Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 20 April 2014

Kesempatan Wakaf Masjid Untuk Ibadah Ramadhan


Wakaf masjid utk ibadah Ramadhan.

Di bulan Ramadhan pahala dilipatkan.
Membangun masjid, Allah janjikan rumah di syurga.

Masih banyak masjid butuh renovasi dan menyelesaikan pembangunan.

Paket wakaf renovasi dan pembangunan masjid 200.150 rupiah


BRI
6353-01-000219-50-1
a.n. Lembaga Manajemen Infaq

MANDIRI
144-00-1189170-9
a.n. Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah

BMI
742.00037.22 a.n.
LMI Cabang Madiun

BSM
2607007244 a.n.
LMI Cabang Madiun

BII
1051231127
a.n. Oki Surendro

JATIM
0052765897
a.n. Miftahurrohman

BCA
1771064766
a.n. Miftahurrohman

BNI
9545951-0
a.n. Miftahurrohman

BNI SYARIAH
0243483412
a.n. Agus Hariono
 

Sabtu, 19 April 2014

LEBAH & LALAT




Mojopurno, 20 April 2014.


Mengapa Lebah cepat menemukan Bunga? Dan mengapa Lalat cepat menemukan Kotoran?

Mata Lebah di design hanya untuk menemukan Bunga, Mata Lalat di design khusus untuk menemukan Kotoran.

MENGAPA ???

Di dalam pikiran Lebah hanyalah Madu & Madu saja, tidak ada yg lain. Sedangkan di dalam pikiran Lalat hanyalah Kotoran & Kotoran saja, tidak ada yg lain.

Alhasil susah bagi lebah untuk menemukan kotoran, tapi mudah & cepat bagi lebah untuk menemukan bunga di manapun.

Sebaliknya, susah bagi lalat untuk menemukan bunga, tapi mudah & cepat bagi lalat untuk menemukan kotoran di manapun.

Apa hasil akhirnya? Lebah kaya akan madu yg sangat bermanfaat, sedangkan lalat kaya akan kuman penyakit.

Pesan Moral:

Apa yang anda pikirkan akan menghasilkan apa yg anda liat, & apa yang anda liat akan menghasilkan apa yang anda peroleh. Hidup kita sangat tergantung pada Hati & Pikiran kita.

Kalau Hati & Pikiran selalu Negatif, maka apa saja yang kita lihat akan selalu menjadi Negatif & hasil akhirnya adalah sebuah kehidupan negatif yang penuh permasalahan.

Kalau Hati & Pikiran selalu Positif, maka apa saja yang anda lihat akan selalu menjadi Positif & hasil akhirnya adalah kehidupan positif yang penuh kebahagiaan.

"Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati & obat bagi tulang-tulang."

Pilihan ada ditangan kita sendiri. Sungguh sudah jelas mana yang baik dan mana yang buruk. Yang baik berbalas syurga, yang buruk berbalas neraka. Dan semua berawal dari pikiran kita, dari jiwa kita.

“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”

Sekali lagi… pilihan ada di tangan kita.

Menggapai Syurga Dengan Bacaan Quran


Sahabat yang dirahmati Allah,

Betapa nikmatnya manakala kita telah mampu istiqomah berinteraksi dengan Al Qu'ran. Nikmat membaca kalam - kalam NYA , nikmatnya merasakan seakan-akan kita berbicara dengan NYA, nikmat merasakan Al Qur'an mampu memberikan ruh dan petunjuk dalam tiap langkah kehidupan kita , nikmatnya Al Qur'an menjadi petunjuk pembeda antara yang haq dan yang batil, serta nikmat syafaat kelak bagi sesiapa yang ikhlas senantiasa membaca & bersahabat dengan AL Qur'an. (Insya Allah)

“Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatan: seseorang yang diberi Al-Qur’an oleh Allah kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, dan orang yang diberi harta oleh Allah lalu ia membelanjakannya di jalan Allah sepanjang malam dan siang.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat menjadi pemberi syafa’at bagi orang-orang yang bersahabat dengannya.” (HR. Muslim).

“Barangsiapa yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya akan diberikan kepada orang tuanya pada hari kiamat mahkota yang cahanya lebih indah daripada cahaya matahari. Kedua orang tua itu akan berkata, ‘Mengapa kami diberi ini?’ Maka dijawab, ‘Karena anakmu yang telah mempelajari Al-Qur’an’ “ (HR Abu Dawud, Ahmad dan Hakim)

Jangan pernah berhenti untuk merayu diri agar segera bangkit. Tanyakanlah pada diri kita:

1. Wahai diri, tidakkah kamu malu kepada Allah Swt? Mengaku cinta kepada Allah Swt tetapi tidak merasa senang berinteraksi dengan Kalam-Nya. Bukankah ketika manusia cinta dengan manusia lain, ia menjadi senang membaca suratnya bahkan berulang-ulang? Mengapa kamu begitu berat dan enggan untuk hidup dengan wahyu Allah Swt?

Adakah jaminan bahwa kamu mendapat pahala gratis tanpa beramal shalih? Dengan apa lagi kamu mampu meraih pahala Allah Swt? Infak cuma sedikit, jihad belum siap, kalau tidak dengan Al-Qur’an, dengan apa lagi?

2. Wahai jiwaku, siapa yang menjamin keamanan dirimu saat gentingnya suasana akhirat? Padahal Rasulullah Saw menjamin bahwa Allah Swt akan memberikan keamanan bagi manusia yang rajin berinteraksi dengan Al-Qur’an, mulai dari sakaratul maut hingga saat melewati shirat.

3. Wahai jiwaku, tidakkah kamu malu kepada Allah Swt? Dengan nikmat-Nya yang demikian banyak, yang diminta maupun tidak, tidakkah kamu bersyukur kepada-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an?

4. Wahai jiwaku, sadarkah kamu ketika Allah Swt dan Rasulnya mengajak dirimu memperbanyak hidup bersama Al-Qur’an? Untuk siapakah manfaat amal tersebut? Apakah kamu mengira bahwa dengan banyak membaca Al-Qur’an maka kemuliaan Allah dan Rasul-Nya menjadi bertambah? Dan sebaliknya, jika kamu tidak membaca Al-Qur’an, kemuliaan itu berkurang? Sekali-kali tidak. Semua yang kita baca dan lakukan, kitalah yang paling banyak mendapatkan manfaatnya.

5. Wahai jiwa, tidakkah kamu merasa khawatir dengan dirimu sendiri? Selama ini hidup tanpa al-Qur’an, jatah usia makin sedikit, tabungan amal shalih masih sedikit, jaminan masuk surga tak ada di tangan. Sampai saat ini belum mampu tilawah rutin satu juz per hari, jangan-jangan Al-Qur’anlah yang tidak mau bersama dirimu karena begitu kotornya dirimu sehingga Al-Qur’an selalu menjauh dari dirimu.

6. Wahai jiwa, tidakkah engkau tergiur untuk mengikuti kehidupan Rasulullah Saw dan para sahabat serta tabiin yang menjadi kenangan sejarah sepanjang zaman dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an? Jika hari ini kamu masih enggan berinteraksi dengan Al-Qur’an apa yang akan dikenang oleh generasi yang akan datang tentang dirimu?

Ungkapan di atas adalah perenungan bagi setiap jiwa, agar hidup kita tidak berlalu begitu saja tanpa makna...

“….Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-nya kepadamu supaya kamu berpikir. Tentang dunia dan akhirat…” (QS Al-Baqarah [2]: 219-220)

Semoga Allah memberi kemampuan bagi kita semua ...
Aamiin yaa Robbal Alamiin,,

Tulisan Asli oleh Ust. Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc, Al-Hafidz
Wallahu a'lam
BarakAllahufikum ...



Image :
pada

 

6 Manfaat Silaturahim



Mojopurno, 20 April 2014

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi.” ( HR Muslim)

Bukan tanpa alasan Rasulullah memerintahkan ummatnya untuk silaturahim. Dalam kehidupan banyak datangnya rejeki karena silaturahim. semakin luas relasi, semakin sering silaturahim, maka akan semakin besar peluang seseorang untuk meraih kesuksesan, baik sifatnya duniawi maupun ukhrowi.

Orang-orang yang memiliki intensitas silaturahim juga akan banyak menebar memori pada orang-orang yang sering dikunjungi. Pada saat kita butuh pertolongan, bisa saja orang-orang yang biasa kita kunjungilah yang akan memberikan pertolongan bagi kita.

Orang-orang yang gemar bersilaturahim biasanya memiliki jiwa yang dinamis, terbuka dan mudah menerima kelebihan maupun kekurangan orang lain, maupun kelebihan dan kekurangan pemberian Allah. sikap positif, terbaginya beban pada sahabat dan teman menjadikan hidup mereka lebih memungkinkan jauh dari stress. Inilah yang menjadikan orang-orang yang gemar silaturahim memiliki peluang umur lebih panjang.

Rasulullahpun telah menegaskan dalam Haditsnya : “Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi.” ( HR Imam Bazar, Imam Hakim)

“Belajarlah dari nenek moyangmu bagaimana caranya menghubungkan rahim-rahim itu, karena silaturahmi menimbulkan kecintaan dalam keluarga, meluaskan rezeki, dan menunda kematian .” ( HR Imam Tirmidzi )

Tidak ada silaturahim dalam kemaksiatan. Tidak bisa disebut silaturahim bagi orang-orang yang bertemu untuk melakukan kemaksiatan. Silaturahim adalah salah satu amalan yang dianjurkan untuk menambah pahala. Silaturahimnya saja sudah dicatat sebagai amal kebaikan, apalagi jika silaturahim dilakukan dalam melakukan ajakan kebaikan. Ajakan untuk melakukan amalan kebaikan, sedekah, ibadah maupun amalan lain. setiap ajakan baik akan mendatangkan pahala bagi kita, setiap ajakan buruk akan mendatangkan dosa bagi kita.

" Barangsiapa yang memulai (merintis) sunnah dalam Islam ini, sunnah hasanah, maka baginya berhak atas pahala, dan pahala orang yang mengamalkannya (sunnah tersebut) setelahnya, tanpa mengurangi pahala-pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang memulai (merintis) sunnah sayyi’ah (sunnah yang buruk) dalam Islam, maka baginya dosa dan (ditambah dengan) dosa orang-orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun.

Begitu pentingnya silaturahim sebagaimana kita bahas diatas, menjadikan ancaman keras bagi mereka yang memutuskan tali silaturahim. “Tidak akan masuk syurga orang yang memutuskan hubungan silaturahmi.” ( HR Imam Muslim)

Jika dirangkum, maka 6 manfaat silaturahmi itu adalah:
1. Diluaskan rezekinya
2. Dikenang kebaikannya
3. Dipanjangkan umurnya
4. Khusnul khatimah
5. Kecintaan dalam keluarga
6. Kunci masuk syurga



 


Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com