga dari kata-kata kotor, cintanya suci karena hanya tertarik kepada suaminya. Pakaiannya suci dari najis dan kotoran.
2. Cantik Lahir Batin
Gambaran lainnya adalah cantik lahir batin. Dalam Ar-Rahmaan ayat 70, Allah berfirman bahwa di surga terdapat bidadari yang baik akhlaknya dan cantik parasnya. Terkumpul kecantikan lahir dan batin pada bidadari surga itu
3.
Dipingit dalam Rumah
Dalam surah Ar-Rahman 72, dikatakan bahwa rumah para bidadari surga terbuat dari mutiara. Mereka yang berkulit putih bersih itu menyiapkan diri untuk suami mereka. Mereka pun hanya keluar untuk berjalan-jalan di kebun dan taman surga seperti para putri raja.
4.
Menundukkan Pandangannya
Menurut surah Ar-Rahmaan 56-58, mereka menundukkan pandangan dan hanya terpusat pada suaminya. Mereka tidak memandang pria lain serta tidak tertarik selain suaminya. Selain itu, mereka juga menjaga untuk tidak keluar rumah mengumbar aurat pada pria selain suami mereka.
5. Berbadan Indah dan Sebaya
Surah An-Naba’ 31-33 menggambarkan mereka berbadan indah dan diciptakan dengan umur sebaya pada usia puncak kematangan sekira usia 33 tahun. Mereka adalah gadis-gadis yang diciptakan selalu perawan yang sama umurnya dan tidak pernah tua.
6. Belum
Pernah Ada Sebelumnya
Sementara itu, dalam surah Al-Waqiah ayat 35-37, Allah berfirman bahwa bidadari surga adalah wanita yang diciptakan secara langsung. Mereka tidak melalui proses kelahiran dan belum pernah ada di dunia sebelumnya. Selain itu, mereka juga diciptakan dengan bentuk dan sifat yang paling sempurna dan tidak dapat binasa.
7.
Kecantikan Sempurna
Masih dikutip sindonews, dalam surah Ad-Dukhan ayat 51—54 dijelaskan bahwa mereka adalah wanita jelita dengan kecantikan yang sempurna. Mereka juga memiliki mata yang jeli dan berbinar.
8.
Belum Pernah Disentuh
Para
bidadari surga ini belum pernah dinikahi dan disentuh oleh manusia, sebelum
penghuni surga yang menjadi suami mereka.
9.
Menjaga Kehormatan Diri
Gambaran lainnya adalah mereka wanita-wanita yang menjaga kehormatan dirinya. Mereka tidak memandang lelaki kecuali suami mereka, tidak liar pandangannya, dan jeli matanya. Gambarannya ibarat mutiara yang tersimpan, bermata indah, lebar, dan berbinar sebagaimana surah Ash-Shaffat ayat 48—49.
10.
Harumnya Semerbak
Hadis Bukhari dan Muslim menggambarkan bahwa mereka memiliki bau harum yang semerbak. Bisa diibaratkan, jika mereka diturunkan ke bumi harum tubuhnya akan memenuhi langit dan bumi.
11.
Tidak ada yang Menyerupai
Dalam
hadis Rasulullah SAW juga
menggambarkan bahwa kecantikannya tidak ada yang menyerupai makhluk di bumi. Wajahnya
sangat bercahaya seperti rembulan dan bintang. Namun,
keindahan itu tak lekas menghilangkan kecemburua pada perempuan saleha yang ada
di dunia. Rasulullah
mengungkapkan perempuan saleha yang di dunia lebih istimewa dari bidadari
karena salatnya, shaum, dan ibadahnya.
Seri “Melihat Surga di Depan Mata”:
1. SURGA
2. Penghuni-Penghuni Surga
3. Kenikmatan-Kenikmatan Surga
4. 8 Pintu Surga
5. 11 Gambaran Bidadari Surga Menurut Al-Qur’an
6. 10 Golongan Penghuni Surga
7. 4 Ciri Wanita Penghuni Surga
8. Penampilan Penghuni Surga
9. Kenikmatan Surga Yang Tertinggi
10. Tanah dan lumpur surga
11. 8 Nama Surga dan Calon Penghuninya
__________________________
Sumber :
Kategori Tulisan
Sering dibaca
- Obat Kanker yang 10.000X Lebih Kuat dari KemoTerapi
- Daftar Tempat Makan Di Madiun
- Apa Arti Kata "Dancuk"...
- Kisah Nyata : Hati-hati Ajarkan Motor-Mobil Pada Anak di Bawah Umur
- Sahabat Kita Yang Baik Akan Menolong Kita Di Akhirat
- 10 Amal yang Pahalanya Takkan Pernah Putus
- Kepada Donatur : Kisah Nyata - Kesalahan Kecil yang Dahsyat Akibatnya
- Kadal dan Sedekah
- Kepada Donatur : Mengintip Akheratmu Dengan Melihat Kehidupan Duniamu