Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 23 Desember 2013

Sampai Pukul 02:00 Pengumuman Hasil Test CPNS Belum Bisa Diakses

Berbaik sangka panitia sedang mengupload pengumuman Test CPNS ke website masing-masing.

Bisa jadi karena sangking banyaknya yang mengakses, sampai-sampai websitenya Menpan di menpan.go.id tidak bisa diakses. saya juga terus merefresh website BKD Kabupaten Madiun http://bkd.madiunkab.go.id/ dan website Pemkab Madiun di http://madiunkab.go.id...

Sekedar berharap bisa mendapat info lebih awal dan menghilangkan rasa penasaran.

Kalau semua mengakses, dan panitia mengupload.... kira-kira tambah lambat tidak pengumuman ter-upload?

Silakan merefresh halaman website yang sudah Anda buka. tekan F5, lagi dan lagiiiii.....

Sabtu, 21 Desember 2013

Menunggu Waktu Pengumuman Tes CPNS 2013

Melihat Surat Edaran ini, kita tinggal menunggu waktu hasil test CPNS tgl 3 Nopember 2013 kemarin diumumkan pemerintah.

Rabu, 11 Desember 2013

Pengumuman Tes CPNS Tanggal 24 Desember


Sesuai dengan surat Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Nomor R/572/M.PAN-RB/12/2013 Tanggal 11 Deseber 2013 Tentang informasi penyampaian nilai TKD dan pengumuman kelulusan CPNS dari pelamar umum dan dari tenaga honorer K-II, dapat disimpulkan bahwa :

  1. Nilai TKD diserahkan oleh MENPAN-RB ke Sekda Provinsi pada tanggal 19 Desember dan;
  2. Hasil ujian kelulusan tes CPNS dengan sistem LJK yang dilaksanakan pada tanggal 3 Nopember akan diumumkan oleh pemerintah daerah secara serentak pada tanggal 24 Desember 2013.

Sumber :  
http://www.menpan.go.id/berita-terkini/2095-informasi-penyampaian-nilai-tkd-dan-pengumuman-kelulusan-cpns
http://menpan.go.id/publikasi/unduh-dokumen/surat/file/4035 
 

Selasa, 03 Desember 2013

Pengumuman Tes CPNS 2013

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Hasil tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan diumumkan secara serentak di seluruh Indonesia pada 14 Desember 2013 melalui website Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Hasil pelaksanaan tes CPNS yang berlangsung 3 November 2013 itu dijadwalkan akan diumumkan serentak melalui www.bkn.go.id atau website BKN. Seluruh peserta tes CPNS bisa langsung melihat hasil tes melalui website BKN pada 14 Desember 2013," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Penajam Paser Utara Alimuddin Alimuddin, Selasa.

Selain pengumuman tes CPNS untuk pelamar umum, lanjut Alimuddin, hasil tes CPNS dari tenaga honorer kategori dua (K2) 2013 juga akan diumumkan BKN secara serentak pada Desember 2013.

"Hasil tes CPNS baik dari pelamar umum maupun dari tenaga honorer K2 akan diumumkan bersamaan Desember mendatang," kata Alimuddin.

Lembar jawaban komputer (LJK) tes CPNS 2013, kata dia, sudah diterima oleh panitia seleksi penerimaan CPNS tahun anggaran 2013-2014, untuk selanjutnya dilakukan penilaian untuk menentukan peserta yang lulus.

"LJK sudah diterima panitia seleksi penerimaan CPNS, kemudian dinilai dengan "passing grade" atau batas nilai minimal yang dipakai sebagai salah satu acuan untuk menentukan nama-nama peserta tes CPNS yang lulus," ujar Alimuddin.

Peserta tes CPNS, lanjut dia, dapat melihat langsung pengumuman tes tersebut pada tanggal yang sudah ditentukan, sehingga tidak perlu mendatangi Kantor BKD Penajam Paser Utara.

"Jadi, para peserta tes CPNS silakan langsung melihat di website BKN. Hasil itu dipastikan berlangsung jujur dan transparan jauh dari kecurangan karena diawasi ketat oleh tenaga-tenaga profesional," ungkap Alimuddin.

Untuk seleksi dari jalur honorer K2, menurut Alimuddin lebih ketat, karena dilakukan berdasarkan ranking hasil tes.

"Berdasarkan informasi dari provinsi, kuota pengangkatan tenaga honorer K2 pada 2013 hanya berkisar 15.000 orang. Seleksi K2 dipastikan lebih ketat penilaian berdasarkan ranking. Secara nasional yang mengikuti tes CPNS dari jalur honorer K2 65 ribu orang, tapi 2013 ini pengangkatan tenaga honorer K2 hanya 15.000 orang untuk skala nasional," kata Alimuddin.

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/13/11/13/mw5qhu-siapsiap-di-tanggal-ini-hasil-tes-cpns-diumumkan



Image :

 

Jumat, 29 November 2013

Kisah Nyata : AL-FATIHAH YANG TERBALIK


Malam itu di sebuah Pesantren Yatim-Piatu Jawa Timur datanglah seorang pengusaha untuk bersilaturahmi ke Kyai pengasuh pesantren.

Ada sebuah hajat milik pengusaha yang ingin dibagi dengan pak Kyai. Maka berlangsunglah pembicaraan antara keduanya.

“Pak Kyai, saya datang ke sini mau minta doa agar hajat saya dikabul oleh Allah Swt.” ujar si pengusaha.

“Memangnya saudara sedang punya hajat apa?” tanya pak Kyai ringan.

“Begini Pak Kyai..., saya ini punya usaha di bidang migas. Saya sedang ikut tender di Caltex Riau (sekarang perusahaan ini bernama Chevron). Doakan agar saya bisa menang tender.. .!“jelas si pengusaha.

“Mmmmm....” pak Kyai hanya bergumam tanpa sedikitpun memberi tanggapan.

Entah apa gerangan, mungkin untuk meyakinkan pak Kyai tiba-tiba si pengusaha menambahkan, “Tolong doakan saya dalam tender ini pak Kyai, insya Allah andai saya menang tender, pasti saya akan bersedekah ke pesantren ini!”

Dahi pak Kyai berkernyit mendengarnya. Raut muka beliau terlihat seperti agak tersinggung dengan pernyataan si pengusaha.

Pak Kyai sudah mengerti benar dengan watak manusia kebanyakan. Bila mereka punya hajat atau masalah, banyak sekali yang datang untuk minta doa dengan janji ini dan itu. Namun saat diberi Allah kelapangan, jarang sekali batang hidungnya terlihat di pesantren.

“ Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia dan membelakangi dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa “. (QS. 17 : 83)

Menanggapi pernyataan si pengusaha, pak Kyai yang asli Madura bertanya, “Sampeyan hapal surat Al Fatihah...?!” Si pengusaha menjawab bahwa ia hapal.

“Tolong bacakan surat Al Fatihah itu!” pinta Kyai.

“Memangnya ada apa pak Kyai, kok tiba-tiba ingin mendengar saya baca Al Fatihah?!” tanya si pengusaha.” “Sudah baca saja... Saya mau dengar!” tukas Kyai.

Maka sang pengusaha itu pun mulai membaca surat pertama Al Quran.

“Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillahi rabbil alamiin... Ar rahmaanir rahiim... Maliki yaumiddiin... Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin...”

“Sudah-sudah cukup..., Berhenti sampai di situ!” pinta pak Kyai.

Si pengusaha pun menghentikan bacaan.

“Ayat yang terakhir sampeyan baca itu mengerti tidak maksudnya?!” tanya pak Kyai.

“IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA’IIN..., Pak Kyai?” tanya si pengusaha menegaskan.

“Ya, yang itu!” jawab Kyai.

“Oh itu saya sudah tahu artinya... KEPADA-MU YA ALLAH KAMI MENGABDI... KEPADA-MU YA ALLAH KAMI MEMOHON PERTOLONGAN!”tandas si pengusaha.

Pak Kyai lalu berujar enteng, “Oh, rupanya masih sama Al Fatihah sampeyan dengan saya punya!”

Si pengusaha memperlihatkan raut kebingungan di wajahnya. “Maksud pak Kyai...?!” tanya si pengusaha heran.

“Saya kira Al Fatihah sampeyan sudah terbalik menjadi IYYAKA NASTA’IIN WA IYYAKA NA’BUDU!” jawab pak Kyai.

Si pengusaha malah bertambah bingung mendengar penjelasan pak Kyai, ia pun berkata, “Saya masih belum mengerti Pak Kyai!”

Pak Kyai tersenyum melihat kebingungan sang pengusaha, beliau pun menjelaskan, “Tadi sampeyan bilang kalau menang tender maka sampeyan akan sedekah ke pesantren ini. Menurut saya itu mah IYYAKA NASTA’IIN WA IYYAKA NA’BUDU. Kalau Al Fatihah sampeyan gak terbalik, pasti sampeyan sedekah dulu ke pesantren ini, insya Allah pasti menang tender!”

Deggg!!! Keras sekali smash sindiran menghujam jantung hati si pengusaha. Malu terasa bagi si pengusaha. Rupanya kalimat janji si pengusaha begitu mudah dipatahkan sang Kyai. Tak lama berselang, si pengusaha pun pamit pulang sebab malu.

Ba’da Zuhur esok harinya, HP pak Kyai berdering. Rupanya di seberang sana pengusaha yang tadi malam datang itu menelepon. Ada kalimat singkat yang ia ucapkan ke pak Kyai, “Mohon dicek pak Kyai, saya barusan sudah transfer ke rekening pesantren.” telepon itu pun ditutup. Sejurus kemudian pak Kyai pergi menuju bank dengan membawa buku tabungan.

Buku tabungan pak Kyai baru saja dicetak oleh teller bank. Lajur-lajur debet kredit dan saldo di buku tersebut terlihat sempit bagi jumlah yang ditransfer.

Mata pak Kyai terbelalak melihat angka yang amat panjang. Terlihat di sana ada angka 2 dan deretan angka 0 yang amat panjang. Hingga pak Kyai merasa sulit memastikan berapakah sebenarnya angka yang ditransfer oleh si pengusaha. Pak Kyai pun bertanya kepada teller bank, “Mbak, tolong bantu saya berapa dana yang ditransfer ke rekening saya ini?”

Usai melihat buku tabungan itu sang teller berujar, “Ini nilainya 200 juta, pak Kyai!”

Mendengar penuturan teller bank maka mata pak Kyai menjadi berbinar. Berulang kali ucapan hamdalah terdengar dari lisannya. Segera beliau pulang ke pesantren.

Malam itu sehabis magrib pak Kyai mengumpulkan seluruh ustadz dan santri di pesantren yatim itu.

Mereka membaca Al Quran, zikir dan doa yang panjang untuk hajat yang ingin dicapai oleh sang pengusaha.

Rupanya, panjang-pendek doa yang orang lain bacakan tergantung dari besar-kecil sedekah yang kita berikan, he he he…..

Arsy Allah Swt malam itu mungkin bergetar. Pintu-pintu langit mungkin terbuka. Sebab doa yang dipanjatkan oleh pak Kyai dan para santri yatim yang begitu khusyu’nya karena rasa syukur yang tak terkira.

Tidak sampai satu minggu berselang sang pengusaha menelepon pak Kyai dengan nada penuh kegirangan.

“Pak Kyai, saya ingin mengucapkan terima kasih atas doanya tempo hari. Alhamdulillah, baru saja saya mendapat kabar bahwa perusahaan saya menang tender dengan nilai proyek yang cukup besar!!!”

Pak Kyai turut bersyukur kepada Allah Swt mendengar berita gembira ini, lalu beliau bertanya, “Memangnya berapa nilai tender yang didapat?!”

Dengan cepat dan tegas pengusaha itu berkata, “Alhamdulillah, nilainya Rp 9,8 milyar!!!”

Subhanallah...., sebegitu cepat dan besar balasan Allah yang diterima pengusaha itu padahal yang mendoakan baru seorang Kyai dan para Santri, bagaimana kalo yang mendoakan adalah saudara-saudara kita yang teraniaya dan tertindas di Gaza – Palestina, yang lidah mereka setiap saat tidak pernah kering dari Al-Qur’an dan Zikir walau tidak ada sedikitpun sedekah yang menghampirinya.

Sahabat, inilah saat yang tepat kita memberikan INFAQ YANG TERBAIK kita, jika kita menginginkan JALAN PINTAS menuju SORGA nya Allah SWT.

SUBHANALLAH

Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita dalam kesabaran, dan memberikan kita segala pertolongan sehingga setiap persoalan yang kita hadapi selalu mendapatkan naungan dan kemudahan-Nya. Aamiin

Sumber :

Image :

Rabu, 27 November 2013

AKU MALU PUNYA IBU BUTA




Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA !!! Matanya tidak ada satu. Aku sangat malu, benar-benar

Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.

Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak pulang ke rumah dan tidak tidur di rumah. Karena rumah kumuh itu membuatku muak, membuatku kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.

Tepat di saat istirahat, Kulihat sosok wanita tua di pintu sekolah. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu dan yang lebih memalukan lagi Ibu memanggilku. “Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Bentakkan dariku membuat diri ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun

bergegas keluar dari sekolahku. Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hai, itu ibumu ya???, Ibumu matanya satu ya?” yang menjadikanku bagai disambar petir mendapat pertanyaan seperti itu.

Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan mendapat beasiswa di sebuah sekolah di luar negeri. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar agar aku bisa segera meninggalkan rumah kumuhku dan terutama meninggalkan ibuku yang membuatku malu. Ternyata aku berhasil mendapatkannya. Dengan bangga kubusungkan dada dan aku berangkat pergi tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku.

Di Selolah itu, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaran dan ketampananku. Aku telah sukses dan kemudian aku menikah dengan seorang gadis Indonesia dan menetap di Singapura.

Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk putraku itu.

10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.

Tapi pada suatu hari kehidupanku yang sempurna tersebut terusik, saat putraku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibuku, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia memperoleh ongkosnya. Dia datang menemuiku.

Seketika saja Ibuku ku usir. Dengan enteng aku mengatakan: “HEY, PERGILAH KAU PENGEMIS. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF, SAYA SALAH ALAMAT”

Tanpa merasa besalah, aku masuk ke dalam rumah.

Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku. Aku pun datang untuk menghadirinya dan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri.

Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini.

Selesai Reuni entah megapa aku ingin melihat keadaan rumahku sebelum pulang ke Sigapore. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana, tapi justru aku merasa lega tak bertemu dengannya.

Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu tetangga rumahku. “Akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia seminggu yang lalu”

“OH…”

Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu”

Setelah menyerahkan surat ia segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.

Untuk anakku yang sangat Aku cintai,

Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.
Aku berharap agar aku bisa melihatmu sekali lagi. karena aku yakin kau akan datang ke acara Reuni tersebut.
Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap malam Aku hanya bisa menangis sambil memandangi fotomu satu-satunya yang ibu punya.Ibu tak pernah lupa untuk mendoakan kebahagiaanmu, agar kau bisa sukses dan melihat dunia luas.
Asal kau tau saja anakku tersayang, sejujurnya mata yang kau pakai untuk melihat dunia luas itu salah satunya adalah mataku yang selalu membuatmu malu.
Mataku yang kuberikan padamu waktu kau kecil. Waktu itu kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayahmu meninggal, sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan.
Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.
Sekarang aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.
Dan akupun sangat bahagia bisa melihat dunia luas dengan mataku yang aku berikan untukmu.
Saat aku menulis surat ini, aku masih berharap bisa melihatmu untuk yang terakhir kalinya, Tapi aku rasa itu tidak mungkin, karena aku yakin maut sudah di depan mataku.

Peluk cium dari Ibumu tercinta

Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! Baru kusadari bahwa yang membuatku malu sebenarnya bukan ibuku, tetapi diriku sendiri....



Sumber :


image :
 

Jumat, 22 November 2013

Dokter Lelet!




Seorg dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi...
Ayah dari anak yg akan dioperasi menghampirinya "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini?!? Apa anda tidak tahu, nyawa anak sy terancam jika tdk segera dioperasi?" Labrak si ayah dgn emosi

Dokter itu tersenyum, "Maaf, sy sedang tdk di RS tadi, tapi sy segera secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS."

Kemudian ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dgn senyuman di wajahnya, "Keadaan anak anda kini stabil." Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tsb berkata "Suster akan membantu anda jk ada yg ingin anda tanyakan." Dokter tsb berlalu.

"Kenapa dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya!" kata sang ayah pd suster.

Sambil meneteskan airmata suster menjawab, "Anak dokter tsb meninggal dlm kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pd anak anda. Skrg anak anda telah selamat, dan ia bisa kembali berkabung."




Pesan moral :
JANGAN PΕRNΑН TERBURU2 MENILAI atau MENGHAKIMI SESEORANG...

Tp maklumilah tiap jiwa di sekeliling kita yg menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita...

Αdα air mata di balik setiap senyuman...
Αdα kasih sayang di balik setiap amarah...
Αdα pengorbanan di balik setiap ketidak pedulian...
Αdα harapan di balik setiap kesakitan...
Αdα kekecewaan di balik setiap derai tawa...

INGAT, jgn egois dan merasa kita adalah satu2nya manusia di dunia ini yg punya segudang masalah... Org lain juga punya masalahnya sendiri2...

Tersenyumlah...
Senyum mampu membasuh setiap luka...

Maafkanlah...
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit...

Sumber :
Image :


Kategori Tulisan

Anak (21) Ceramah (25) Doaku (3) Gallery (68) Hadits (20) Herbal (3) Hikmah (258) I'tikaf (5) Idul Fitri (27) Inspirasi (149) Jualan (3) Kesehatan (43) Keuangan (12) Kisahnyata (43) Kultum (147) Lailatul Qadar (2) Lain-lain (49) management (4) Nisa' (1) ODOJ (2) Progress (54) prowakaf (2) Puasa (182) Quran (17) Qurban (40) Ramadhan (322) Renungan (17) Rumahkreatif (6) Rumahpintar (8) Rumahtahfidz (18) Rumahyatim (6) Sedekah (47) Share (104) Syawal (5) Tanya jawab (2) Tarawih (4) Tarbiyah (166) Umroh (19) Wakaf (8) Yatim (7) Zakat (22)
Dapatkan kiriman artikel terbaru dari Blog Miftah madiun langsung ke email anda!
 

Info Kesehatan

More on this category »

Tarbiyah dan Pendidikan

More on this category »

Inspirasi Hidup

More on this category »

Lain-lain

Image by ageecomputer.com